« Kembali

Pemutaran Film di Desa Semakin Semarak dengan Kendaraan Khusus Film

Tanggal : Rabu, 14 Februari 2018 Dilihat : 1315 kali

Kegiatan pemutaran film di desa yang dirancang Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta, semakin semarak dengan pengadaan sarana berupa otomobil film. Warna yang cerah dan hiasan gambar dengan corak khas Yogyakarta, cukup menarik perhatian. Keberadaan kendaraan ini merupakan sarana yang dapat diandalkan untuk menambah daya jelajah, sekaligus bentuk dukungan yang berarti untuk pelaksanaan pemutaran film di desa.

Sebelum kendaraan itu benar-benar siap dipergunakan, para teknisi membimbing operator pemutaran film dalam hal menyetel dan menguji kelaikan peralatan tata suara (sound system), alat sorot (projector), juga cara kerja peralatan penunjang lainnya. Selain itu, ditegaskan kepala seksi seni kontemporer, merangkap pelaksana tugas kepala seksi perfilman, Dra. Sri Eka Kusumaning Ayu, otomobil untuk pemutaran film ini perlu melalui simulasi dulu.

Penanggung jawab operator pemutaran film di desa, sekaligus pengarah lapangan, Tedi Kusyairi, menanggapi baik upaya dinas kebudayaan DIY yang bertekad meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, terkait dengan penyebarluasan informasi yang bermanfaat, sekaligus menghibur, yang diwujudkan dengan tersedianya kendaraan khusus untuk pemutaran film. Selama ini, masyarakat sangat bersemangat (antusias) menonton film dinas yang diputar di desa-desa, dengan ciri khas yang merupakan keistimewaannya, hasil garapan pembuat film dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Karena itu, wajar apabila masyarakat ingin kegiatan ini terus berlanjut.

Pada 2018, kegiatan pemutaran film di desa dilaksanakan sebanyak 145 kali, dari Januari sampai dengan Desember. Cakupannya diperluas sampai di kawasan pesisir di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hal ini sesuai dengan semangat ”among tani dagang layar” yang dikemukakan Gubernur DIY, Sultan Hamengku Buwono X, bahwa dengan garis pantai sepanjang kurang lebih 126 km di tiga wilayah kabupaten di DIY, merupakan sumber daya penting untuk meningkatkan kesejahteraan warga,  yang masih timpang dibandingkan dengan dua wilayah (kabupaten dan kota) lainnya.

Sejak kedatangan kendaraan khusus untuk pemutaran film di Dinas Kebudayaan DIY, pada Kamis Pahing, 1 Februari 2018, pemutaran film dengan kendaraan khusus ini juga merambah sampai di Magelang, Jawa Tengah, dan Magetan, Jawa Timur, yang dijadwalkan pada April 2018.(hen/ppsf)

Bagikan :

BERITA LAIN Lihat Semua

24 Mei 2018

Terlepas dari pesan lain yang tersirat, seperti perbedaan pemahaman antarmanusia, perubahan dalam hubungan kemasyarakatan, pada pementasan monolog ”Baitarengka” (arti harfiahnya adalah kapal retak), yang ditulisnya sendiri, terbersit keprihatinan Tr

22 Mei 2018

Khidmatnya lagu kebangsaan Indonesia Raya, gubahan Wage Rudolf Soepratman, dapat mempersatukan jiwa rakyat Indonesia di mana pun mereka berada. Lagu tersebut pertama kali diperdengarkan WR Soepratman secara instrumental dengan biola di hadapan peserta

...
21 Mei 2018

Ngayogjazz di Petilasan Selo Gilang Ngayogjazz yang merupakanfestival musik jazz tahunan Daerah Istimewa Yogyakarta yang diselenggarakanoleh para seniman dan komunitas musik jazz lokal Yogyakarta sejak 2007. Pada tahunini Ngayogjazz akan menjalin kerja s

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta