Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Cari : di :
www.tasteofjogja.org
 

Daftar Berita
Nyawiji Budaya Sebagai Sarana Apresiasi Budaya

"Wargo Budoyo" menjaga eksistensi kesenian tradisional

3G di Bebekan Mempesona dengan Aktivitas Berkesian

KAMUS (KAMIS MUSEUM) : "Pasren" Salah satu masterpiece koleksi Museum Sonobudoyo

Pengukuhan Pengurus Pepadi 2019-2024, Komitmen Majukan Seni Pedhalangan DIY

Kontingen Kabupaten Bantul Raih Penghargaan Festival Karawitan Putri 2019

Safari Duta Museum di aula TK Lempuyangwangi

Safari Duta Museum ke sekolah di SMK N 1 Depok

#GEGARA MENARI Museum Ullen Sentalu - Dalam rangka memperingati Hari Tari Dunia

SEPEKAN DEWANTARA 2019 - Museum Dewantara Kirti Griya

Menyajikan data ke- 1-10 dari 510 data.
Halaman 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 »

Kategori Artikel
*Pendampingan Budaya di Desa (11)
*PERATURAN (13)
2013 : konggres pewayangan II (5)
Bangunan Cagar Budaya (33)
Basa Jawa (8)
Benda Cagar Budaya (9)
Budaya (119)
Busana Adat (2)
Desa Budaya (9)
Dolanan Anak (19)
Dongeng (0)
Drama (1)
Film (3)
Gamelan (6)
Karawitan (6)
Kawasan Cagar Budaya (20)
Kotagede (1)
kraton (22)
Lainya (73)
Lembaga Budaya (32)
Lembaga Pendidikan Budaya (8)
Makanan Tradisonal (2)
Museum (38)
Musik (12)
Organisasi Seni (10)
Pakualaman (5)
Properti Budaya (0)
sambutan (2)
Sejarah (21)
Seni (26)
Seni Pertunjukan (39)
Seni Rupa (2)
Situs (10)
Tari (30)
Tari Tradisional Kraton (23)
Tata Nilai Budaya (6)
Teater (2)
Tokoh Seniman Budayawan (108)
Upacara Adat (86)
Upacara Tradisi (21)
Wayang (17)
Belasan Gerobak Sapi Ini Dipoles oleh Seniman dengan Berbagai Tema
« Kembali

Tanggal berita : Senin, 28 November 2016
Dibaca: 38728 kali

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Belasan gerobak sapi aneka warna tampak berjejer di lapangan PT Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan, Sleman, Minggu (27/11/2016).

Tak melulu berbentuk persegi, bodi gerobak peserta acara Road to Festival Gerobak Sapi 2017 itu tampak lebih berlekuk dan berwarna.

Ada tema-tema tertentu yang diusung tiap gerobak melalui konsep bentuk dinding gerobak maupun permainan warna.

Di antaranya tema Garudha Yaksa atau Burung Garuda, barong, ataupun sekadar menampilkan pesan pepatah Jawa.

Gerobak-gerobak tersebut merupakan hasil sentuhan sejumlah seniman Yogyakarta. Mereka menorehkan kreativitas dan imajinasinya ke konstruksi gerobak tersebut.

Menyesuaikan tema yang diinginkan, gerobak dimodifikasi secara detail dan berbeda dari gerobak sapi konvensional yang tampilan visualnya hanya berupa paduan garis warna tertentu dan cenderung minim motif.

Pada gerobak garuda yaksa, misalnya, bagian gribig (dinding samping penutup gerobak) dan troso (dinding menggantung) dibuat pola visual menyerupai wujud burung tersebut dengan aksen grafis pewayangan serta batik.

Demikian pula di bagian tracuk dan manukan (ornamen berbentuk seperti bajak kayu) yang dibikin lebih dinamis.

"Awalnya kami ingin bikin konsep jatayu (burung dalam pewayangan). Namun, supaya terlihat lebih kontras dengan sapinya, kami akhirnya memilih tema garuda yaksa," kata Harman Art, satu di antara seniman tersebut.


Keterlibatan para seniman dengan gerobak sapi ini tak lepas dari tantangan yang diberikan Sultan Hamengku Buwono X saat menghadiri Festival Gerobak Sapi 2016 di Bantul, beberapa bulan silam.

Saat itu, Sultan menantang seniman agar turut andil memberikan kreativitasnya dalam tamplan gerobak yang lebih variatif dan stylist.

Para penggiat seni dari berbagai sanggar dan komunitas di Yogyakarta pun merespon tantangan itu dan menghadirkan karyanya dalam ajang Road to Festival Gerobak Sapi 2017 tersebut sebagai ajang ujicoba sebelum festival sesungguhnya berlangsung Juli 2017 nanti.

Harman bersama 10 orang temannya dari Sanggar Sejati (Seniman Jogja Timur) menghabiskan waktu tiga minggu untuk menyelesaikan modifikasi gerobak sapi.

Tak banyak kendala ditemuinya selama proses menuangkan teknik lukis di gerobak sapi ini.

Pihaknya pun bangga bisa turut berpartisipasi aktif dalam upaya pelestarian gerobak sapi sebagai bagian dari unsur budaya masyarakat Yogyakarta serta penunjang pariwisata.

"Kami ingin gerobak sapi lebih eksis di Yogyakarta dan indonesia dengan tampilan lebih variatif. Kalau bentuk umumnya kan cenderung monoton. Untuk festivalnya nanti, kami berencana membuat konsep lebih menyeluruh. Modifikasinya akan sampai menyentuh bagian tracuk-nya juga," kata Harman. (*)

 
° Berita terkait :  
2049 opo 2019 ?
“OHD” dalam 80 an Ampuh
"SESAJI NAGARI" ALA KUAETNIKA
KUNJUNGAN KOMUNITAS SENI
Festival Karawitan Putri Kab. Kulonprogo
TURI SEBAGAI TEMPAT AJANG FERSTIVAL KETHOPRAK TINGKAT KABUPATEN SLEMAN 2018
Gelar Persembahan Tari ke 4, Mila Ajak Seniman Ini
Pasar Keroncong Kotagede Kembali Digelar di Jogja
Berikut Para Pengisi Pasar Keroncong Kotagede 2016
Pesta Boneka #5 'Home' Digelar 2-4 Desember
Ada Apa di Anjungan Bantul? Coba Kita Cek
Sastrawan dan Budayawan Asia Tenggara Kumpul di Omah Kecebong, Apa yang Dilakukan?
Uji Kompetensi Murid SMKN 1 Kasihan
Komunitas Sanggar Bambu Gelar Pameran Bertajuk Sketsa Merah Putih
Warna-warni Seni di DIY
Sebelum Gunungan Dikirab, Ada Prosesi Penting yang Tak Boleh Dilewatkan
Gamelan Sekaten Ini Bakal Silence Pada Malam Jumat, Kenapa?
Miyos Gongso Sekaten, GKR Mangkubumi Sebar 'Udhik-Udhik'
Mengenang dan Menghormati S Teddy D
Gelar Seni Budaya Yogyakarta 2019 Dalam Rangka Memperingati Hadeging Nagari Ngayogyakarta ke 272
PENANGSANG DALAM BAYANGAN
Berkesenian sebagai Sarana Olah Rasa dan Olah Kepekaan
Mau Dibawa ke Mana Peradaban Seni Daerah Istimewa Yogyakarta?
FKY Ke-30, 2018: Memacu Unjuk Kerja Seniman dan Tersenyum Mengikuti Perkembangan Zaman
BAF# 1 DIGELAR
Pelaksanaan FKY Perlu Dekat dengan Media Massa, dan Tidak Berkonotasi Politik
Festival Panji Saba Yogya
4 Kabupaten dan 1 Kota berebut ke Teater Nasional
Cabeyan Merti Dusun
Gaya Pentas Wayang untuk Generasi Muda
GENDERANG JOGJA MUSIK SESSION UNTUK GENERASI MUDA
Puisi Seketika Di Museum "Pengasong Kata Bersafari Dalam Kota #1"
Nyawiji ing Kluwung 2018
Memahami Seni Tradisi, Seni Kontemporer, dan Seni Populer
Kekuatan Perempuan Tanpa Kehilangan Kecantikan
Banyak Pesan Moral, Wayang Orang Sarana Pendidikan Karakter
Topeng Bentuk Ekspresi Kebudayaan Manusia
Batik Ayu Arimbi Desa Pandowoharjo Merambah Hingga Luar Negeri
Apresiasi Seni Klasik di Panggung Kesenian PMPS
Gamelan Kanjeng Kyai Nagawilaga dan Kanjeng Kyai Guntur Madu Ditabuh di Bangsal Ponconiti
Festival Jathilan Warnai HUT ke-70 Desa Condongcatur
Khayalan Oppie Andaresta di Panggung Pasar Keroncong Kotagede Yogyakarta
Condong Art Festival Explore Potensi Desa Condongcatur
Perajin Batik Kulonprogo Butuh Fasilitasi Pemasaran
Mau Digambar Karikatur? Hari Ini Jos di Stand KR Sekaten
Perajin Batik Kulonprogo Perkuat Pasar Lokal untuk Jaga Produksi Tetap Stabil
Sumbu Filosofis Gambarkan Perjalanan Hidup Manusia
Pesta Pertunjukan Karya Pekerja Seni Muda
Bakal Jadi Duta Santri, Slank Tampil 'Sarungan' di Maguwo
Pameran Seni Rupa Nandur Srawung 2016 Berdayakan Difabel
8 Kota Tanah Air Jadi Tempat Kolaborasi Seniman Indonesia-Inggris
Decki Leos, Sosok di Balik Artwork Official Poster Kustomfest
Improvisasi Akting Tingkatkan Kemampuan Pemain Teater
Sastrawan Melayu Bakal Kumpul di Yogyakarta
Kontingen DIY Pamitan Berlaga di FLSSN 2016
Paperu : Membaca Tanda-tanda Masa Depan
Pameran Seni Rupa 'Tanda Mata XI', Bagian Perjalanan Bagi Para Seniman Yogyakarta
Puluhan Karya dari 12 Provinsi Dipamerkan di Jogja
Kemendikbud Bersama Seniman Kriya Siap Gelar Pameran Kriya di Yogyakarta
Festival Budaya Kontemporer Tatto Istimewa Siap Digelar Akhir Pekan Ini
Berkabung untuk Indonesia lewat Kesenian
PARADE KARYA CIPTA LAGU DAERAH SE-DIY
Berdayakan Desa Budaya Lestarikan Kethoprak
Pengenalan Potensi, Pertahankan Etika dan Estetika
Kethoprak Diiringi Kearifan Lokal Desa Budaya
Tanam Pohon Aren Tandai Bedog Arts Festival
Pembukaan FKY 26
Wayang, Diantarkan dengan Bahasa Belanda
TBY Gelar Rekonstruksi Tari Klasik Kraton Yogyakarta
PENTAS TEATER 'GUNDALA GAWAT'
TOT Moekti Seni Rupa 2019
Pesona Dunia Bawah Laut dari Rajutan dan Crochet pada Pameran ArtJog 2018
Omzet Miliaran Rupiah, Nilai Animator di Daerah Istimewa Yogyakarta Perlu Digenjot
Kaya Teknik dan Gagasan, Seni Grafis Perlu Lebih untuk Dekat Masyarakat
Plat Cetak Gambar Geometris Pentagonal Icositetrahedron ala Kevin van Braak
Residensi Seniman: Titian Karier dan Pembuktian Profesionalitas Pekerja Seni
Mewarnai Topeng: Bisa Kita, Bisa Mereka Juga
Fasilitasi Seniman Rupa, Disbud Gelontorkan Rp 2,9 M
Jadi Ajang Ngumpul Para Super Mama yang Super Sibuk
Mahasiswa Kriya UNY Gelar Pameran di Jogja National Museum
Kulonprogo Gelar Acara Batik on The Street
Batik Nitik Kian Diminati Pasar
Atraksi Budaya Pergantian Jaga Prajurit Pakualaman Memukau
Perupa Indonesia Pameran di Vietnam
Kemasan Pengaruhi Nilai Jual Batik Tulis
30 Karya Siap Dipamerkan di Kyoto
REALTIME NEWS : Pameran Perupa Muda 2016 Tampilkan Karya dari 45 Seniman
60 Perupa "Unjuk Gigi" di Paperu 2016 di TBY
UNDAGI, Pameran Kriya yang Tampilkan Ratusan Karya
Pameran UNIFORM, Siap Dibuka Nanti Malam
Rahman Muchamad Gelar Pameran Tunggal "Operasi"
PAMERAN 'BERHARAP SATU POHON RINDANG' Rongsokan Disulap Lebih Bermakna
Kado Cucu Sultan, Perupa dan Tukang Becak Melukis
 
Statistik
00221219
akses sejak 01 Januari 2012
Kontak :
copyright © 2012
Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Jl. Cendana 11 Yogyakarta, 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945