« Kembali

Ngayogjazz di Petilasan Selo Gilang

Tanggal : Senin, 21 Mei 2018 Dilihat : 3175 kali

Ngayogjazz di Petilasan Selo Gilang

 

Ngayogjazz yang merupakanfestival musik jazz tahunan Daerah Istimewa Yogyakarta yang diselenggarakanoleh para seniman dan komunitas musik jazz lokal Yogyakarta sejak 2007. Pada tahunini Ngayogjazz akan menjalin kerja sama dengan pemerintah desa budaya berkaitandengan seni dan budaya menggelar pertunjukan jazz yang dipadukan dengankesenian lokal. Pada hari Minggu, 20 Mei  2018, panitia Ngayogya jazz yang dipimpin olehBapak Jadug Feriyanto melakukan kunjungan yang kedua untuk berkoordinasi denganpemerintah desa Gilangharjo yang diwakili oleh Ketua Desa Budaya BapakSupriyanto, SE.

Pada pertemuan tersebut dihadirioleh 12 personil Ngayogjazz, ketua desa budaya, juru kunci situs Selo Gilang,kepala dusun dan warga yang diadakan di area petilasan Selo Gilang. Konsep Ngayogyajazz selaras dengan filosofi sejarah cikal bakal dari peradaban Mataram yangmelandasi latar belakang konsep pertunjukkan pada tahun 2018. Maka terpilihlaharea situs selo gilang sebagai saksi sebagai lokasi festival.

Pusat festival direncanakan akandiselenggarakan di 7 titik area situs dengan pola melingkar. Pembukaan festivalakan diawali dengan pertunjukkan kesenian lokal dan dilanjutkan dengan fsetivaljazz serentak di 7 titik sampai dengan pukul 00.00. Selainn menampilkanpertunjukkan kesenian, akan menghadirkan kuliner dan kerajinan unggulan desabudaya Gilangharjo. Kepanitian yang dibentuk kolaborasi anatar panitia Ngayogjazz,karangtaruna dan masyarakat setempat.

Penulis

Pendamping seni Budaya 2018 

Bagikan :

BERITA LAIN Lihat Semua

19 Des 2018

Sekarang ini, masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya, dan masyarakat lain pada umumnya, dapat dengan mudah mengetahui film dan karya audio visual Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta, melalui katalog film online, dengan tautan (link) ht

19 Des 2018

Wayang itu anekatafsir. Jadi, mau dinaskah sesuai dengan keadaan sekarang, sangat memungkinkan. Bukan hanya lakon Pandawa Dadu, melainkan seperti Wiratha Parwa, dan lain-lain, juga bisa, ungkap Ki Edi Suwanda, tokoh pedalangan Daerah Istimewa Yogyakarta.

12 Des 2018

Orang Jawa itu matematis, semua hal serba dihitung. Dalam bahasa Jawa, petung artinya menghitung. Seperti teori probabilitas (kemungkinan) pada matematika, bukan berarti semuanya mungkin, melainkan semuanya bisa dihitung, bahkan sampai pada tingkatan fra

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta