Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Cari : di :
www.tasteofjogja.org
 

Daftar Berita
Rehabilitasi Bangunan Pekapalan

Reog 4 Generasi " Kridha Beksa Lumaksana " Mangiran

Jogja International Heritage Festival Keris 2019

Rehabilitasi WBCB Aset Pura Pakualaman - Bioskop Permata

Rehabilitasi Warisan Budaya Cagar Budaya Aset Pura Pakualaman - Makam Girigondo

Rehabilitasi Joglo Kotagede

Aktivitas Jogja Istimewa Selasa Wagen, 27 Agustus 2019 (JISAW 2019)

Workshop dan Lomba Lukis Komik 2019

Pameran "Heritage" dalam rangka Muhibah Budaya di Ponorogo

PENTAS KETHOPRAK "Srengenge Kembar"

Menyajikan data ke- 1-10 dari 573 data.
Halaman 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 »

Kategori Artikel
*Pendampingan Budaya di Desa (11)
*PERATURAN (13)
2013 : konggres pewayangan II (5)
Bangunan Cagar Budaya (39)
Basa Jawa (8)
Benda Cagar Budaya (9)
Budaya (119)
Busana Adat (2)
Desa Budaya (9)
Dolanan Anak (19)
Dongeng (0)
Drama (1)
Film (3)
Gamelan (6)
Karawitan (6)
Kawasan Cagar Budaya (20)
Kotagede (1)
kraton (22)
Lainya (73)
Lembaga Budaya (32)
Lembaga Pendidikan Budaya (8)
Makanan Tradisonal (2)
Museum (38)
Musik (12)
Organisasi Seni (10)
Pakualaman (5)
Properti Budaya (0)
sambutan (2)
Sejarah (21)
Seni (26)
Seni Pertunjukan (39)
Seni Rupa (2)
Situs (11)
Tari (30)
Tari Tradisional Kraton (23)
Tata Nilai Budaya (6)
Teater (2)
Tokoh Seniman Budayawan (108)
Upacara Adat (86)
Upacara Tradisi (21)
Wayang (17)
« Kembali

Tanggal berita : Selasa, 5 Agustus 2014
Dibaca: 8359 kali

Meyer Michel menyerahkan wayang kepada Ki Seno Nugroho. (Foto: Frans Budi Sukarnanto)



YOGYA (KRjogja.com) - Pergelaran wayang kulit serial Baratayuda kembali dilaksanakan di Halaman SKH Kedaulatan Rakyat, Sabtu (02/08/2014) semalam. Dalam pentas tersebut mengangkat lakon 'Burisrawa dan Gatutkaca Gugur' yang dimainkan dalang Ki Seno Nugroho. Sejumlah tamu mancanegara terlihat menyaksikan wayang kulit ini, bahkan mereka berusaha menonton hingga akhir cerita atau sampai ngebyar.

Wayangan dalam rangkaian "Toegoe Jogja Festival' (TJF) 2014 putaran ke-5 ini, diselenggarakan kerja sama Pemkot Yogyakarta, SKH Kedaulatan Rakyat, Dinas Kebudayaan DIY dan Dini Media Pro.

Sebelum pentas berlangsung secara simbolis ditandai penyerahan tokoh wayang kulit Gatutkaca oleh Dirut PT BP KR dr Gun Nugroho Samawi kepada Meyer Michel dari Switzerland dan kemudian disertahkan kepada dalang Ki Seno Nugroho. Penyerahan wayang kulit disaksikan Bupati Bantul Hj Sri Surya Widati, Wakil Gubernur AAU Kolonel Wahyu, Hakim Pengadilan Pajak Jakarta Djangkung Sudjarwadi dan Ketua Panitia TJF 2014 H Taufik Ridwan.

Meyer Michel merasa senang mendapat kesempatan istimewa menyerahkan tokoh wayang kulit kepada dalang Ki Seno Nugroho. Sebab, saat berkunjung ke Yogyakarta dan pertama kali melihat pentas wayang kulit, ia memperoleh suasana yang membanggakan. "Saya sangat bangga dan terkesan berkunjung ke Yogya kebetulan bisa melihat wayang kulit di halaman KR," papar Meyer Michel, didampingi istrinya Rachel Meyer.

Dirut PT BP KR, dr Gun Nugroho Samawi menegaskan, wayangan yang menggelar cerita serial Baratayuda secara rutin sebulan sekali ini, dimaksudkan untuk ikut melestarikan dan mengembangkan wayang kulit sebagai bagian dari budaya Jawa. Selain itu, pentas ini dapat diharapkan bermanfaat bagi masyarakat sesuai motto KR Migunani Tumraping Liyan. "Prinsip, KR selalu konsisten nguri-uri dan mengembangkan budaya Jawa. Setelah lakon 'Burisrawa dan Gatutkaca Gugur' ini, wayangan bulan September akan menggelar cerita 'Karna Tanding' dan pungkasan Oktober 2014 mengangkat dua cerita 'Rubuhan sampai Jumenengan Parikesit'.

"Pelantikan Presiden RI mudah-mudahan 20 Oktober. Wayangan di halaman KR yang menggelar lakon Jumenengan Parikesit, semoga bisa memberi inspirasi dan bermanfaat untuk pengembangan budaya," harap dr Gun Nugroho.(Cil)




 
° Berita terkait :  
Agenda Budaya Bantul dan Kelurahan Budaya Yogyakarta Bulan Agustus 2019
Pengukuhan Pengurus Pepadi 2019-2024, Komitmen Majukan Seni Pedhalangan DIY
Pagelaran Wayang Kulit
Ki Seno Nugroho di Merti Dusun Gedongan Bangunjiwo
Wayang golek tampilan baru: Menggebrak, dan menghapus jejak tabu masa silam
Terbuat dari kertas bekas bungkus semen dan sterofoam, terobosan baru wayang golek
BAF# 1 DIGELAR
Festival Panji Saba Yogya
Gaya Pentas Wayang untuk Generasi Muda
Wajah Wayang Wong K-Pop (Komersial-Populer) Dulu
Gagal dengan Wayang Rumput yang Mrotholi, Marsono Temukan Wayang Sada yang Lentur
Lakon dan Bentuk Wayang Terus Tumbuh, Mungkin Tak Terbayangkan
Membumikan Wayang, Mengangkat Jagad Pewayangan pada Tataran yang Baru
Tantangan Pelik Garap Wayang Ringkes Dalang Cilik
Bagas Nur Satwika, Dalang Cilik Terbaik DIY 2017
Banyak Pesan Moral, Wayang Orang Sarana Pendidikan Karakter
Topeng Bentuk Ekspresi Kebudayaan Manusia
Dinas Kebudayaan DIY Adakan Festival Wayang Topeng
Ritual Jamasan Kereta Kencana Keraton Yogyakarta, Sekali Setahun Tiap Jumat Kliwon
Wayang Jogja Night Carnival Siap Digelar untuk Semarakkan HUT ke-260 Yogyakarta
Sultan: Wayang Potensial Memperkuat Keberadaan NKRI
Pengunjung mengamati berbagai bentuk wayang saat pameran Wayang For Humanity 2013 di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri UGM, Sleman, Rabu (21/8/2013). Pameran wayang dalam berbagai media seperti patung,kain,kulit beserta kongres pewayangan II
Pengunjung mengamati berbagai bentuk wayang saat pameran Wayang For Humanity 2013 di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri UGM, Sleman, Rabu (21/8/2013). Pameran wayang dalam berbagai media seperti patung,kain,kulit beserta kongres pewayangan II
WAYANG FOR HUMANITY 2013
Wayang, Diantarkan dengan Bahasa Belanda
 
Statistik
00221700
akses sejak 01 Januari 2012
Kontak :
copyright © 2012
Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Jl. Cendana 11 Yogyakarta, 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945