« Kembali

Sekolah Jawa sebagai Upaya Pencerahan terhadap Baca Tulis Aksara Jawa

Tanggal : Selasa, 30 Januari 2018 Dilihat : 1695 kali

Bertolak dari kajian terhadap nama jalan yang ditulis dengan aksara Jawa, Paksi Raras Alit (pemerhati bahasa Jawa) dan kawan-kawannya, pegiat dan penggerak yang berkecimpung pada aksara Jawa, sepakat mengembangkan atau memperbaiki baku penulisan ejaan aksara Jawa yang benar. Kajian yang dilakukan berlatar belakang kegelisahan mereka yang sudah cukup lama dirasakan.

Mereka mewujudkan upaya perbaikan itu dengan membentuk semacam sekolah Jawa. Sebenarnya, kegiatan (sekolah Jawa) ini merupakan kerja sama Jawacana, Iqra’ Hanacaraka, Sekar, dan Ikatan Alumni Sastra Jawa Universitas Gadjah Mada.

Raras Alit ingin melakukan sesuatu dengan menyebarluaskan aksara Jawa, yang dianggap dia sebagai pencerahan. Kelas aksara Jawa untuk umum, menyediakan ruang untuk hal itu. Diharapkan bahwa melalui kegiatan ini, bisa saling mendukung dengan program pemerintah.

Iqra’ bahasa Jawa sudah disusun, dengan cara (metode) yang dimusyawarahkan dengan pengajar dari alumni sastra Jawa UGM, Iqra’ Hanacaraka, dan perwakilan guru. Bahan ajar dibagi menjadi kelas dasar, menengah, dan atas. Kelas dasar diajarkan pengetahuan dasar hanacaraka; kelas menengah, ejaan dan paugeran aksara Jawa; dan kelas atas, dengan sasaran bisa membaca naskah atau manuskrip kuno aksara Jawa.(hen/ppsf)

 

Bagikan :

BERITA LAIN Lihat Semua

19 Sep 2018

Penggemar siaran radio di Yogyakarta dan sekitarnya, tentu ingat ilustrasi musik (jingle) sebagai ciri khas pengenal radio kesayangannya. Membuat ilustrasi musik, misalnya jingle radio, bukan pekerjaan mudah, apalagi dibuat ketika perangkat pendukungny

...
09 Sep 2018

Sabtu (8/9) desa Gilangharjobekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melakukan sosialisasiUU Desa dan optimalisasi Sistem Informasi Desa (SDI).  Muhammad Eko Atmojo, S. IP, M. IP selaku narasumber memaparkan, “Program ini termasuk pada k

07 Sep 2018

Belajar bermain musik (memainkan nada) secara tertata (sistematis) ala Agus ’Patub’ Budi Nugroho, dimulai dari mengolah dan mengasah kepekaan akan bunyi. Bahan bakunya tersedia berlimpah di lingkungan sekitar kita. Bunyi yang alami bersumber dari per

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta