« Kembali

Festival Desa/Kelurahan Budaya 2018, Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta

Tanggal : Jumat, 26 Oktober 2018 Dilihat : 10087 kali

Geliat budayamasih berjalan dengan  sangat apik padaRabu, 24/10/2018 telah dilaksanakan Event tahunan  Festival Desa Budaya 2018, acara tersebutdilaksanakan di Lapangan Kayuhan Desa Triwidadi,Pajangan,Bantul dan dihadirioleh Bapak Drs.Suharsono Buapati Bantul,Wakil kepala Dinas KebudayaanDIY,Kepala Dinas Kebudayaan Bantul dan seluruh perangkat Desa yang berada di 14Desa dan Kelurahan Budaya se Kabupaten Bantul dan Kota.  Festival Desa Budaya kabupaten Bantul dan KotaYogyakarta 2018 merupakan rangkaian acara yang diadakan oleh Dinas KebudayaanDIY melalui Bidang Seni,Adat dan Tradisi.

Dalam programpengembangan Desa Budaya yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan tersebutantara lain program pendampinngan Seni Budaya dengan menerjunkan TenagaPendamping Seni Budaya yang telah berjalan pada Februari 2018 yang lalu. Sebagaibentuk apresiasi terhadap nilai seni budaya yang berada di seluruh wilayahDaerah Istimewa Yogyakarta, Dinas Kebudayaan DIY,telah memberikan danmemfasilitasi melalui Program Festival Desa Budaya. Upaya tersebut merupakanlangkah strategis dalam menjaga kesatuan dan persatuan antarmasyarakat,memberikan ruang dan kesempatan berekspresi terhadap masyarakat dansebagai upaya pelestarian Nilai nilai Budaya yang berada di Desa Budaya padaKhususnya.

Festival DesaBudaya 2018 ini di ikuti oleh 14 Desa /Kelurahan Budaya se Kabupaten Bantul danKelurahan Desa budaya Kota Yogyakarta. dari 14 Desa Budaya tersebut meliputiDesa Budaya Srigading,Trimurti,Gilangharjo,Mulyodadi,Triwidadi,Bangunjiwo,Panggungharjo,Sitimulyo,Sabdodadi,Selopamioro,Seloharjo,Dlingodan Kelurahan Budaya Kricak serta Terban. Peserta FDB 2018 diwajibkan untukmenggelarkan seluruh potensi yang ada dan dimiliki oleh Desa/Kelurahan Budayamelelui pameran produk produk unggulan yang merupakan potensi dari Desa masingmasing seperti poensi Kerajinan,Kuliner,Pengobatan tradisional dll. setiapkontingen atau peserta dalam Festival tersebut potensi Kesenian pertunjukanjuga wajib untuk di gelarkan pada acara tersebut sehingga kemasanpertunjukan  juga menjadi sarana hiburanterhadap masyarakat umum.

“Gelar budaya pada tahun ini sangat baik danmenarik dan perlu pengembangan lebih lanjut dan untuk Desa Budaya perlu lebihmengembangkan potensi yang ada di Desa masing masing”, demikian diungkapkanoleh Agus subiyakta selaku pengunjung. Rangkaian acara Festival Desa Budaya2018 dimeriahkan juga oleh penampilan Kethoprak yang di laksanakan dandimainkan oleh seluruh Pendamping  SeniBudaya Bantul dan Kota. Pada acara tersebut semua Pendamping Seni BudayaKabupaten Bantul dan Kota berkolaborasi dengan Tim Monitoring denganmenampilkan Kesenian Tradisional Kethoprak dengan Lakon “Wewadi Kedung Belang”. Dalam pementasan kethoprak tersebutmendapatkan apresiasi dari para pengunjung yang berbondong bondong untukmelihat kolaborasi pementasan kethoprak pendamping dan Tim Monitoring.(Markeye)

 

Bagikan :

BERITA LAIN Lihat Semua

...
16 Mar 2019

Upacara adat rasulan, bersih dusun di Tegalsari, Desa Semin, Gunungkidul, pada Jumat Wage, 15 Maret 2019, melambangkan rasa syukur warga masyarakat kepada Sang Pencipta, atas karunia panen yang berlimpah. Sebelum paraden hasil bumi dibagi-bagikan kepada

...
16 Mar 2019

Tantangan bagi desa budaya adalah ketika desa rintisan budaya malah lebih maju daripada yang desa budaya. Karena itu, desa budaya diminta terus terpacu dan bersemangat membangun budayanya, dengan menggali dan mengembangkan sumber daya budaya di desa, ant

...
15 Mar 2019

KaMus (Kamis Museum) kali ini membahas tentang salah satu koleksi di Museum Monumen Jogja Kembali (Monjali). Terdapat 10 diorama di lantai II dengan ukuran sesuai aslinya. Episode perjuangan fisik dan diplomasi yang digambarkan dalam diorama dipilih dari

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta