« Kembali

Desa Gilangharjo Merealisasikan Program Optimalisasi Sistem Informasi Desa

Tanggal : Minggu, 9 September 2018 Dilihat : 1583 kali

Sabtu (8/9) desa Gilangharjobekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melakukan sosialisasiUU Desa dan optimalisasi Sistem Informasi Desa (SDI).  Muhammad Eko Atmojo, S. IP, M. IP selaku narasumber memaparkan, “Program ini termasuk pada kegiatan akademisi yang tertuangpada Tri Darma Perguruan Tinggi, salah satunya adalah pengabdian masyarakat.Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang UUDdesa dan optimimalisasi SID untuk memperjelas dan meningkatkan aktivitaskegiatan desa ”.

Kegiatan yang diikuti oleh 25peserta dari lintas dusun di Gilangharjo, didominasi oleh kaum remaja. Semuapeserta mendaftrakan diri melalui system on line. Kaum remaja inilah yangmemiliki antusias yang besar akan ketertarikan digitalisasi di era milenial.

Desa Gilangharjo sudah memilikidan mengaktifkan SID melalui web, face book, instagram dan youtube. Pemerintahmengharapkan partisipasi masyarakat melalui media social dengan memberikankomentar yang membangun ataupun memasukkan berita aktifitas kegiatan di dusunmasing-masing. Segala bentuk aktifitas yang berkaitan dengan potensi karangtaruna, pertanian, seni dan budaya, PKK, administrasi dll dapat dipublikasikanmelalui media social untuk mempermudah penyebaran informasi dan sarana promosidesa.

Pemerintah desa Gilangharjo sudahmemprogramkan  pelatihan jurnalistik diakhir bulan September. Pesertanya akan dibuka secara on line. Selanjutnya,Pemerintah desa akan membuka kesempatan untuk menjadi wartawan desa melaluisystem seleksi dan membuka kesempatan kepada seluruh kalangan untuk mengirimkantulisan yang akan dimuat di SID desa.

-TimPendamping Desa Gilangharjo-

Bagikan :

BERITA LAIN Lihat Semua

16 Okt 2018

Penghargaan kepada Yogyakarta sebagai kota budaya Asia (Asia City of Culture), tidak lantas melenakan kita, tetapi justru merupakan pemacu semangat meningkatkan perhatian (apresiasi) masyarakat terhadap kebudayaan sendiri. Boleh saja disebut bahwa negara

09 Okt 2018

Pelaku berbahasa Jawa tutur, yang sering dipergunakan dalam pergaulan sehari-hari, boleh mengungkapkan atau menyampaikan perasaan atau pendapatnya dengan bahasa Jawa yang tidak baku. Hal ini dikemukakan Paksi Raras Alit, pemerhati bahasa Jawa. Meskipun de

01 Okt 2018

Berkesenian merupakan upaya masyarakat melestarikan bentuk kesenian yang dilakukan secara alami, tanpa paksaan, tidak mengejar atau mengharapkan perhatian orang, bahkan menumbuhkan semangat berkesenian secara mandiri. Masyarakat jejaring musik yang dibin

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta