Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Cari : di :
www.tasteofjogja.org
 

Daftar Berita
Negara Adikuasa Kebudayaan, Indonesia Tertantang Menjaga Rasa Hormat (Respek) terhadap Kekayaan Budaya

Ada Apa dengan ”Kowe” dan ”Kamu”?

Berkesenian sebagai Sarana Olah Rasa dan Olah Kepekaan

Mau Dibawa ke Mana Peradaban Seni Daerah Istimewa Yogyakarta?

Salah Kaprah Pengenalan Musik, Hambat Tumbuh Kembang Ciri Khas Musik Daerah

Senandung Agus ’Patub’ BN di Balik Jingle Khas Radio di Yogyakarta

Desa Gilangharjo Merealisasikan Program Optimalisasi Sistem Informasi Desa

Menjinakkan Nada Setelah Jatuh Bangun Mengolah Kepekaan Bunyi

"Nyawiji " Persiapan Hari Jadi Desa Srigading 2018

Pendamping Desa Budaya Gilangharjo Berhasil Membuat Packaging Untuk Kerajinan Batik

Menyajikan data ke- 1-10 dari 403 data.
Halaman 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 »

Kategori Artikel
*Pendampingan Budaya di Desa (11)
*PERATURAN (13)
2013 : konggres pewayangan II (5)
Bangunan Cagar Budaya (33)
Basa Jawa (8)
Benda Cagar Budaya (9)
Budaya (119)
Busana Adat (2)
Desa Budaya (9)
Dolanan Anak (19)
Dongeng (0)
Drama (1)
Film (3)
Gamelan (6)
Karawitan (6)
Kawasan Cagar Budaya (20)
Kotagede (1)
kraton (22)
Lainya (73)
Lembaga Budaya (32)
Lembaga Pendidikan Budaya (8)
Makanan Tradisonal (2)
Museum (38)
Musik (12)
Organisasi Seni (10)
Pakualaman (5)
Properti Budaya (0)
sambutan (2)
Sejarah (21)
Seni (26)
Seni Pertunjukan (39)
Seni Rupa (2)
Situs (10)
Tari (30)
Tari Tradisional Kraton (23)
Tata Nilai Budaya (6)
Teater (2)
Tokoh Seniman Budayawan (108)
Upacara Adat (86)
Upacara Tradisi (21)
Wayang (17)
PAMERAN 'BERHARAP SATU POHON RINDANG' Rongsokan Disulap Lebih Bermakna
« Kembali

Tanggal berita : Rabu, 21 Mei 2014
Dibaca: 9453 kali

KRJOGJA.COM


ALAM senantiasa bekerja setiap detik dan selalu merespon setiap ada sebuah perubahan. Dan pohon adalah salah satu spesies yang cukup besar kontribusinya untuk keberlangsunggan kehidupan di muka bumi. Bisa dibayangkan bagaimana rasanya jika tidak ada  tanaman dan pepohonan, pohon adalah pelengkap kehidupan di muka bumi ini.

Pameran senirupa  dengan tema 'Berharap Satu Pohon Rindang' karya Ali Vespa dan Tri Suharyanto yang digelar di Viavia Cafe mulai Minggu (18/05/2014) mungkin terlalu sederhana untuk dipikirkan. Yaa, kenapa hanya satu pohon?

"Kami berfikir, jika setiap kepala berharap dan melakukan satu keinginan yang sama, menanam satu pohon rindang, pasti yang terjadi dunia ini akan terasa segar dengan oksigen yang sehat. Jadi, semoga pameran ini dapat berkontribusi untuk alam melalui karya-karya kami, sehingga dapat memberi inpirasi kesadaran akan lingkungan alam kita," terang Tri Suharyanto, saat pembukaan pameran.

"Dan karya seni yang kami usung di sini merupakan simpulan dari pembacaan penandaan itu, dimana suntingan atas realitas, dalam hal ini menohok pada nilai nilai kesadaran akan alam lingkungan dimana tempat mahkluk penghuninya tinggal. Alam senantiasa bekerja setiap detik dan selalu merespon setiap ada sebuah perubaahan pada alam tersebut," jelas Ali yanbg juga pemain harmonika grup musik Jack' C.

Pemerhati Pameran, Bayu Widodo mengatakan, pilihan media yang digunakan Ali dan Tri sangat menarik dari benda temuan yang mereka olah menjadi bidang bahkan menjadi karya itu sendiri. Dari piring, kayu hingga plat, potongan plat besi, nampan penyaji minuman dan makanan menjadi bukti kecil sikap mereka dengan mendaur ulang benda menjadi karya mereka. Benda temuan yang mungkin sudah tak terpakai lagi jika menumpuk hanya menjadi sampah, dibuang tak jelas kemana dan menjadi apa. Namun di tangan Ali dan Tri sampah itu berganti rupa, bahkan melukiskan sebuah harapan. Hal ini tepat kemudian jika dikaitkan dengan tajuk mereka, begitu banyak sampah dan terus bertambah sementara pohon sebagai penyangga kehidupan ditebangi terus.

Semangat bermain dan merakit yang tinggi menjadikan pameran yang penuh warna mereka berdua. Tidak melulu menggunakan material yang sudah ada dan banyak digunakan. Rongsokan disulap menjadi lebih bermakna. Ali dan Tri mengajarkan bahwa material bukan alasan untuk tidak bisa berkarya. Intinya, berkarya tidak tergantung dengan medium. Karena apapun bisa menjadi medium yang menarik jika dikemas sesuai gagasan yang ada dan akan lebih memperkaya kreatifitas.(*)

 
° Berita terkait :  
BAF# 1 DIGELAR
Festival Panji Saba Yogya
Pesona Dunia Bawah Laut dari Rajutan dan Crochet pada Pameran ArtJog 2018
Nyawiji ing Kluwung 2018
Omzet Miliaran Rupiah, Nilai Animator di Daerah Istimewa Yogyakarta Perlu Digenjot
Kaya Teknik dan Gagasan, Seni Grafis Perlu Lebih untuk Dekat Masyarakat
Plat Cetak Gambar Geometris Pentagonal Icositetrahedron ala Kevin van Braak
Residensi Seniman: Titian Karier dan Pembuktian Profesionalitas Pekerja Seni
Mewarnai Topeng: Bisa Kita, Bisa Mereka Juga
Fasilitasi Seniman Rupa, Disbud Gelontorkan Rp 2,9 M
Jadi Ajang Ngumpul Para Super Mama yang Super Sibuk
Mahasiswa Kriya UNY Gelar Pameran di Jogja National Museum
Kulonprogo Gelar Acara Batik on The Street
Batik Nitik Kian Diminati Pasar
Perajin Batik Kulonprogo Butuh Fasilitasi Pemasaran
Mau Digambar Karikatur? Hari Ini Jos di Stand KR Sekaten
Ada Apa di Anjungan Bantul? Coba Kita Cek
Belasan Gerobak Sapi Ini Dipoles oleh Seniman dengan Berbagai Tema
Perajin Batik Kulonprogo Perkuat Pasar Lokal untuk Jaga Produksi Tetap Stabil
Pameran Seni Rupa Nandur Srawung 2016 Berdayakan Difabel
Atraksi Budaya Pergantian Jaga Prajurit Pakualaman Memukau
8 Kota Tanah Air Jadi Tempat Kolaborasi Seniman Indonesia-Inggris
Perupa Indonesia Pameran di Vietnam
Decki Leos, Sosok di Balik Artwork Official Poster Kustomfest
Kemasan Pengaruhi Nilai Jual Batik Tulis
30 Karya Siap Dipamerkan di Kyoto
REALTIME NEWS : Pameran Perupa Muda 2016 Tampilkan Karya dari 45 Seniman
60 Perupa "Unjuk Gigi" di Paperu 2016 di TBY
Pameran Seni Rupa 'Tanda Mata XI', Bagian Perjalanan Bagi Para Seniman Yogyakarta
Paperu : Membaca Tanda-tanda Masa Depan
UNDAGI, Pameran Kriya yang Tampilkan Ratusan Karya
Pameran UNIFORM, Siap Dibuka Nanti Malam
Rahman Muchamad Gelar Pameran Tunggal "Operasi"
Kado Cucu Sultan, Perupa dan Tukang Becak Melukis
 
Statistik
00220560
akses sejak 01 Januari 2012
Kontak :
copyright © 2012
Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Jl. Cendana 11 Yogyakarta, 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945