« Kembali

Latihan perdana kethoprak bersama FKPSB Kabupaten Bantul dan Kota

Tanggal : Kamis, 5 Juli 2018 Dilihat : 3876 kali

Bertempat di balai pertemuanwarga, Perumahan Gunung Sempu RT 04,Tamantirto,Kasihan, Bantul Forum KomunikasiPendamping Seni Budaya (FKPSB) Kabupaten Bantul dan Kota mengadakan kegiatanberbasis Seni Budaya. Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk apresiasiterhadap kesenian  tradisional  kethoprak.

Kamis 05/07 seluruh pendampingseni budaya Bantul dan Kota bersama Tim Monitoring melakukan latihan perdanakethoprak. Latihan tersebut masih dalam tahap pembacaan Naskah Cerita “ Reading”, dalam latihan perdana inimasih terdapat beberapa kendala dalam menghafalkan naskah cerita, pasalnyapemain pemain yang terlibat masih sangat pemula.

Dalam pemeranan tokoh tokohkethoprak hampir mayoritas dimainkan oleh seluruh pendamping seni budaya di KabupatenBantul dan Kota yang semuanya memiliki basic yang berbeda beda,mulai dari Tari,Senirupa,Karawitan,Theater dll. “Kegiatan ini sangat positif sekali dan kamisangat mengapresiasi kegiatan tersebut karena selain dapat meningkatkatkan skildan wawasan pendamping, kegiatan ini juga sebagai bentuk inovasi yang dapat memotivasimasyarakat luas” demikian dikatakan oleh  RGT.Sambodo, SE, selaku Tim Monitoring .

Latihan kethoprak oleh pendampingini rencana akan dipentaskan pada saat gelar Potensi Budaya pada bulan Oktobermendatang, Lakon cerita kethoprak adalah “WewadiKedung Belang” yang di sutradarai oleh Danik Suratno dan penulis naskaholeh L.Purwantono yang keduanya merupakan Tenaga Pendamping Seni Budaya diKabupaten Bantul. (Mr)

Bagikan :

BERITA LAIN Lihat Semua

...
06 Feb 2019

Kegiataan pembinaan desa budaya tahun2018 dibawah naungan Dinas Kebudayaan Provinsi DIY telah terjun di desa budayasejak 1 Februari 2018. Salah satu tugas pendamping adalah mengembangkan potensiunggulan di  bidang kesenian. Program jangkapendek tersebut

19 Des 2018

Sekarang ini, masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya, dan masyarakat lain pada umumnya, dapat dengan mudah mengetahui film dan karya audio visual Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta, melalui katalog film online, dengan tautan (link) ht

19 Des 2018

Wayang itu anekatafsir. Jadi, mau dinaskah sesuai dengan keadaan sekarang, sangat memungkinkan. Bukan hanya lakon Pandawa Dadu, melainkan seperti Wiratha Parwa, dan lain-lain, juga bisa, ungkap Ki Edi Suwanda, tokoh pedalangan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta