« Kembali

Pendamping Desa Budaya Gilangharjo Berhasil Membuat Packaging Untuk Kerajinan Batik

Tanggal : Jumat, 31 Agustus 2018 Dilihat : 6276 kali

Batik Jogja Istimewa yangmenyiratkan makna kondisi geografis keraton Yogya, yakni sumbu imajiner, mulaidari Pantai Selatan, Keraton Panggung Krapyak, Keraton Jogja, Tugu, sampaiGunung Merapi. Gambar dua burung merpati melambangkan raja yang mengayomirakyatnya dan lampu penerangan menyimbolkan raja memberikan penerangan bagirakyatnya. Gambar padi, air, dan air tongkat menjadi simbol raja memberikanmakan, minum dan pertolongan pada rakyatnya.

Batik Jogja Istimewa telahdiproduksi oleh pengrajin batik Gilangharjo yang tergabung dalam PaguyubanBatik Nyawiji Gilangharjo. Upaya untuk meningkatkan kualitas produk adalahdengan membuat packaging. Hal tersebut telah berhasil direalisasikan olehPendamping Desa Budaya Gilangharjo. Packaging dengan nuansa klasik dan elegan bergambarmotif batik Batik Jogja Istimewa terbuat dari kertas karton dengan ukuran 17 x25 cm, terbuat dari kertas karton. Hasil program pendampingan ini telahdiserahkan kepada Ketua Desa Budaya pada hari Selasa, 28 Agustus 2018.

Adanya packaging ini diharapkandapat meningkatkan nilai jual produk dan memudahkan konsumen untuk membawacindera mata desa Gilangharjo. Packaging ini akan dilaunching pada tanggakl 2Oktober 2018 oleh pemerintah Desa Gilangharjo.

-Tim Pendamping Desa Budaya-

Bagikan :

BERITA LAIN Lihat Semua

...
06 Feb 2019

Kegiataan pembinaan desa budaya tahun2018 dibawah naungan Dinas Kebudayaan Provinsi DIY telah terjun di desa budayasejak 1 Februari 2018. Salah satu tugas pendamping adalah mengembangkan potensiunggulan diĀ  bidang kesenian. Program jangkapendek tersebut

19 Des 2018

Sekarang ini, masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya, dan masyarakat lain pada umumnya, dapat dengan mudah mengetahui film dan karya audio visual Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta, melalui katalog film online, dengan tautan (link) ht

19 Des 2018

Wayang itu anekatafsir. Jadi, mau dinaskah sesuai dengan keadaan sekarang, sangat memungkinkan. Bukan hanya lakon Pandawa Dadu, melainkan seperti Wiratha Parwa, dan lain-lain, juga bisa, ungkap Ki Edi Suwanda, tokoh pedalangan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta