« Kembali

Pentas Seni,Merti Dusun Cabeyan,Panggungharjo,Sewon,Bantul.

Tanggal : Minggu, 25 Maret 2018 Dilihat : 355 kali

Malam terlihat sedikittertutup mendung, namun warga masyarakat Dusun Cabeyan terlihat memadati arenalapangan yang terletak di tengah tengah perkampungan di Dusun Cabeyan. Dengandisuguhi pentas karawitan dan kethoprak, masyarakat sangat begitu antusias danpenuh dengan semangat, dalam menjaga dan melestarikan adat tradisi yang merekamiliki .

Dalam rangka acaraMerti Dusun Cabeyan,Panggungharjo,Sewon,Bantul yang di gelar pada hari Sabtu(24/03/2018) kali ini, Masyarakat secara bersama sama mengadakan berbagai macamkegiatan diantaranya Tahlil dan Do’a Bersama, Nyekar ke makam sesepuh DusunCabeyan, Kirab Budaya, Pentas kethoprak , Karawitan dll.

“Rangkaian acara mertidusun yang di adakan di Dusun Cabeyan ini dimulai dari pukul 13.00 -17.00 Wib,dan dilanjutkan kembali pada pukul 19.30- selesai” kata Anto Sukanto, S.Sn sebagai PendampingDesa Budaya Panggungharjo.

Acara tersebutmendapatkan dukungan dari berbagai pihak seperti dari Dinas kebudayaan DIY, PemerintahDesa Panggungharjo dan masyarakat Dusun Cabeyan pada khususnya. Menurut WahyudiAnggoro Hadi,S.Farm, selaku Lurah Desa Panggungharjo “Acaraini bertujuan untuk memetri atau nguri uri Kabudayan Jawi yang dimiliki oleh DusunCabeyan” katanya.

Peran serta pemerintahDesa Panggungharjo diungkapkan Oleh Lurah Desa ketika menghadiri acara MertiDusun Cabeyan “Setiap tahunya dari desa melaluiAPBDES telah menganggarkan 180 Juta, itu dalam rangka memfasilitasi masyarakatdalam bidang seni budaya di Panggungharjo, karena kegiatan ini menjadi langkahstrategis dalam pengembangan Budaya di Panggungharjo” imbuhnya..

“Kegiatan merti dusunini menjadi indikator bangkitnya kesadaran masyarakat untuk merawat danmempertahankan budaya” demikian ungkapan Lurah DesaPanggungharjo.

“Kualitas dan Kuantitasdalam perfomance harus semakin kuat dan lebih baik sekaligus peran sertamasyarakat dan pemerintah desa lebih dimaksimalkan, sehingga kebudayaan di desalebih terangkat lagi” begitu di ungkapkan oleh Drs. MarkusSwarisman selaku Kasi Adat dan Tradisi Dinas Kebudayaan DIY.

Upacara adat MertiDusun Cabeyan ini merupakan salah satu potensi budaya yang menjadikan kekuatanbagi masyarakat dalam menjaga harmonisasi sebuah kehidupan bermasyarakat,sehingga muncul semangat warga dalam hidup bergotongroyong.

Dengan adanya upacara adatmerti dusun ini secara langsung juga telah memberikan nilai nilai positifterhadap perkembangan budaya yang berada di Desa Panggungharjo, yang pada saatini Desa Panggungharjo berpredikat sebagai salah satu Desa Budaya yang beradadi Kabupaten Bantul.(Mr)

Bagikan :

BERITA LAIN Lihat Semua

11 Apr 2018

Dulu, anak keturunan selalu diberi ruang/kesempatan untuk mengetahui tedhak sungging-nya (peta diri yang menghubungkan seseorang dengan leluhurnya). Hal ini dilakukan secara bertahap, perlu proses, dan bukan seketika. Orang tua (bapak, eyang/mbah) seri

04 Apr 2018

Para ahli bahasa menyatakan bahwa bahasa Jawa berasal dari bahasa Melayu kuno dan bahasa Jawa kuno (Kawi), kemudian berkembang menjadi bahasa Jawa seperti sekarang. Meskipun demikian, hal ini dipertanyakan Ki Sondong Mandali [Djoko Winarto, 11 Mei 1951

...
02 Apr 2018

Padaera ini, banyak kenakalan remaja yang terjadi sebagai penyimpangan perilakusosial. Tetapi tidak demikian dengan sekumpulan remaja di Dusun Gunting. Pada harisabtu, 31 Maret 2018 menggelar pertunjukkan Rama Shinta , sebagai bentukkegiatan ulang tahun k

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta