« Kembali

Pinasthika Creative Festival Akan Kembali Digelar di TBY

Kategori : Budaya | Lembaga Budaya
Tanggal : 15 Sep 2015 Dilihat : 7387 kali

Event akbar Pinasthika Creative Festival kembali akan digelar. Bekerjasama dengan BEKRAF, P3I (Persatuan Pengusaha Periklanan) Pusat, AMA DIY dan KADIN DIY, P3I PengDa DIY akan mengadakan acara tahunan tersebut pada tanggal 17 – 20 September 2015 di Taman Budaya Yogyakarta.

 

Dalam jumpa pers yang diadakan di Floor Top Green House Hotel Prawirotaman Yogyakarta, Humas Pinasthika, Taufik Ridwan mengungkapkan bahwa pada tahun pelaksanaan ke-16 ini mengusung tema From Hero to Hore: Creative Idea That Bring Happiness, dan akan dihelat selama empat hari .

“Setiap tahunnya Pinasthika Creativestival diselenggarakan selama 2 hari festival puncak dengan lebih dari 3.000 pengunjung, 1.000 peserta seminar, 150 komunitas kreatif & perguruan tinggi di Indonesia, 1.000 karya kreatif dari bidang advertising, desain grafis, desain produk, film, animasi, dan social movement menjadikan festival kreatif ini sebagai perayaan kreatifitas perusahaan kreatif lintas industry terbesar di Indonesia,” tutur Ridwan, Jumat (11/9/2015) siang.

Sementara sekretaris Pinasthika 2015, Dita mengatakan bahwa Sejak tahun 2000 Pinasthika Creativestival tumbuh sebagai statement festival kreatif Indonesia yang dalam 16 tahun penyelenggaraan telah menjadi parameter industri kreatif lokal Indonesia yang tidak hanya berbicara tentang advertising dan desain grafis, tetapi juga berkolaborasi 15 sub sektor industri kreatif lainnya seperti film, musik, arsitektur dan kerajinan.

“From Hero To Hore, tema ini diangkat untuk menjadi undangan dan menyentil semua insan kreatif Indonesia jika selama ini lebih tertarik untuk menepuk dada sendiri dengan semua prestasi yang dimiliki untuk bisa lebih menginspirasi masyarakat yang lebih besar lagi untuk lebih peduli kepada lingkungannya dan mengambil peran lebih lagi dengan menggerakkan masyarakat lewat ide ide kreatif yang bisa membawa happiness,” ujar Dita

ARTIKEL LAIN Lihat Semua

20 Mar 2018

Dulu, saya punya dua kawan istimewa. Yang satu, Pak Habib Bari, ahli bahasa Jawa. Sedangkan yang satu lagi, Mas Sunarman, yang bekerja sebagai satpam, punya pekerjaan tambahan sebagai pranatacara. Seingat saya, waktu itu saya belum menikah, baru taha

08 Jun 2017

YOGYA, KRJOGJA.Com – Raja sekaligus Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwana X mengaku sempat bingung ketika diminta untuk berbicara bahasa Jawa Ngoko. Hal itu terjadi saat memberi sambutan dalam acara ‘Dinner & Dialog with Sri Sultan HB X’ dalam

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta