« Kembali

Ekskavasi Arkeologi KWB Plered (Situs Masjid Kauman Plered Dan Situs Kedaton Sektor 3)

Tanggal : Rabu, 24 Juli 2019 Dilihat : 334 kali

Pada Tanggal 1-31Juli 2019, dilaksanakan kegiatan ekskavasi/penggalian arkeologi di KawasanWarisan Budaya Plered oleh Dinas Kebudayaan DIY. Kegiatan ini merupakan kegiatanSeksi Pemeliharaan Warisan Budaya Cagar Budaya yang didanai oleh DanaKeistimewaan. Kawasan Warisan Budaya Plered merupakan lokasi bekas ibukotaKerajaan Mataram Islam periode Sultan Agung sampai dengan Amangkurat I yangmemiliki situs-situs arkeologis, di antaranya: Kerto, Kedaton, Masjid KaumanPlered, Pungkuran, Gunungkelir, Trayeman, Segarayasa, Bekas Pabrik Gula Kedaton, Jejeran, dan Sareyan.


Kegiatan penelitian berupa survei, inventarisasi, dan ekskavasi arkeologis dilakukansecara intensif oleh Dinas Kebudayaan DIY sejak tahun 2008. Saat ini beberapa lokasi tersebut dalam proses penetapan sebagai Situs Cagar Budaya sekaligus Kawasan Cagar Budaya. Dalam upaya pelestariannya, penggalian arkeologis ini dilakukan dalam rangka pengembangan cagar budaya untuk mendukung rencana revitalisasi dalam bentuk penelitian terapan untuk memperdalam dan memperjelas nilai-nilai budaya. Hasil penelitian ini menjadi dasar bagi upaya perencanaan penataan kembali fungsi ruang, peningkatan nilai budaya, serta penguatan kualitas informasi yang tetap memperhatikan ciri budaya lokal.

Instansi lainyang dilibatkan dalam kegiatan ini yaitu Balai Arkeologi Yogyakarta, BalaiPelestarian Cagar Budaya DIY, dan Departemen Arkeologi FIB UGM. Penggalian kaliini dilakukan di 2 (dua) lokasi yakni Situs Kedaton-Plered sektor 3 dan situsMasjid Kauman Plered selama 27 hari penggalian. Di 2 (dua) lokasi ini dilakukanperapian kotak ekskavasi pada hasil ekskavasi-ekskavasi sebelumnya sekaligusmenghimpun data-data baru guna memperjelas informasi yang telah ada. Salah satutemuan yang diperoleh adalah struktur benteng sisi timur di Situs Kedaton sektor3. Struktur tersebut berupa susunan bata setinggi 1 - 9 lapis dengan lebar 2.6meter. Struktur memanjang dr utara-selatan dengan kemiringan 10° ke timur.Sampai saat ini ekskavasi masih dilakukan di kedua situs tersebut denganmelibatkan mahasiswa arkeologi UGM dan masyarakat sekitar. (Shin)

Bagikan :

BERITA LAIN Lihat Semua

16 Agt 2019

Kementrian Pendidikan & Kebudayaan RI melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan, Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, hari Kamis, 15 Agustus 2019, menetapkan 30 karya budaya DIY sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2019. Penetapan sebagai hasi

16 Agt 2019

Sepasang turis mancanegara bersemangat ikut menari. Demikian terhanyutnya, sehingga mereka seakan-akan melupakan kepenatan setelah menempuh perjalanan jauh menumpang pesawat. Para penari dari desa budaya Semin, Gunungkidul, terus berjoget, sambil senyum d

...
12 Agt 2019

Pada hari Senin 12 Agustus 2019, Dinas Kebudayaan DIY menyelenggarakan acara Sarasehan Pelestarian Warisan Budaya bagi Penerima Penghargaan Pelestarian Warisan Budaya yang bertempat di Museum Negeri Sonobudoyo Yogyakarta. Acara ini adalah tindak lanjut da

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta