« Kembali

Manisnya Yogyakarta, Menggugah Para Seniman untuk Berkarya

Tanggal : Jumat, 23 November 2018 Dilihat : 1322 kali

Meskipun jauh dari tanah kelahirannya di Blitar, Jawa Timur (±376 km), Yogyakarta diakui Gandes Nurseto, seniman tari, merupakan sumber gagasan dan tempat menggali bahan untuk berkarya. Yogyakarta memang tersohor sebagai kiblat, juga denyut berkesenian dan kebudayaan di Indonesia yang terus mengiringi perkembangan zaman.

Yogyakarta punya daya tarik khas yang mengundang untuk dicintai, sehingga seniman yang nun jauh dari sana pun ikut merindukan manisnya kesenian Yogyakarta. Sumber gagasan karya Gandes selalu mengarah ke Yogyakarta. Dulu pernah mencantrik pada Bu Ningnong Yogyakarta, sehingga garapan Yogyakarta sudah merasuk dan terpatri dalam hati, di mana pun berada, selalu punya tempat yang utama.

Pengalaman selama tiga bulan tinggal di Jepang, menempuh program short course, Gandes diminta pengajarnya untuk membuat dan menampilkan karya yang tergugah dari keindahan Yogyakarta. Karya itu ditampilkan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jepang, dan mampu menghipnotis semua peminat/pengharga seni. Hal inilah yang membuat kecintaan Gandes semakin mendalam dan terpatri untuk Yogyakarta.

Punya prestasi sebagai penampil terbaik tari tradisional tingkat Asean, di Pattaya, Thailand, pada 2013, tarian yang dipertunjukkan pun merupakan tarian terbaik pada ajang itu. Sebagai pelatih tari, Gandes pernah pula meraih penghargaan sebagai penata tari terbaik pada festival Panji, golongan sekolah menengah atas, se-Jawa dan Bali.

Seniman tari kelahiran 1989, yang sedang menempuh pendidikan pascasarjana (S-3) di Universitas Negeri Semarang, Jawa Tengah ini, punya minat dan bakat yang terus ditekuni, selain menari, yaitu merancang busana, penyiar radio, teater, dan lain-lain, juga sebagai pelatih tari, serta giat berorganisasi.(hen/ppsf)

 

Bagikan :

BERITA LAIN Lihat Semua

12 Des 2018

Orang Jawa itu matematis, semua hal serba dihitung. Dalam bahasa Jawa, petung artinya menghitung. Seperti teori probabilitas (kemungkinan) pada matematika, bukan berarti semuanya mungkin, melainkan semuanya bisa dihitung, bahkan sampai pada tingkatan frak

...
12 Des 2018

Sesuatu yang luar biasa terjadi di Kedewaguruan Mahameru (Gunung Semeru). Awan melingkar menutupi puncaknya. Peristiwa ini disebut caping gunung atau gunung yang bertopi. Konon, pada saat peristiwa itu terjadi, para dewa dan arwah leluhur turun ke bumi.

10 Des 2018

Seperti halnya Lela Ledhung, semacam lagu ’nina bobo'-nya Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, setiap daerah di Indonesia memiliki lagu buaian untuk anak sebelum tidur, ungkap Agus ’Patub’ Budi Nugroho, dengan kekhasan melodi dan bahasa ma

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta