« Kembali

Pertunjukkan Rama Shinta Modern di Dusun Gunting, Gilangharjo

Tanggal : Senin, 2 April 2018 Dilihat : 7065 kali

Padaera ini, banyak kenakalan remaja yang terjadi sebagai penyimpangan perilakusosial. Tetapi tidak demikian dengan sekumpulan remaja di Dusun Gunting. Pada harisabtu, 31 Maret 2018 menggelar pertunjukkan Rama Shinta , sebagai bentukkegiatan ulang tahun karang taruna yang ke 31.

Kreatifitaspara remaja tersebut banyak mendapatkan apresiasi dari banyak pihak diantaranyakepala desa Gilangharjo , kepala dusun Gunting  dan Dinas Kebudayaan DIY. Bapak Sambodo,selaku Tim Monitoring kegiatan Pendampingan Desa Budaya  di Gilangharjo memberikan dukungan padakegiatan tersebut. “Desa Gilangharjo ditetapkan sebagai desa budaya pada tahun2016. Dengan demikian kegiatan seni budaya harus selalu dilestarikan. Untuk menggelarsuatu pertunjukkan seni tidak harus menunggu keterampilan yang sangat baikdalam bidang seni. Jika menunggu hal tersebut, kegiatan seni tidak akan dapatterealisasi. “ pemaparan beliau pada saat memberikan sambutan.

Sebelumpertunjukkan Rama Shinta digelar di halaman sanggar Tunas Budaya,  diadakan prosesi potong tumpeng yangdilakukan oleh Bapak Sambodo yang kemudian dibagikan kepada para anggota karangtaruna.Pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur dan berbagi atas nikmat danrejeki kepada sesama. Kegiatan selanjutnya, pertunjukkan Rama Shinta yangdiperankan oeh para remaja dengan kreatifitas dalam bentuk semi komedi. Meskipun latihan hanya dilakukan dalam waktuyang singkat tetapi pertunjukkan tersebut dapat digelar dengan baik danmenghibur para penonton.

Kesuksersan pertunjukan tersebut memberikansemangat karangtaruna untuk selalu menggali potensi diri dalam melestarikanseni budaya dan kegiatan positif lainnya. Kecintaan terhadap seni dan budayaharus dikenalkan sejak dini agar mampu menghargai dan melestarikannya. (TimPendamping Desa Budaya Gilangharjo)

Bagikan :

BERITA LAIN Lihat Semua

...
21 Mar 2019

Sesuai dengan namanya ‘Pawon’ dalam bahasa indonesia berarti dapur, sedangkan kata ‘ageng’ berarti besar. Peralatan dapur ini memiliki ukuran yg sangat besar tidak seperti peralatan dapur biasanya. Penasaran kan?? Yuk ke Museum Puro PakualamanSum

...
19 Mar 2019

Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Aris Eko Nugroho, SP. M.Si, membuka secara resmi kegiatan TOT Moekti Seni Rupa yang diselenggarakan di Omah Petruk Karang Klethak Sleman. Training of trainer yang diikuti 36 orang guru dari 18 SLB di lingkungan Daerah Istimewa

...
16 Mar 2019

Upacara adat rasulan, bersih dusun di Tegalsari, Desa Semin, Gunungkidul, pada Jumat Wage, 15 Maret 2019, melambangkan rasa syukur warga masyarakat kepada Sang Pencipta, atas karunia panen yang berlimpah. Sebelum paraden hasil bumi dibagi-bagikan kepada

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta