« Kembali

Menjaring Mutiara Berkilau yang Terpendam dari Ajang Lomba Pencarian Bakat

Tanggal : Senin, 22 Oktober 2018 Dilihat : 10430 kali

Ajang lomba pertunjukan seni betul-betul dapat memperlihatkan sumber daya manusia berbakat (di wilayah Kotagede misalnya), yang selama ini mungkin mereka tidak pernah mendapat kesempatan tampil. Ibarat mutiara, ternyata terserak banyak mutiara berkilau yang tersembunyi, dan mungkin bisa ditambah kilaunya. Mereka terlihat benar bisa unjuk ketrampilan, bahkan menurut Brisman HS, yang telah lama menekuni dunia perfilman, salah satu juri pencarian bakat pada 2017, mereka yang tidak pernah diberi kesempatan tampil, justru bagus dalam penampilannya, dibandingkan dengan yang sudah sering tampil.

Keunikan dengan karya yang dipertunjukkan peserta, kemasan pertunjukannya, penguasaan panggung, musik pengiring dan tampilannya, serta tingkat keberhasilan pesan yang sampai pada penonton, mendapat perhatian dari juri lainnya, Agus ’Patub’ Budi Nugroho, seniman Daerah Istimewa Yogyakarta yang sarat pengalaman dalam pertunjukan musik.

Meskipun tidak apple to apple (membandingkan sesuatu yang belum tentu sepadan), juri punya baku mutu nilai terhadap setiap tampilan peserta. Aspek yang dihitung banyak, namun prestasi dan keterkenalan tidak termasuk hal yang memengaruhi penilaian, tegas Hendi Setio Yulianto, tokoh masyarakat dan panitia lomba pencarian bakat di Kotagede.

Melalui ajang lomba, sumber daya manusia yang punya bakat dan minat seni, baik secara perseorangan maupun kelompok, yang tidak punya atau punya sanggar, atau pun kelompok lainnya, bisa terbantu menyalurkan kemampuannya. Lomba pencarian bakat di Kotagede pada 2018, dijadwalkan berlangsung pada bulan November.(hen/ppsf)

 

Bagikan :

BERITA LAIN Lihat Semua

...
16 Mar 2019

Upacara adat rasulan, bersih dusun di Tegalsari, Desa Semin, Gunungkidul, pada Jumat Wage, 15 Maret 2019, melambangkan rasa syukur warga masyarakat kepada Sang Pencipta, atas karunia panen yang berlimpah. Sebelum paraden hasil bumi dibagi-bagikan kepada

...
16 Mar 2019

Tantangan bagi desa budaya adalah ketika desa rintisan budaya malah lebih maju daripada yang desa budaya. Karena itu, desa budaya diminta terus terpacu dan bersemangat membangun budayanya, dengan menggali dan mengembangkan sumber daya budaya di desa, ant

...
15 Mar 2019

KaMus (Kamis Museum) kali ini membahas tentang salah satu koleksi di Museum Monumen Jogja Kembali (Monjali). Terdapat 10 diorama di lantai II dengan ukuran sesuai aslinya. Episode perjuangan fisik dan diplomasi yang digambarkan dalam diorama dipilih dari

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta