« Kembali

Pengukuhan Pengurus Pepadi 2019-2024, Komitmen Majukan Seni Pedhalangan DIY

Tanggal : Jumat, 3 Mei 2019 Dilihat : 568 kali

Kamis PahingMalam tanggal 2 Mei 2019, Dinas Kebudayaan DIY menyelenggarakan kegiatan PengukuhanPengurus PEPADI DIY masa bhakti 2019-2024 setelah Dinas Kebudayaan DIY bersama PepadiDIY melaksanakan Musyawarah Daerah Pepadi DIY tanggal 27 April 2019.  Musyawarah Daerah Persatuan PedhalanganIndonesia Daerah Istimewa Yogyakarta adalah bagian dari upaya strategispemerintah dan juga Pepadi DIY sebagai organisasi pedhalangan untuk kembalimembahas arah pembangunan kebudayaan pedhalangan di DIY.  Acara yang digelar selama satu hari penuh diRumah Kalang Kotagede ini dihadiri oleh masing-masing perwakilan pepadiKabupaten/Kota sebanyak 11 orang, perwakilan pengurus demisioner Pepadi DIY,dan perwakilan  Dinas Kebudayaan DIY.

Hasil MusyawarahDaerah Pepadi memberikan amanah kepada Ki Edi Suwondo sebagai Ketua Pepadi DIYperiode 2019- 2024. Selanjutnya, dibentuklah susunan pengurus diantaranya Ketua1 Ki Udreka, S.Sn., M.Sn. , Ketua 2 Ki Aneng Kiswantoro, S.Sn., M.Sn, Ketua 3Ki R. Yuwono, S.Kar, Sekertaris dimandatkan dua orang yakni Ki Drs. AnangPrawoto dan Ki Joko Budhiarto; Bendahara oleh Ki Sri Mulyono, S.Sn dan KiSareno, S.Pd.; Bidang Pergelaran dan Diklat terdiri dari Ki MW. Cermo Sutedjo,Ki Budi Cahyono, Ki Sudarminto; Bidang Litbang, Kreasi, dan Inovasi terdiridari Ki Utoro Wijayanto, Ki Fany Ricyansyah, S.Sn., M.Sn, Ki Panggah BimoKuncoro,  Ki Tulus, S.Sn.; BidangKarawitan terdiri dari Ki Margiyono dan Ki Gandung Jadmiko; dan Bidang Umumterdiri dari Ki Rusdiyanto, S.Pd., Ki Agus Hadi Sugito, Ki Sunu Naung P, S.Pd.,Ki Sri Hastanto, S, Sn. Dan Ki Bayu A. Nugroho.

Pengurus PepadiDIY masa bhakti 2019-2024 dilantik oleh Pengurus Pepadi Pusat dan dikukuhkanoleh Kepala Dinas Kebudayaan DIY. Dalam sambutan pengukuhan beliau, senipedhalangan DIY harus dikembangkan searah dengan undang-undang pemajuankebudayaan, bahwa seni pedhalangan harus dikaji, dikembangkan, dan diwujudkandalam aspek-aspek nilai-nilai, bahasa, adat istiadat, pengaturan dan teknologi(memainkan wayang), seni, tradisi luhur, dan peruwujudkan kreasi benda daribentuk wayang itu sendiri. Arah pemajuan seni pedhalangan DIY mulaidirencanakan dengan inventarisasi dan identifikasi sumberdaya manusia dalamseni pedhalangan seluruh DIY, lembaga/pranata (kelompok seni pedhalangan), upaya-upayapeningkatan sarana prasarana, dan rekomendasi pengelolaan yang ingin dicapai.Momentum Musyawarah Daerah ini menjadi ruang gerakbersama antara pemerintah danseniman pedhalangan seluruh DIY untuk mampu menentukan langkah program bersama.Acara yang diselenggarakan dengan Dana Keistimewaan ini juga dilanjutkan denganpementasan Wayang Golek Menak oleh Ki Yuwono dalam lakon Jayang Rana Rajem.  

 

 

Bagikan :

BERITA LAIN Lihat Semua

...
23 Mei 2019

Salam dan Bahagia!Apa kabar Sahabat Museum??Bertemu lagi dengan KaMus (Kamis Museum) yang akan mengulas koleksi masterpiece di MDKG (Museum Dewantara Kirti Griya)Baju Penjara KHD (Ki Hadjar Dewantara). Baju penjara tersebut merupakan bukti perlawanan agi

...
23 Mei 2019

Kehadiran Islam di Nusantara di awal pada abad XV memberi warna baru dalam sistem kepercayaan masyarakat. Di sisi lain, munculnya pusat-pusat kekuasaan Islam dari Demak hingga Mataram turut menambah laju asimilasi Islam dalam kebudayaan Jawa. Keadaan ini

...
23 Mei 2019

Mahasiswa Komunikasi Universitas Atmajaya Yogyakarta bekerja sama dengan Museum Negeri Sonobudoyo akan mengadakan ‘Museum Tour and Culture Exhibition’ untuk mahasiswa exchange dan wisatawan asing. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 25

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta