« Kembali

Sekolah Jawa sebagai Upaya Pencerahan terhadap Baca Tulis Aksara Jawa

Tanggal : Selasa, 30 Januari 2018 Dilihat : 1868 kali

Bertolak dari kajian terhadap nama jalan yang ditulis dengan aksara Jawa, Paksi Raras Alit (pemerhati bahasa Jawa) dan kawan-kawannya, pegiat dan penggerak yang berkecimpung pada aksara Jawa, sepakat mengembangkan atau memperbaiki baku penulisan ejaan aksara Jawa yang benar. Kajian yang dilakukan berlatar belakang kegelisahan mereka yang sudah cukup lama dirasakan.

Mereka mewujudkan upaya perbaikan itu dengan membentuk semacam sekolah Jawa. Sebenarnya, kegiatan (sekolah Jawa) ini merupakan kerja sama Jawacana, Iqra’ Hanacaraka, Sekar, dan Ikatan Alumni Sastra Jawa Universitas Gadjah Mada.

Raras Alit ingin melakukan sesuatu dengan menyebarluaskan aksara Jawa, yang dianggap dia sebagai pencerahan. Kelas aksara Jawa untuk umum, menyediakan ruang untuk hal itu. Diharapkan bahwa melalui kegiatan ini, bisa saling mendukung dengan program pemerintah.

Iqra’ bahasa Jawa sudah disusun, dengan cara (metode) yang dimusyawarahkan dengan pengajar dari alumni sastra Jawa UGM, Iqra’ Hanacaraka, dan perwakilan guru. Bahan ajar dibagi menjadi kelas dasar, menengah, dan atas. Kelas dasar diajarkan pengetahuan dasar hanacaraka; kelas menengah, ejaan dan paugeran aksara Jawa; dan kelas atas, dengan sasaran bisa membaca naskah atau manuskrip kuno aksara Jawa.(hen/ppsf)

 

Bagikan :

BERITA LAIN Lihat Semua

12 Des 2018

Orang Jawa itu matematis, semua hal serba dihitung. Dalam bahasa Jawa, petung artinya menghitung. Seperti teori probabilitas (kemungkinan) pada matematika, bukan berarti semuanya mungkin, melainkan semuanya bisa dihitung, bahkan sampai pada tingkatan frak

...
12 Des 2018

Sesuatu yang luar biasa terjadi di Kedewaguruan Mahameru (Gunung Semeru). Awan melingkar menutupi puncaknya. Peristiwa ini disebut caping gunung atau gunung yang bertopi. Konon, pada saat peristiwa itu terjadi, para dewa dan arwah leluhur turun ke bumi.

10 Des 2018

Seperti halnya Lela Ledhung, semacam lagu ’nina bobo'-nya Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, setiap daerah di Indonesia memiliki lagu buaian untuk anak sebelum tidur, ungkap Agus ’Patub’ Budi Nugroho, dengan kekhasan melodi dan bahasa ma

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta