Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Cari : di :
www.tasteofjogja.org
 

Daftar Berita
Upacara adat kutukan/suguhan: Kisah Sunan Geseng

Donor Darah, Khitan Massal dan Cek Kesehatan Gratis Dalam Rangka HUT ke-73 Persandian RI dan Bulan Bakti Keamanan Siber

Tim Kesenian Dinas Kebudayaan DIY Membuka ajang Festival "Warno Singyes" Kementerian Dalam Negeri

POJOK KAMUS (KAMIS MUSEUM) : Harimau Sumatra Koleksi Museum Satwa GL Zoo

Lima belas desa budaya di Kabupaten Gunungkidul, telah mampu menunjukkan diri

Hebohnya Pitching Kompetisi Pendanaan Pembuatan Film 2019

Desa Budaya Gilangharjo Mengakses Program Penyuluhan Seni dari LPM ISI Yogyakarta untuk Meningkatkan Kualitan Seni Karawitan

Tambakromo, desa budaya di ujung timur Gunungkidul, menyikapi pengaruh gaya Surakarta

POJOK KAMUS (KAMIS MUSEUM) : Perabotan "PAWON AGENG"

TOT Moekti Seni Rupa 2019

Menyajikan data ke- 101-110 dari 573 data.
Halaman « 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 »

Kategori Artikel
*Pendampingan Budaya di Desa (11)
*PERATURAN (13)
2013 : konggres pewayangan II (5)
Bangunan Cagar Budaya (40)
Basa Jawa (8)
Benda Cagar Budaya (9)
Budaya (119)
Busana Adat (2)
Desa Budaya (9)
Dolanan Anak (19)
Dongeng (0)
Drama (1)
Film (3)
Gamelan (6)
Karawitan (6)
Kawasan Cagar Budaya (20)
Kotagede (1)
kraton (22)
Lainya (73)
Lembaga Budaya (32)
Lembaga Pendidikan Budaya (8)
Makanan Tradisonal (2)
Museum (38)
Musik (12)
Organisasi Seni (10)
Pakualaman (5)
Properti Budaya (0)
sambutan (2)
Sejarah (21)
Seni (26)
Seni Pertunjukan (39)
Seni Rupa (2)
Situs (11)
Tari (30)
Tari Tradisional Kraton (23)
Tata Nilai Budaya (6)
Teater (2)
Tokoh Seniman Budayawan (108)
Upacara Adat (86)
Upacara Tradisi (21)
Wayang (17)
Pemagaran Situs Warungboto
« Kembali

Tanggal berita : Selasa, 16 Juli 2019
Dibaca: 619 kali

Situs Warungboto adalah nama yang dikenal umum oleh masyarakat untuk situs tempat Pesanggrahan Rejawinangun. Dinamakan demikian karena bukti fisik yang cukup banyak dari pesanggrahan ini secara administratif terletak di Kelurhan Warungboto, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Pesanggrahan Rejawinangun mulai dibangun pada tahun 1711 Jw (1785 M) yang merupakan karya putra mahkota yaitu KGPAA Hamengkunegara, kelak pada tahun 1792 naik tahta bergelar Sri Sultan Hamengku Buwana II. Selama periode sebagai Putra Mahkota (1765 M – 1792 M), beliau sudah mulai membangun beberapa pesanggrahan selain Pesanggrahan Rejawinangun yaitu Pesanggrahan Purwareja, Pelem Sewu, dan Reja Kusuma. Pesanggrahan atau tempat pesiar merupakan tempat peristirahatan bagi raja beserta kerabatnya. Fungsi utamanya berkaitan dengan ketenangan dan kenyamanan untuk tempat peristirahatan, maka pada umumnya pesanggrahan dilengkapi dengan taman,segaran, kolam, kebun, dan fasilitas untuk kepentingan religius.Penelitian tentang Situs Warungboto telah dilakukan sejak zaman Belanda hingga masa pasca kemerdekaan. Pada tahun 1936 -1937, Oudheidkundige Dienst (OD) membuat peta gambar rekonstruksi serta mendokumentasikannya dalam bentuk foto. Setelah dilakukan perbaikan darurat tahun 1939 oleh OD, maka tahun 1981 mulai diadakan peninjauan kembali terhadap kekunoan Situs Warungboto. Kegiatan yang dilakukan berupa pendokumentasian foto dan dilanjutkan pemetaan. Setelah gempa bumi Mei 2006 yang memperparah kerusakan bangunan di tempat ini maka pada tahun 2015 dan 2016 dilakukan pemugaran oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya DIY.Pada tahun 2019 ini diadakan kegiatan pemagaran di situs ini dan juga penataan halaman bagian depan. Pagar sederhana kawat berduri di depan situs yang berbatasan dengan jalan raya diganti dengan dinding batubata yang sebagian dilapis batu alam. Pagar kawat berduri bagian belakang situs diganti dengan pagar BRC. Dilakukan juga perkerasan sebagian halaman depan dengan paving blok. Selain itu area parkir juga diperkeras dengan paving blok. Dengan kondisi lingkungan yang lebih tertata diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap situs-situs bersejarah dan masyarakat semakin peduli dengan pelestarian cagar budaya.(DD)Sumber tulisan sejarah dari Balai Pelestarian CagarBudaya DIY.

 
° Berita terkait :  
Rehabilitasi Bangunan Pekapalan
Rehabilitasi WBCB Aset Pura Pakualaman - Bioskop Permata
Rehabilitasi Warisan Budaya Cagar Budaya Aset Pura Pakualaman - Makam Girigondo
Rehabilitasi Joglo Kotagede
Pameran "Heritage" dalam rangka Muhibah Budaya di Ponorogo
Sarasehan Pelestarian Warisan Budaya bagi Penerima Penghargaan Pelestari Warisan Budaya
Ekskavasi Arkeologi di "Butulan" Jalan Nagan Kulon
Menerima Kunjungan Studi Banding dari Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Rehabilitasi Bangunan Cagar Budaya Rumah Jenggotan
Rehabilitasi Bangunan Cagar Budaya SMA N 3 Yogyakarta
Ekskavasi Arkeologi KWB Plered (Situs Masjid Kauman Plered Dan Situs Kedaton Sektor 3)
Kunjungan Juri Penghargaan Seniman dan Budayawan Kategori Cagar Budaya ke Candi Kimpulan UII
Sosialisasi Penutupan Jalan Nagan Pojok Beteng Kulon Nurwitri Kraton
Rehabilitasi Rumah Ketandan
Rehabilitasi Bangunan Cagar Budaya MAN 2 Yogyakarta
Kunjungan Juri Penghargaan Seniman dan Budayawan Kategori Cagar Budaya ke Kompleks Misionaris Boro, Gardu PLN Abu Bakar Ali, Rumah Jalan Abu Bakar Ali nomor 24 dan 26 (Café Legend)
Pemberian Santunan/Bebungah Kepada Warga Yang Terdampak Rekonstruksi dan Revitalisasi Pojok Beteng Lor Wetan Kraton Yogyakarta Di Kelurahan Panembahan
Kegiatan Sosialisasi Revitalisasi Pojok Beteng Lor Wetan Kraton di Kecamatan Gondomanan
Kegiatan Sosialisasi Revitalisasi Pojok Beteng Lor Wetan Kraton di Kelurahan Panembahan
Kunjungan Tim TACB DIY dan DP2WB DIY ke KCB Kerta-Plered
Pengukuhan Dewan Pengurus Barahmus DIY masa bakti 2018-2023
Rencana Renovasi Masjid Kagungan Dalem Sulthonain Nitikan
Ada Candi Unik di Tengah Dusun Palgading
Makna Filosofis Rancang Bangun Masjid Kraton Sokotunggal Yogyakarta
Perjalanan Sejarah Masjid Perak Kotagede Yogyakarta
 
Statistik
00221716
akses sejak 01 Januari 2012
Kontak :
copyright © 2012
Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Jl. Cendana 11 Yogyakarta, 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945