« Kembali

Pendalaman Materi dalam Rangka Pengingkatan Kapasitas Pemandu Museum Gunungapi Merapi

Tanggal : Senin, 5 Maret 2018 Dilihat : 2797 kali

Museum GunungapiMerapi (MGM),Selasa 27 Februari 2018 melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas pemandumuseum dengan rangkaian acara pendalaman materi. Kegiatan diikuti oleh pemandudari MGM dan Museum Karst Indonesia (MKI). Pemateri dalam kegiatan ini adalahsalah satu dosen geologi UGM, Agus Hendratno, ST., MT.

Materiyang dipaparkan dalam acara ini adalah tentang geowisata. Peserta diajak untukmemahami konsep geowisata, mengenali karakteristik potensi geowisata disetiapwilayah, dan dikenalkan dengan konsep REAL Travel (Hall & Weiler, 1982). REAL Travel (Hall & Weiler, 1982) ini meliputi Rewarding (penghargaan), Enriching (pengkayaan), Adventuresome Experiences (petualangan),dan Learning Experiences (pembelajaran).Konsep ini merupakan salah satu arah dari konsep pariwisata yang diharapkan terpenuhibagi setiap pengunjung. Pemandu yang merupakan garda depan dalam pengenalan geowisatamemiliki peran sebagai pengajar yang harapnnya dapat menjadikan perjalananwisata tidak hanya bermanfaat secara rekreasi namun juga edukasi yang mengarahpada konservasi terhadap kekayaan geowisata di Indonesia. 

Rangkaianacara pendalaman materi ini tidak hanya di dalam kelas namun diikuti dengankegiatan fun trip ke lapangan. Fun trip ini mengajak peserta untukberkunjung langsung ke wilayah yang terdampak letusan Gunungapi Merapi tahun2010 dengan menggunakan kendaraan jip. Funtrip ini bertujuan langsung untuk memberikan gambaran langsung terkaitdengan materi yang telah di sampaikan (enriching)sekaligus memberikan pengalaman wisata lava tour yang merupakan pemanfaatandari bencana menjadi sumber daya wisata dengan menggunakan jip sebagai saranautamanya (adventuresome experience).Sepanjang perjalanan pemateri memberikan paparan (learning experience) dengan harapan utamanya peserta memiliki rasapenghargaan (rewarding) pada kekayaangeowisata yang ada di Indonesia. (AI)

Bagikan :

BERITA LAIN Lihat Semua

16 Okt 2018

Penghargaan kepada Yogyakarta sebagai kota budaya Asia (Asia City of Culture), tidak lantas melenakan kita, tetapi justru merupakan pemacu semangat meningkatkan perhatian (apresiasi) masyarakat terhadap kebudayaan sendiri. Boleh saja disebut bahwa negara

09 Okt 2018

Pelaku berbahasa Jawa tutur, yang sering dipergunakan dalam pergaulan sehari-hari, boleh mengungkapkan atau menyampaikan perasaan atau pendapatnya dengan bahasa Jawa yang tidak baku. Hal ini dikemukakan Paksi Raras Alit, pemerhati bahasa Jawa. Meskipun de

01 Okt 2018

Berkesenian merupakan upaya masyarakat melestarikan bentuk kesenian yang dilakukan secara alami, tanpa paksaan, tidak mengejar atau mengharapkan perhatian orang, bahkan menumbuhkan semangat berkesenian secara mandiri. Masyarakat jejaring musik yang dibin

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta