« Kembali

Rebo Pungkasan

Kategori : Budaya | Upacara Adat
Tanggal : 19 Nov 2015 Dilihat : 72111 kali

Untuk menolak penyakit / marabahaya dan untuk mensyukuri rejeki yang telah diterimanya, masyarakat Wonokromo, Plered, Bantul melaksanakan ritual Rebo Pungkasan pada hari Selasa malam Rabu terakhir bulan Sapar, yakni tanggal 29 November 2016, mulai jam 19.00 WIB. Masyarakat meng-arak lemper raksasa dan jodhang dari masjid Al Huda menuju balai desa Wonokromo. Acara dilanjutkan dengan pemotongan lemper raksasa dan perebutan lemper dan jodang hasil bumi.

The word ”Rebo Pungkasan” refers to the last Rebo  (the last Wednesday) of the Javanese month of Sapar. This Rite will be held on Tuesday evening, 29 November 2016, in Wonokromo, the Sub-district of Pleret in Bantul, starting with a communal prayer at the local mosque of Wonokromo.  It goes on with a procession  delivering  a  “lemper raksasa” ( an immense Javanese food made of glutinous rice) to the village meeting hall, where the stuff is eventually cut to pieces. This event is concluded with the people fighting over the ordinary “lempers” and the “jodhangs” of crops. It constitutes the people’s expectation to God to reject any disease and any other calamities, and the attempt to conserve the lofty values of the ancestors.

ARTIKEL LAIN Lihat Semua

...
16 Agt 2019

Ketika ada kegiatan pembangunan baik itu berupa gedungmaupun prasarana lain seperti jalan dan jembatan, kita hampir selalu melihat bidang pembatas yang membatasi antara area yang bisa dilalui umum dan area yang khusus hanya bisa dimasuki oleh pekerja bang

...
17 Jul 2019

Pasal 9 Undang-Undang Republik Indonesia No. 11 Tahun2010 tentang Cagar Budaya menyebutkan bahwa suatu lokasi dapat ditetapkan sebagaisitus cagar budaya apabila 1) mengandung benda cagar budaya, bangunan cagarbudaya, dan/atau struktur cagar budaya; dan 2)

20 Mar 2018

Dulu, saya punya dua kawan istimewa. Yang satu, Pak Habib Bari, ahli bahasa Jawa. Sedangkan yang satu lagi, Mas Sunarman, yang bekerja sebagai satpam, punya pekerjaan tambahan sebagai pranatacara. Seingat saya, waktu itu saya belum menikah, baru taha

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta