« Kembali

Eksistensi Pendamping Seni Budaya dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Seni Reog di Desa Gilangharjo

Tanggal : Rabu, 6 Februari 2019 Dilihat : 201 kali

Kegiataan pembinaan desa budaya tahun2018 dibawah naungan Dinas Kebudayaan Provinsi DIY telah terjun di desa budayasejak 1 Februari 2018. Salah satu tugas pendamping adalah mengembangkan potensiunggulan di  bidang kesenian. Program jangkapendek tersebut tengah dilaksanakan oleh pendamping desa budaya Gilangharjo,khususnya pada kesenian reog anak. Kelompok seni “Banjar Budaya” beranggotakananak-anak di daerah dusun Banjarwaru. “Banjar Budaya” berdiri  sejak 3 tahun yang lalu dan sudah memilikiNomer Induk Kesenian yang telah disahkan oleh Dinas Kebudayaan Bantul.

Reog anak di Banjarwaru merupakanhasil bimbingan Pendamping Desa Budaya yang dimotori oleh Rionaldo Hergierayang memiliki kompetensi di bidang seni  tari.Keahliannya menari telah berhasil membuat kalangan anak-anak dan menorehkanprestasi di bidang seni. Reog “Banjar Budaya” menunjukkan  kualitas keseniannya dengan berhasil tampilpada festival seni budaya yang diselenggarakan oleh pemerintah desaGilangharjo. Beberapa prestasi tersebut diantaranya; Festival Ngayogjazz 2018,Gelar Budaya di Petilasan Selo Gilang, Ulang Tahun Desa, Pentas Seni dalamrangka memperingati HUT RI, dll.

Pada tanggal 17 Februari 2018,kelompok seni ini akan tampil pada Gelar Budaya Gilangharjo di dusunBanjarwaru. Selain kesenian reog, akan menampilkan potensi seni lainnya yaitu;jathilan dan gedruk. Upaya untuk meningkatkan kualitas tampilan denganmelaksanakan latihan rutin. Selasa, 5 Februari 2018 bertepatan dengan harilibur Imlek, anak-anak berlatih reog di dusun Banjarwaru. Pada latihan tersebutdibimbing oleh Pendamping Desa Budaya (Rionaldo Hergiera) dengan membenahi polalantai dan gerakan yang masih belum benar. Selain latihan reog, Rio mulaimenjalankan program pendampingan dengan memberikan gerakan dasar tari gayaNgayogyakarta. Tujuan dari adanya pelatihan ini untuk menumbuhkan kecintaanpada budaya dan memperkenalkan seni tardisi sejak dini. (Yn) 

Bagikan :

BERITA LAIN Lihat Semua

19 Des 2018

Sekarang ini, masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya, dan masyarakat lain pada umumnya, dapat dengan mudah mengetahui film dan karya audio visual Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta, melalui katalog film online, dengan tautan (link) ht

19 Des 2018

Wayang itu anekatafsir. Jadi, mau dinaskah sesuai dengan keadaan sekarang, sangat memungkinkan. Bukan hanya lakon Pandawa Dadu, melainkan seperti Wiratha Parwa, dan lain-lain, juga bisa, ungkap Ki Edi Suwanda, tokoh pedalangan Daerah Istimewa Yogyakarta.

12 Des 2018

Orang Jawa itu matematis, semua hal serba dihitung. Dalam bahasa Jawa, petung artinya menghitung. Seperti teori probabilitas (kemungkinan) pada matematika, bukan berarti semuanya mungkin, melainkan semuanya bisa dihitung, bahkan sampai pada tingkatan fra

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta