Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Cari : di :
www.tasteofjogja.org
 

Daftar Berita
Rehabilitasi Bangunan Pekapalan

Reog 4 Generasi " Kridha Beksa Lumaksana " Mangiran

Jogja International Heritage Festival Keris 2019

Rehabilitasi WBCB Aset Pura Pakualaman - Bioskop Permata

Rehabilitasi Warisan Budaya Cagar Budaya Aset Pura Pakualaman - Makam Girigondo

Rehabilitasi Joglo Kotagede

Aktivitas Jogja Istimewa Selasa Wagen, 27 Agustus 2019 (JISAW 2019)

Workshop dan Lomba Lukis Komik 2019

Pameran "Heritage" dalam rangka Muhibah Budaya di Ponorogo

PENTAS KETHOPRAK "Srengenge Kembar"

Menyajikan data ke- 1-10 dari 573 data.
Halaman 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 »

Kategori Artikel
*Pendampingan Budaya di Desa (11)
*PERATURAN (13)
2013 : konggres pewayangan II (5)
Bangunan Cagar Budaya (39)
Basa Jawa (8)
Benda Cagar Budaya (9)
Budaya (119)
Busana Adat (2)
Desa Budaya (9)
Dolanan Anak (19)
Dongeng (0)
Drama (1)
Film (3)
Gamelan (6)
Karawitan (6)
Kawasan Cagar Budaya (20)
Kotagede (1)
kraton (22)
Lainya (73)
Lembaga Budaya (32)
Lembaga Pendidikan Budaya (8)
Makanan Tradisonal (2)
Museum (38)
Musik (12)
Organisasi Seni (10)
Pakualaman (5)
Properti Budaya (0)
sambutan (2)
Sejarah (21)
Seni (26)
Seni Pertunjukan (39)
Seni Rupa (2)
Situs (11)
Tari (30)
Tari Tradisional Kraton (23)
Tata Nilai Budaya (6)
Teater (2)
Tokoh Seniman Budayawan (108)
Upacara Adat (86)
Upacara Tradisi (21)
Wayang (17)
JUMPA PERS PERINGATAN SERANGAN UMUM 1 MARET KE-70
« Kembali

Tanggal berita : Rabu, 27 Februari 2019
Dibaca: 1399 kali



Dalam rangka persiapan penyelenggaraan Peringatan Serangan Umum 1 Maret, Dinas Kebudayaan mengundang rekan-rekan media untuk bersama-sama mempublikasikan seluruh rangkaian acara dan terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan pendukung. Sekitar 25 orang rekan media cetak maupun elektronik berkumpul dan menghimpun informasi dari Bapak Rully Andriadi, S.S (KepalaBidang Sejarah, Bahasa, Sastra, dan Permuseuman), Drs. I Gede Adi Atmaja (Kepala Seksi Sejarah), Muhammad Yheldi (Komunitas Djokjakarta 1945), serta S. Sudjono (Paguyuban Wehrkreis III). 
Berikut ini informasi yang disampaikan kepada rekan-rekan media.


Latar Belakang
Yogyakarta adalah bagian penting dalam sejarah Indonesia.Salah satu peristiwa penting dalam penegakan kedaulatan RI adalah Serangan Umum 1 Maret 1949. Peristiwa ini penting tidak hanya karena Tentara Nasional Indonesia telah berhasil mengalahkan tentara Belanda namun peristiwa ini merupakan wujud nyata dari semangat persatuan bangsa Indonesia (pada waktu itu Kraton, Tentara, dan Masyarakat) untuk menegakkan kembali kedaulatan negara. Peristiwa ini juga memiliki implikasi internasional yang luas karena berhasil meyakinkan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mendesak Belanda agar kembali ke meja perundingan. Desakan PBB ini kemudian direspon dengan penyelenggaraan Konferensi Meja Bundar (KMB) pada bulan Desember 1949 di Den Haag, Belanda yang diikuti oleh delegasi dari Indonesia, Belanda, dan negara-negara lain yang ditunjuk oleh PBB. Akhirnya KMB ini melahirkan kesepakatan berupa pengakuan kedaulatan RI oleh Belanda. Pengakuan ini kemudian menjadi landasan penting untuk tahap penegakan kedaulatan secara lebih luas lagi di antara bangsa-bangsa merdeka lain di dunia. Berawal dari serangan umum ini, kedaulatan negara yang diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus ditegakkan kembali. 

Tujuan

Ada empat tujuan pokok peringatan ini. Pertama, meneladani semangat cinta tanah air dan perjuangan para pahlawan. Kedua, terwujudnya aktualisasi diri dari para pecinta sejarah. Ketiga, terwujudnya transfer pengalaman, pengetahuan dan semangat kejuangan serta penyampaian keteladanan kepada masyarakat/generasi. Keempat, mempertahankan predikat Yogyakarta sebagai Kota Perjuangan.


Rangkaian Acara
Tanggal 27 Februari, telah dilakukan bersih-bersih tetenger di Ngejaman, Kraton Yogyakarta. Dinas Kebudayaan bersama Werhkreis III,Komunitas Djokjakarta 1945, Museum Benteng, serta pelajar dan warga sekitar mengadakan Bersih-bersih Tetenger di Ngejaman, Kraton Yogyakarta tanggal 27 Februari 2019 dari pukul 07.30-10.00. Tetenger yang dimaksud adalah tempat bertemunya Sultan Hamengku Buwono IX dan Letkol Soeharto.Tanggal 28 Februari 2019 pukul 19:00 - 23:00 WIB di Plaza Monumen Serangan Umum, Dinas Kebudayaan DIY bersama dengan Paguyuban Wehrkreis III Yogyakarta menyelenggarakan Malam Tirakatan. Acara ini akan dihadiri pelajar, pelaku sejarah, TNI-POLRI,Organisasi Pejuang, Ormas, dan Instansi terkait serta masyarakat. Acara ini akan diisi dengan Wayang Kulit (dari Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta) dan Kisah Perjuangan serta pemutaran film “After 70 Year” karya Generasi Penerus PWK III Yogyakarta Kota Yogyakarta.Tanggal 1-3 Maret akan dilaksanakan Pameran Alutsista di depan Museum Benteng Vredeburg.  Sementara itu, Dinas Kebudayaan DIY bersama Komunitas Djokjakarta 1945 menyelenggarakan Jambore Kesejarahan. 150 peserta dari dalam dan luar Yogyakarta yang merupakan pelaku,pengamat, serta pemerhati kesejahan akan bersama-sama merefleksikan kembali Peristiwa Serangan Umum 1 Maret. Narumber yang akan dihadirkan dari TNI,Akedimisi, Pelaku Sejarah, maupun dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.Adapun acara ini diselenggarakan di Hotel De’Senopati tanggal 1 dan 2 Maret. Acara puncak akan dilaksanakan tanggal 3 Maret dari pagi hari hingga siang. Defile,parade, pawai kebangsaan, dan budaya akan mulai berjalan dari Gedung DPRD menuju Titik 0 kilometer mulai pukul 08.00. Di Titik 0 kilometer akan disajikan sosiodrama berupa teatrikal Serangan Umum 1 Maret 1949 oleh Komunitas Djokjakarta 1945 dan Kodim 0734 Kota Yogyakarta. Pawai dan teatrikal akan melibatkan 3000 orang.  Panggung kehormatan berada di sisi utara-bara ttitik 0 kilometer.


Pengajuan Sebagai Hari Besar Nasional
Pada tanggal 31 Oktober 2018, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Hamengku Buwono X telah menandatangai surat kepada Bapak PresidenRI tentang Usulan Penetapan 1 Maret sebagai Hari Besar Nasional. Salah satupokok isi surat adalah bahwa tanggal 1 Maret diusulkan menjadi Hari Besar Nasional dengan nama Hari Penegakan Kedaulatan Negara. Usulan ini didukung dengan kajian sejarah Dinas Kebudayaan DIY yang melibatkan para ahli sejarah pada tahun 2018.


Sumber Dana
Semua acara yang diselenggarakan dibiayai oleh APBD Dana Keistimewaan melalui Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Tambahan

Bersama acara-acara tersebut di atas, beberapa komunitas masyarakat dan instansi pemerintah juga menyelenggarakan berbagai acara untuk memperingati Serangan Umum 1 Maret. Diantaranya, Upacara Peringatan, Pameran di Museum Benteng Vredeburg, Seminar, Ziarah ke makam Pahlawan, serta doa bersama. (VS)

 
° Berita terkait :  
Agenda Kegiatan Dinas Kebudayaan dan UPT Bulan Agustus 2019
Ekskavasi Arkeologi KWB Plered (Situs Masjid Kauman Plered Dan Situs Kedaton Sektor 3)
Kunjungan Juri Penghargaan Seniman dan Budayawan Kategori Cagar Budaya ke Candi Kimpulan UII
SELEKSI LAWATAN SEJARAH TINGKAT REGIONAL
“OHD” dalam 80 an Ampuh
JAMBORE KESEJARAHAN
TIRAKATAN SERANGAN UMUM 1 MARET 2019
Jelajah Budaya SMK Negeri 6 Yogyakarta di Museum Sejarah Purbakala Pleret dan Situs-Situs Bersejarah di Kecamatan Pleret
BERSIH BERSIH TETENGER (RANGKAIAN ACARA PERINGATAN SERANGAN UMUM 1 MARET 2019)
Festival Panji Saba Yogya
Polemik Tanggal dan Tempat Lahir Wage Rudolf Soepratman, Usik Upaya Pelurusan Sejarahnya
Night at The Museum: Tak Sekedar Jelajah Museum di Malam Hari
Magis...Alunan Gending Gamelan Pusaka di Masjid Gede Kauman
Kesamaan Historis Kraton Yogyakarta dan Kutai Kartanegara
Kalimat Sekaten Itu Asalnya Gimana Sih?
Sumbu Filosofis Gambarkan Perjalanan Hidup Manusia
Tuntunan dan Tontonan dari Kirab Siwur
REALTIME NEWS: Ribuan Masyarakat dan Abdi Dalem Lampah Budaya Mubeng Beteng
Asal Mula 2 Oktober Menjadi Hari Batik Nasional
Mubeng Beteng Melacak Jejak Geger Sepoy di Benteng Baluwarti
Perjalanan Sejarah Masjid Perak Kotagede Yogyakarta
Selokan Van Der Wijck Urat Nadi Kehidupan Manusia
Selokan Van Der Wijck Urat Nadi Kehidupan Manusia
Menapak Sejarah Penamaan Kampung dengan Bregada Kraton
Makna dan Sejarah Kemunculan Kolak di Bulan Ramadhan
 
Statistik
00221707
akses sejak 01 Januari 2012
Kontak :
copyright © 2012
Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Jl. Cendana 11 Yogyakarta, 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945