Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Cari : di :
www.tasteofjogja.org
 

Daftar Berita
TOT Moekti Seni Rupa 2019

Semangat Desa Semin, Gunungkidul, mengembangkan sumber daya budayanya

Upacara adat rasulan, bersih dusun di Tegalsari, Desa Semin, Gunungkidul

POJOK KAMUS (KAMIS MUSEUM) : Koleksi Museum Monumen Jogja Kembali

PENANGSANG DALAM BAYANGAN

Pemutaran Film di Demangan, Gondokusuman, Yogyakarta

Pensiunan PLN Gowes Bareng ke Museum Sejarah Purbakala Pleret

"SESAJI NAGARI" ALA KUAETNIKA

Budaya Yogyakarta Menyapa Dunia

Pemutaran Film di Desa/Kelurahan/Kecamatan

Menyajikan data ke- 81-90 dari 544 data.
Halaman « 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 »

Kategori Artikel
*Pendampingan Budaya di Desa (11)
*PERATURAN (13)
2013 : konggres pewayangan II (5)
Bangunan Cagar Budaya (33)
Basa Jawa (8)
Benda Cagar Budaya (9)
Budaya (119)
Busana Adat (2)
Desa Budaya (9)
Dolanan Anak (19)
Dongeng (0)
Drama (1)
Film (3)
Gamelan (6)
Karawitan (6)
Kawasan Cagar Budaya (20)
Kotagede (1)
kraton (22)
Lainya (73)
Lembaga Budaya (32)
Lembaga Pendidikan Budaya (8)
Makanan Tradisonal (2)
Museum (38)
Musik (12)
Organisasi Seni (10)
Pakualaman (5)
Properti Budaya (0)
sambutan (2)
Sejarah (21)
Seni (26)
Seni Pertunjukan (39)
Seni Rupa (2)
Situs (11)
Tari (30)
Tari Tradisional Kraton (23)
Tata Nilai Budaya (6)
Teater (2)
Tokoh Seniman Budayawan (108)
Upacara Adat (86)
Upacara Tradisi (21)
Wayang (17)
Pembukaan Pawiyatan Pamong
« Kembali

Tanggal berita : Rabu, 27 Februari 2019
Dibaca: 816 kali

Keistimewaan DIY

Lahirnya UU Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY bukan sebuah tahap akhir perjuangan, melainkan tantangan baru masyarakat Yogyakarta menatap masa depannya untuk mewujudkan kehidupan gemah ripah loh jinawi, tata titi tentrem, karta raharja, berlandasakan filosofi Hamemayu Hayuning Bawana, Sangkan Paraning Dumadi, dan Manunggaling Kawula Gusti.Selaras dengan visi Gubernur DIY, "Menyongsong Abad Samudera Hindia untuk Kemuliaan Martabat Manusia Jogja" meneguhkan kembali sumbu imajiner Gunung Merapi - Laut Kidul. Visi ini akan berjalan efektif jika ditopang seluruh potensi masyarakat DIY yang berbudaya dan memiliki semangat emansipasi. Hal ini disampaikan saat Pembukaan Pawiyatan Pamong Angkatan XXI, Rabu (27/2) di Gedung Ragam Kriya, Jalan KH Ahmad Dahlan 73 Yogyakarta.
Pawiyatan Pamong
Pawiyatan Pamong bekerja sama dengan Kundha Kabudayan melaksanakan kegiatan ini sejak tahun 2018 dan berlanjut di tahun 2019.
Posisi pamong memiliki tugas dan fungsi sebagai pangemong hidup warga dan lingkungan alamnya. Dengan dasar itulah, perangkat desa di 4 Kabupaten di DIY dipilih sebagai "guru kehidupan" penyampaian visi tersebut.
Para pemimpin desa dan kelurahan diundang untuk mengikuti kegiatan pawiyatan dengan tujuan meningkatkan dan menguatkan penjiwaan karakter. Harapannya pamong bisa melaksanakan program-program pembangunan dalam kurun waktu 2017-2022.
Pawiyatan Pamong Angkatan XXI menghadirkan peserta dari Kabupaten Gunungkidul sebanyak 50 peserta.Selama mengikuti pawiyatan, peserta diberi pemahaman tentang beberapa hal, di antaranya:a. filosofi Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat,b. sejarah peran dan sumbangan Yogyakarta dalam proses berdirinya NKRI,c. pemahaman dan pendalaman UU Nomor 13 Tahun 2019 tentang Keistimewaan DIY,d. sejarah asal usul desa di Indonesia,e. Tanah Kasultanan Yogyakarta,f. sejarah asal-usul ilmu pamong dan pembentukan jati diri pamong desa, serta
g. peran pamong.

Kegiatan ini masih akan berlangsung dalam beberapa angkatan lagi. Harapannya semua Kepala Dukuh bisa turut terlibat dan mendapatkan materi dalam pawiyatan pamong selanjutnya. (zu)
 
° Berita terkait :  
Sosialisasi Penutupan Jalan Nagan Pojok Beteng Kulon Nurwitri Kraton
Kegiatan Sosialisasi Revitalisasi Pojok Beteng Lor Wetan Kraton di Kecamatan Gondomanan
Sebelum Gunungan Dikirab, Ada Prosesi Penting yang Tak Boleh Dilewatkan
Apresiasi Seni Klasik di Panggung Kesenian PMPS
Gamelan Sekaten Ini Bakal Silence Pada Malam Jumat, Kenapa?
Gamelan Kanjeng Kyai Nagawilaga dan Kanjeng Kyai Guntur Madu Ditabuh di Bangsal Ponconiti
Udhik-udhik Sebagai Wujud Kepedulian Raja Mensejahterakan Rakyatnya
Miyos Gongso Sekaten, GKR Mangkubumi Sebar 'Udhik-Udhik'
Kesamaan Historis Kraton Yogyakarta dan Kutai Kartanegara
REALTIME NEWS: Ribuan Masyarakat dan Abdi Dalem Lampah Budaya Mubeng Beteng
TBY Gelar Rekonstruksi Tari Klasik Kraton Yogyakarta
 
Statistik
00221494
akses sejak 01 Januari 2012
Kontak :
copyright © 2012
Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Jl. Cendana 11 Yogyakarta, 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945