« Kembali

Begawan Ciptoning Mintorogo

Kategori : kraton| Tari| Tari Tradisional Kraton
Tanggal : 29 Jul 2016 Dilihat : 60742 kali

Upaya Untuk Mencari Wahyu kemenangan perang baratayudha dilakukan Harjuna dengan bertapa di Ngendrakila. Para dewa resah karena membawa aura yang kurang mengenakan. Batara Guru segera memerintahkan Batara Endra dan Bidadari untuk menggagalkan Harjuna dari pertapaan namun gagal.

Pada saat bersamaan Mamangmurko datang untuk minta restu untuk pernikahan Prabu Newataka namun tidak dihiraukan. Mamangmurko marah, Pertapaan dirusak, malang, Mamangmurko berubah wujud jadi babi hutan dan akhirnya terbunuh oleh panah Harjuna.

Batara Guru mendatangi Harjuna agar segera mengatasi Prabu Newataka. Dengan ditemani Dewi Supraba, Harjuna segera melawan musuh para Dewa. Perang terjadi, Harjuna kalah dan berpura-pura mati. Namun siasat Kresna, Supraba diminta berpura-pura mau dipinang Newatakaca demi mengetahui titik kelemahannya. Akhirnya Harjuna berhasil membunuh Newatacaka.

ARTIKEL LAIN Lihat Semua

20 Mar 2018

Dulu, saya punya dua kawan istimewa. Yang satu, Pak Habib Bari, ahli bahasa Jawa. Sedangkan yang satu lagi, Mas Sunarman, yang bekerja sebagai satpam, punya pekerjaan tambahan sebagai pranatacara. Seingat saya, waktu itu saya belum menikah, baru taha

08 Jun 2017

YOGYA, KRJOGJA.Com – Raja sekaligus Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwana X mengaku sempat bingung ketika diminta untuk berbicara bahasa Jawa Ngoko. Hal itu terjadi saat memberi sambutan dalam acara ‘Dinner & Dialog with Sri Sultan HB X’ dalam

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta