Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Cari : di :
www.tasteofjogja.org
 

Daftar Berita
Pemagaran Situs Warungboto

Rehabilitasi Bangunan Cagar Budaya MAN 2 Yogyakarta

Festival Kebudayaan Yogyakarta 'Pasar Rakyat Kelurahan Terban'

Festival Upacara Adat Kabupaten Bantul

Tampil pertama kali pada gelar seni desa budaya di bandara, Semanu percaya diri

Euforia Penetapan Warisan Budaya Dunia...Yogyakarta, the next world Heritage ? (Sekilas catatan dari Sidang UNESCO untuk Penetapan Warisan Dunia, di Baku, Azerbaijan, 3 - 7 Juli 2019)

e-GILANG Karya Emas Putra Gilangharjo

Pelatihan Tata Nilai Budaya Yogyakarta Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY

Meniup pesan (ngeling-eling) akan napas kehidupan dari suling bambu

Menyajikan data ke- 1-10 dari 538 data.
Halaman 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 »

Kategori Artikel
*Pendampingan Budaya di Desa (11)
*PERATURAN (13)
2013 : konggres pewayangan II (5)
Bangunan Cagar Budaya (33)
Basa Jawa (8)
Benda Cagar Budaya (9)
Budaya (119)
Busana Adat (2)
Desa Budaya (9)
Dolanan Anak (19)
Dongeng (0)
Drama (1)
Film (3)
Gamelan (6)
Karawitan (6)
Kawasan Cagar Budaya (20)
Kotagede (1)
kraton (22)
Lainya (73)
Lembaga Budaya (32)
Lembaga Pendidikan Budaya (8)
Makanan Tradisonal (2)
Museum (38)
Musik (12)
Organisasi Seni (10)
Pakualaman (5)
Properti Budaya (0)
sambutan (2)
Sejarah (21)
Seni (26)
Seni Pertunjukan (39)
Seni Rupa (2)
Situs (11)
Tari (30)
Tari Tradisional Kraton (23)
Tata Nilai Budaya (6)
Teater (2)
Tokoh Seniman Budayawan (108)
Upacara Adat (86)
Upacara Tradisi (21)
Wayang (17)
Sebelum Gunungan Dikirab, Ada Prosesi Penting yang Tak Boleh Dilewatkan
« Kembali

Tanggal berita : Jumat, 9 Desember 2016
Dibaca: 14776 kali

Yogyakarta, www.gudeg.net - Prosesi Grebeg yang akan berlangsung pada (12/12) jam 08.00 WIB akan didahului oleh proses Tumplak Wajik sebagai ritual awal dalam membuat Gunungan Sekaten yang sedianya dilaksanakan sore ini (09/12) di Kagungan Dalem Magangan kompleks Kraton.

Menurut Staf Tepas Keprajuritan Kraton Ngayogyakarta Hadinigrat, prosesi ini diawali dengan penyerahan ubo rampe dari Sultan HB X kepada Pengageng II Widyo Budoyo kemudian didoakan oleh Ponco Kaji atau kaum. Setelah didoakan, wajik yang sudah ada kemudian ditumplak atau ditumpahkan untuk dibuat rangka gunungan wadon.

Selama prosesi tumplak wajik, gejok lesung menggema mengiringi aktivitas itu hingga selesai. Biasanya gejog lesung ini dibunyikan oleh abdi dalem keparak. Sebelum wajik ditumpahkan ke dalam tempat pembuatkan rangka gunungan, para ponco kaji mendoakan keselamatan Sultan dengan Luhuring Asma Dalem dan Wilusuf Asma Dalem. Doa berpusat kepada Sultan HB X sebagai raja dan memohan keselamatan bagi masyakat yang tinggal di DIY. 

Secara umum, hiasan gunungan wadon berasal dari bahan dasar ketan. Setelah prosesi usai, warga akan mengoleskan Dlingo Bengle atau empon-empon yang warnanya kuning dibagian leher mereka sebagai simbol penolak bala. 

Dalam peringatan Grebeg tiap tahunnya, Kraton Yogyakarta biasanya akan membuat enam macam gunungan yakni, Gunungan Bromo, Gunungan Lanang, dua buah Gunungan Wadon, Gunungan Gepak, Gunungan Dharat, dan Gunungan Pawuhan. Semuanya akan dikirab pada upacara grebeg Maulud.

 
° Berita terkait :  
Kegiatan Sosialisasi Revitalisasi Pojok Beteng Lor Wetan Kraton di Kecamatan Gondomanan
Pembukaan Pawiyatan Pamong
Apresiasi Seni Klasik di Panggung Kesenian PMPS
Gamelan Sekaten Ini Bakal Silence Pada Malam Jumat, Kenapa?
Gamelan Kanjeng Kyai Nagawilaga dan Kanjeng Kyai Guntur Madu Ditabuh di Bangsal Ponconiti
Udhik-udhik Sebagai Wujud Kepedulian Raja Mensejahterakan Rakyatnya
Miyos Gongso Sekaten, GKR Mangkubumi Sebar 'Udhik-Udhik'
Kesamaan Historis Kraton Yogyakarta dan Kutai Kartanegara
REALTIME NEWS: Ribuan Masyarakat dan Abdi Dalem Lampah Budaya Mubeng Beteng
TBY Gelar Rekonstruksi Tari Klasik Kraton Yogyakarta
Belasan Gerobak Sapi Ini Dipoles oleh Seniman dengan Berbagai Tema
Mengenang dan Menghormati S Teddy D
Cabeyan Merti Dusun
Sampaikan Pesan Persatuan Melalui Upacara
Kirab Bregada Warnai HUT ke-70 Desa Pakembinangun
Magis...Alunan Gending Gamelan Pusaka di Masjid Gede Kauman
Sekaten Beda dengan Pasar Malam
Di Sekaten Unsur Religi Harus Diprioritaskan
Mau Digambar Karikatur? Hari Ini Jos di Stand KR Sekaten
1000 Apem dan Lemper Diarak Keliling Tugu
Atraksi Budaya Pergantian Jaga Prajurit Pakualaman Memukau
Festival Budaya Menoreh 2016 Berlangsung Meriah
Kirab Gunungan dan Grobak Sapi Meriahkan Merti Dusun Saren
Gunungan Pakaian Dalam Hingga Barang 'Klithikan' Sita Perhatian Warga
Tolak Bala, Warga Kidulan Gelar Bersih Dusun
Lestarikan Jasa Mbah Demang Cokrodikromo
Gelar Budaya Wiladeg, Lestarikan Kesenian Lokal
Anggaran dipangkas, Pelangi Budaya Selendang Sutera Jalan Terus
Tradisi Sarat Makna Spiritual yang Masih Terjaga
Ratusan Orang Ikut Ngalap Berkah Air Jamasan
Ritual Jamasan Kereta Kencana Keraton Yogyakarta, Sekali Setahun Tiap Jumat Kliwon
350 Seniman Ramaikan Centhini Gunung
Kreativitas Kukuhkan Yogya Kota Berbudaya
Tuntunan dan Tontonan dari Kirab Siwur
Memaknai 'Siwur' Bagi Masyarakat Jawa
Lestarikan Seni Tradisi Islami di Masyarakat
 
Statistik
00221463
akses sejak 01 Januari 2012
Kontak :
copyright © 2012
Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Jl. Cendana 11 Yogyakarta, 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945