« Kembali

Sekolah Jawa sebagai Upaya Pencerahan terhadap Baca Tulis Aksara Jawa

Tanggal : Selasa, 30 Januari 2018 Dilihat : 1763 kali

Bertolak dari kajian terhadap nama jalan yang ditulis dengan aksara Jawa, Paksi Raras Alit (pemerhati bahasa Jawa) dan kawan-kawannya, pegiat dan penggerak yang berkecimpung pada aksara Jawa, sepakat mengembangkan atau memperbaiki baku penulisan ejaan aksara Jawa yang benar. Kajian yang dilakukan berlatar belakang kegelisahan mereka yang sudah cukup lama dirasakan.

Mereka mewujudkan upaya perbaikan itu dengan membentuk semacam sekolah Jawa. Sebenarnya, kegiatan (sekolah Jawa) ini merupakan kerja sama Jawacana, Iqra’ Hanacaraka, Sekar, dan Ikatan Alumni Sastra Jawa Universitas Gadjah Mada.

Raras Alit ingin melakukan sesuatu dengan menyebarluaskan aksara Jawa, yang dianggap dia sebagai pencerahan. Kelas aksara Jawa untuk umum, menyediakan ruang untuk hal itu. Diharapkan bahwa melalui kegiatan ini, bisa saling mendukung dengan program pemerintah.

Iqra’ bahasa Jawa sudah disusun, dengan cara (metode) yang dimusyawarahkan dengan pengajar dari alumni sastra Jawa UGM, Iqra’ Hanacaraka, dan perwakilan guru. Bahan ajar dibagi menjadi kelas dasar, menengah, dan atas. Kelas dasar diajarkan pengetahuan dasar hanacaraka; kelas menengah, ejaan dan paugeran aksara Jawa; dan kelas atas, dengan sasaran bisa membaca naskah atau manuskrip kuno aksara Jawa.(hen/ppsf)

 

Bagikan :

BERITA LAIN Lihat Semua

16 Okt 2018

Penghargaan kepada Yogyakarta sebagai kota budaya Asia (Asia City of Culture), tidak lantas melenakan kita, tetapi justru merupakan pemacu semangat meningkatkan perhatian (apresiasi) masyarakat terhadap kebudayaan sendiri. Boleh saja disebut bahwa negara

09 Okt 2018

Pelaku berbahasa Jawa tutur, yang sering dipergunakan dalam pergaulan sehari-hari, boleh mengungkapkan atau menyampaikan perasaan atau pendapatnya dengan bahasa Jawa yang tidak baku. Hal ini dikemukakan Paksi Raras Alit, pemerhati bahasa Jawa. Meskipun de

01 Okt 2018

Berkesenian merupakan upaya masyarakat melestarikan bentuk kesenian yang dilakukan secara alami, tanpa paksaan, tidak mengejar atau mengharapkan perhatian orang, bahkan menumbuhkan semangat berkesenian secara mandiri. Masyarakat jejaring musik yang dibin

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta