« Kembali

Kulon Progo Fashion Day Carnival, Dukung Kreatifitas Warga

Kategori : Budaya | Seni Pertunjukan
Tanggal : 14 Okt 2015 Dilihat : 38055 kali

Sebanyak 32 kabupaten- kota se-DIY dan Jawa Tengah memeriahkan Kulon Progo Fashion Day Carnival, dalam rangka Hari Jadi Kulon Progo Ke – 64. Dalam kesempatan itu para peserta menampilkan potensi seni dan budaya dari daerah masing masing untuk diperkenalkan kepada pengunjung.

Ketua Panitia Kulon Progo Fashion Day Carnival,  Umar Sanusi menjelaskan, kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka membina, mengembangkan dan melestarikan seni dan budaya agar kreativitas pelaku seni di wilayah tersebut dapat meningkat.

Selain itu, kata Umar, melalui acara ini diharapkan potensi budaya lokal dapat terangkat dan masyarakat mendapatkan hiburan tersendiri.

Sanusi menambahkan, Kulon Progo Fashion Day Carnival semakin menarik karena mendatangkan Marching Band dari Akademi Angkatan Udara serta peserta dari Provinsi Riau.

“Acara ini bertujuan membina, mengembangkan dan melestarikan seni budaya serta meningkatkan kreatifitas para pelaku seni budaya dan memberikan hiburan kepada masyarakat”, ujarnya, Rabu (14/10/2015).

Sementara itu Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo, mengatakan seni budaya hasil kreativitas manusia harus terus diperbaiki demi peningkatan taraf hidup seniman.

Sebagai bagian keistimewaan, ungkap Bupati Hasto, penyelenggaraan acara ini harus dapat menjadi media untuk melestarikan kekayaan budaya yang dimiliki.

Menurut Hasto, Kulon Progo memiliki komitmen besar untuk melakukan inovasi dan kreasi agar karya-karya baru dapat terus dihasilkan.

“Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berprinsip untuk tidak hanya bekerja, tapi juga berkarya menghasilkan inovasi baru yang bisa menjadi karya baru untuk melestarikan kebudayaan di Kulon Progo dan DIY”, tuturnya.

Acara Kulon Progo Fashion Day Carnival mengambil rute dengan start dari alun-alun Wates, kemudian melewati pertigaan Driyan,  menuju pasar Wates, dan berakhir di kompleks DPRD Kulon Progo.

ARTIKEL LAIN Lihat Semua

...
17 Jul 2019

Pasal 9 Undang-Undang Republik Indonesia No. 11 Tahun2010 tentang Cagar Budaya menyebutkan bahwa suatu lokasi dapat ditetapkan sebagaisitus cagar budaya apabila 1) mengandung benda cagar budaya, bangunan cagarbudaya, dan/atau struktur cagar budaya; dan 2)

20 Mar 2018

Dulu, saya punya dua kawan istimewa. Yang satu, Pak Habib Bari, ahli bahasa Jawa. Sedangkan yang satu lagi, Mas Sunarman, yang bekerja sebagai satpam, punya pekerjaan tambahan sebagai pranatacara. Seingat saya, waktu itu saya belum menikah, baru taha

Kontak

Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
Jl. Cendana 11 Yogyakarta 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945

Newsletter

Selalu dapatkan informasi terbaru dari kami, dengan berlangganan melalui email

Copyright © 2017 Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa yogyakarta