Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Cari : di :
www.tasteofjogja.org
 

Daftar Berita
Caping Gunung

Orang Jawa dan Sains

Sejarah panjang Panjalu: Keselarasan agung Panjalu-kulon dengan Panjalu-wetan

Sudah tidak disenandungkan masyarakat, Lela Ledung dilestarikan di desa/kampung musik

Pamor Nyangku di Situ Panjalu, Ciamis, Lebih dari Seribu Tahun

Dinas Kebudayaan DIY kaji upaya tumbuhkan rasa peduli dan perhatian masyarakat terhadap seni budaya

Manisnya Yogyakarta, Menggugah Para Seniman untuk Berkarya

Menekuni dan Menyebarkan Musik, Semangat Pengabdian Agus ’Patub’ kepada Negeri

Gambar/lukisan purba orang bermain layang-layang di Muna, bisa jadi karena peristiwa alami biasa

Macapat Massal 72 jam

Menyajikan data ke- 1-10 dari 420 data.
Halaman 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 »

Kategori Artikel
*Pendampingan Budaya di Desa (11)
*PERATURAN (13)
2013 : konggres pewayangan II (5)
Bangunan Cagar Budaya (33)
Basa Jawa (8)
Benda Cagar Budaya (9)
Budaya (119)
Busana Adat (2)
Desa Budaya (9)
Dolanan Anak (19)
Dongeng (0)
Drama (1)
Film (3)
Gamelan (6)
Karawitan (6)
Kawasan Cagar Budaya (20)
Kotagede (1)
kraton (22)
Lainya (73)
Lembaga Budaya (32)
Lembaga Pendidikan Budaya (8)
Makanan Tradisonal (2)
Museum (38)
Musik (12)
Organisasi Seni (10)
Pakualaman (5)
Properti Budaya (0)
sambutan (2)
Sejarah (21)
Seni (26)
Seni Pertunjukan (39)
Seni Rupa (2)
Situs (10)
Tari (30)
Tari Tradisional Kraton (23)
Tata Nilai Budaya (6)
Teater (2)
Tokoh Seniman Budayawan (108)
Upacara Adat (86)
Upacara Tradisi (21)
Wayang (17)
Perilaku Pergaulan Bebas, Ancam Kelestarian Nilai-nilai Budaya Bangsa
« Kembali

Tanggal berita : Kamis, 1 Maret 2018
Dibaca: 7057 kali

Dewasa ini, telah terjadi kecenderungan pergeseran nilai atau budaya pada masyarakat, terkait dengan perilaku yang mengarah pada hubungan intim pranikah atau pergaulan bebas. Bagi remaja usia sekolah, pelajar dan mahasiswa, melakukan pelukan, berpegang-pegangan, dan bersentuhan pada bagian-bagian tubuh yang peka (sensitif), dianggap sebagai sesuatu yang biasa, asal berdasarkan suka sama suka atau saling mencintai. Keadaan ini bisa tampak di tengah atau sudut-sudut keramaian, seperti di Yogyakarta.

Pandangan orang tua, guru, dosen, atau pun tokoh agama/masyarakat, tidak bergeser dari penilaian bahwa perilaku hubungan intim sebelum waktunya tidak boleh dilakukan, dan berdosa. Hal ini terungkap dari penelitian yang pernah dilakukan Dra. Nahiyah Jaidi Faraz, dari Pusat Studi Wanita Universitas Negeri Yogyakarta, terhadap anggapan (persepsi) masyarakat Yogyakarta mengenai merebaknya pornoaksi. Penelitian ini telah pula dibukukan dengan judul ”Pornoaksi, antara Norma dan Fakta”.

Masalah pornoaksi dan pornografi tidak boleh dipandang mudah atau sepele, karena telah terasa dampaknya terhadap kelestarian budaya (ketimuran), yang menjunjung nilai-nilai kepatutan dan kesopansantunan. Karena itu, pemerintah dan masyarakat berupaya bersama-sama untuk menemukan cara yang segera, tepat, dan dapat diterapkan untuk melindungi budaya bangsa, demi peradaban yang baik pada masa yang akan datang.(hen/ppsf)

 

 
° Berita terkait :  
Caping Gunung
Orang Jawa dan Sains
Sejarah panjang Panjalu: Keselarasan agung Panjalu-kulon dengan Panjalu-wetan
Dinas Kebudayaan DIY kaji upaya tumbuhkan rasa peduli dan perhatian masyarakat terhadap seni budaya
Manisnya Yogyakarta, Menggugah Para Seniman untuk Berkarya
Gambar/lukisan purba orang bermain layang-layang di Muna, bisa jadi karena peristiwa alami biasa
Pernah Dianggap Bakal Bubar, Wayang Kulit Masih Berkibar
Nonton Bareng, Warga Dirgantara Asri Peringati Sumpah Pemuda
Macam-macam Tingkah Polah Seniman, Biarkan Alam yang Mengurusnya
Daya Tarik Kebudayaan Nusantara Pikat Mancanegara
Menjaring Mutiara Berkilau yang Terpendam dari Ajang Lomba Pencarian Bakat
Negara Adikuasa Kebudayaan, Indonesia Tertantang Menjaga Rasa Hormat (Respek) terhadap Kekayaan Budaya
Ada Apa dengan ”Kowe” dan ”Kamu”?
Meneropong Rekam Jejak Kiprah Begawan Tari Bagong Kussudiardja dan Wisnu Wardhana
Kaghati Kalope: Terkenal di Kancah Mancanegara, Terancam Punah di Negeri Sendiri
BAF# 1 DIGELAR
Mitos, Wacana Lain dalam Pembuatan Film
Dulu Negara Jajahan, Fosil dan Artefak di Indonesia Leluasa Dijarah
Kisah Kipas sebagai Senjata Rahasia Wanita
Festival Panji Saba Yogya
Zaman Sekarang, Mana Kebanggaan Berbahasa Indonesia-mu?
Tan Jin Sing Menyingsing Lelap Candi Borobudur Setelah Berabad-abad
Nilai Suatu Artefak adalah Nilai Sejarahnya
Penemuan benda (yang diduga) kuno, rawan memicu sifat kemaruk, dan merusak nilai sejarahnya
4 Kabupaten dan 1 Kota berebut ke Teater Nasional
Beratnya Upaya Pemulihan Krisis Kepercayadirian Dalang Tradisional Pasca-reformasi
Menumbuhkan Naluri Swasensor dan Sedekah Digital dalam Konvergensi Media
Pengembangan dan Pemberdayaan Dalang Unggulan, Penerus Gaya Yogyakarta
Mandiri dan Profesional, Seniman Bisa Hidup Layak dan Bermanfaat
Kesenimanan dan Kiprah Budaya, Menggerakkan Masyarakat dan Lepas dari Politik
Diaspora Jawa 2017 Di Benteng Vredeburg Yogyakarta
Javanese Diaspora Event III Resmi Dibuka Siang ini
Ratusan Diaspora Jawa akan Berkumpul di Yogyakarta
Potong Tumpeng di Tengah-Tengah Kedung
TRADISI KULONPROGO Hari Ini, Ada Gebyar Seni Pareanom di Kedung Pedut
Disbud dan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Gelar Lomba Panahan Gaya Mataram
Night at The Museum: Tak Sekedar Jelajah Museum di Malam Hari
Sekaten Beda dengan Pasar Malam
Rasakan Sensasi Digulung Ombak di Sekaten Jogja
Perajin Batik Kulonprogo Perkuat Pasar Lokal untuk Jaga Produksi Tetap Stabil
Dinas Kebudayaan DIY Siap Realisasikan Pusat Dokumentasi Audio Visual
Tim Travel Heritage Dinas Kebudayaan DIY Tiba di Samarinda
Konten Utama Seni Religi di Sekaten
Hadirkan Nada Gamelan Melalui Piranti Musik Kekinian
Sumbu Filosofis Gambarkan Perjalanan Hidup Manusia
Makin Tersisih, Tampah Jadi Alternatif Medium Lukis
Modal Sosial, Kunci Seni Tradisional Bertahan
Pesta Pertunjukan Karya Pekerja Seni Muda
Pinasthika Creativestival XVII Award Kembali Hadir
Bakal Jadi Duta Santri, Slank Tampil 'Sarungan' di Maguwo
Pameran Seni Rupa Nandur Srawung 2016 Berdayakan Difabel
8 Kota Tanah Air Jadi Tempat Kolaborasi Seniman Indonesia-Inggris
20 Kontingen Ikut FBM 2016
Uji Kompetensi Murid SMKN 1 Kasihan
Perupa Indonesia Pameran di Vietnam
Batik-batik Langka Dipamerkan ke Publik
Festival Budaya Menoreh 2016 Berlangsung Meriah
Kirab Gunungan dan Grobak Sapi Meriahkan Merti Dusun Saren
Gunungan Pakaian Dalam Hingga Barang 'Klithikan' Sita Perhatian Warga
Decki Leos, Sosok di Balik Artwork Official Poster Kustomfest
Lestarikan Jasa Mbah Demang Cokrodikromo
Tolak Bala, Warga Kidulan Gelar Bersih Dusun
Seni Budaya Bisa Jadi Mesin Ekonomi
Kesenian Tari Hibur Peserta Funbike Gebyar Museum Pleret
Gelar Budaya Wiladeg, Lestarikan Kesenian Lokal
Gelar Budaya Wiladeg, Lestarikan Kesenian Lokal
'Selendang Sutra' Penyatu Mahasiswa
Anggaran dipangkas, Pelangi Budaya Selendang Sutera Jalan Terus
Ratusan Orang Ikut Ngalap Berkah Air Jamasan
Ritual Jamasan Kereta Kencana Keraton Yogyakarta, Sekali Setahun Tiap Jumat Kliwon
350 Seniman Ramaikan Centhini Gunung
Kreativitas Kukuhkan Yogya Kota Berbudaya
Siang Ini Malioboro Ditutup! Ada Apa?
Teater Waplo Juara Baca Puisi Remaja DIY
Karnaval Selendang Sutera #4 di Malioboro
Kemasan Pengaruhi Nilai Jual Batik Tulis
Batik Api Inovasi ala Lugiyantoro
Baron Skeber di Auditorium RRI Yogyakarta
6 Perupa Bali Unjuk Gigi di Jogja
Asal Mula 2 Oktober Menjadi Hari Batik Nasional
Unik, Show Batik di Bandara Adisutjipto
Kumpul Komunitas Dari Merapi Hingga Pantai Selatan
Boko Festival 2016, Hiburan Penuh Makna Bagi Warga Yogyakarta
Lestarikan Seni Tradisi Islami di Masyarakat
Festival Selokan Mataram Siap Digelar Sabtu Ini
Batal Buat Kejutan, Endank Soekamti Tak Jadi Konser di Tebing Breksi
Pameran FKY Jadi Kesempatan Siswa Belajar Karya Seni Rupa
Sastrawan Melayu Bakal Kumpul di Yogyakarta
Ikuti Lomba Napeni Gabah dan Nylumbat Kambil Cuma Disini
Gejog Lesung Lestarikan Seni Kerakyatan
Disbud DIY Bersama Matra Akan Gelar Festival Gejog Lesung Keistimewaan
FKY KULONPROGO, Pemkab Akui Masih Kurang Publikasi
Video Mapping, Kreativitas Anak Yogya Tiada Banding
Selama Tiga Hari JFW 2016 Bakal Pamerkan Batik di Yogyakarta
Jogja Fashion Week 2016 Resmi Dibuka Siang Ini
Inilah Rangkaian Agenda Jogja Fashion Week 2016 pada Hari Perdana
Tiup Terompet Bersama Ribuan Warga, Sri Sultan HB X Resmi Buka FKY ke-28
Fantastis, 1000 Orang Ramaikan Pawai FKY di Malioboro
Gubernur DIY Hadiri Pawai Jalanan Festival Kesenian Yogyakarta ke-28
Kenapa FKY Selalu Identik Dengan Bambu?
Tebing Breksi Dijadikan Lokasi Big Bang FKY - 28
Pemilihan Duta Museum DIY Kembali Digelar
 
Statistik
00220707
akses sejak 01 Januari 2012
Kontak :
copyright © 2012
Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Jl. Cendana 11 Yogyakarta, 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945