« Kembali

Pemutaran Film di Desa Semakin Semarak dengan Kendaraan Khusus Film

Tanggal : Rabu, 14 Februari 2018 Dilihat : 144 kali

Kegiatan pemutaran film di desa yang dirancang Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta, semakin semarak dengan pengadaan sarana berupa otomobil film. Warna yang cerah dan hiasan gambar dengan corak khas Yogyakarta, cukup menarik perhatian. Keberadaan kendaraan ini merupakan sarana yang dapat diandalkan untuk menambah daya jelajah, sekaligus bentuk dukungan yang berarti untuk pelaksanaan pemutaran film di desa.

Sebelum kendaraan itu benar-benar siap dipergunakan, para teknisi membimbing operator pemutaran film dalam hal menyetel dan menguji kelaikan peralatan tata suara (sound system), alat sorot (projector), juga cara kerja peralatan penunjang lainnya. Penanggung jawab operator pemutaran film di desa, sekaligus pengarah lapangan, Tedi Kusyairi, menanggapi baik upaya dinas kebudayaan DIY yang bertekad meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, terkait dengan penyebarluasan informasi yang bermanfaat, sekaligus menghibur, yang diwujudkan dengan tersedianya kendaraan khusus untuk pemutaran film. Selama ini, masyarakat sangat bersemangat (antusias) menonton film dinas yang diputar di desa-desa, dengan ciri khas yang merupakan keistimewaannya, hasil garapan pembuat film dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Karena itu, wajar apabila masyarakat ingin kegiatan ini terus berlanjut.

Pada 2018, kegiatan pemutaran film di desa dilaksanakan sebanyak 145 kali, dari Januari sampai dengan Desember. Cakupannya diperluas sampai di kawasan pesisir di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hal ini sesuai dengan semangat ”among tani dagang layar” yang dikemukakan Gubernur DIY, Sultan Hamengku Buwono X, bahwa dengan garis pantai sepanjang kurang lebih 126 km di tiga wilayah kabupaten di DIY, merupakan sumber daya penting untuk meningkatkan kesejahteraan warga,  yang masih timpang dibandingkan dengan dua wilayah (kabupaten dan kota) lainnya.

Kedatangan kendaraan khusus untuk pemutaran film di Dinas Kebudayaan DIY, disaksikan kepala seksi seni kontemporer, merangkap pelaksana tugas kepala seksi perfilman, Dra. Sri Eka Kusumaning Ayu, serta kepala subbagian umum dan kepegawaian, Deni Suryanto, B.Sc., pada Kamis Pahing, 1 Februari 2018. Kendaraan otomobil seukuran minibus itu merupakan keluaran terbaru 2017, buatan perusahaan karoseri terkenal di Magelang, Jawa Tengah.(hen/ppsf)

 

Bagikan :

BERITA LAIN Lihat Semua

14 Feb 2018

Membuka kembali rekam jejak masa lalu wayang wong sebagai seni komersial-populer (k-pop), terutama pada bagian yang membeberkan keadaan para pelakunya, yang sekuat tenaga berusaha menyambung hidup dari menekuni seni wayang wong, merupakan pelajaran ber

...
10 Feb 2018

Pameran Seni Rupa UNY yang digagas oleh mahasiswa Jurusan Pendidikan Seni Rupa dan Kriya UNY angakatan 2016, pameran bertakjub “Nyawiji Ing Kluwung” .Langkah awal angkatan 2016 untuk menunjukan karya sebagai diplomasi: Srawung budaya, srawung ilmiah

30 Jan 2018

Bertolak dari kajian terhadap nama jalan yang ditulis dengan aksara Jawa, Paksi Raras Alit (pemerhati bahasa Jawa) dan kawan-kawannya, pegiat dan penggerak yang berkecimpung pada aksara Jawa, sepakat mengembangkan atau memperbaiki baku penulisan ejaan

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta