Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Cari : di :
www.tasteofjogja.org
 

Daftar Berita
Workshop dan Lomba Lukis Komik 2019

Pameran "Heritage" dalam rangka Muhibah Budaya

PENTAS KETHOPRAK "Srengenge Kembar"

Ngibing bareng, pentas desa budaya Semin, Gunungkidul, memesona turis mancanegara

30 Karya Budaya DIY ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2019.

Yogyakarta-Victoria Friendship Symphony Orchestra Collaboration Concert

Sarasehan Pelestarian Warisan Budaya bagi Penerima Penghargaan Pelestari Warisan Budaya

Pentas seni desa budaya di bandara, unjuk kemampuan dan bukti memajukan desa budaya

Agenda Kegiatan Dinas Kebudayaan dan UPT Bulan Agustus 2019

Ekskavasi Arkeologi di "Butulan" Jalan Nagan Kulon

Menyajikan data ke- 1-10 dari 566 data.
Halaman 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 »

Kategori Artikel
*Pendampingan Budaya di Desa (11)
*PERATURAN (13)
2013 : konggres pewayangan II (5)
Bangunan Cagar Budaya (34)
Basa Jawa (8)
Benda Cagar Budaya (9)
Budaya (119)
Busana Adat (2)
Desa Budaya (9)
Dolanan Anak (19)
Dongeng (0)
Drama (1)
Film (3)
Gamelan (6)
Karawitan (6)
Kawasan Cagar Budaya (20)
Kotagede (1)
kraton (22)
Lainya (73)
Lembaga Budaya (32)
Lembaga Pendidikan Budaya (8)
Makanan Tradisonal (2)
Museum (38)
Musik (12)
Organisasi Seni (10)
Pakualaman (5)
Properti Budaya (0)
sambutan (2)
Sejarah (21)
Seni (26)
Seni Pertunjukan (39)
Seni Rupa (2)
Situs (11)
Tari (30)
Tari Tradisional Kraton (23)
Tata Nilai Budaya (6)
Teater (2)
Tokoh Seniman Budayawan (108)
Upacara Adat (86)
Upacara Tradisi (21)
Wayang (17)
Kesamaan Historis Kraton Yogyakarta dan Kutai Kartanegara
« Kembali

Tanggal berita : Kamis, 24 November 2016
Dibaca: 20055 kali

TENGGARONG (KRjogja.com) - Kendati tidak lagi memiliki kraton secara de facto, namun Sultan Kutai Kartanegara masih berhak menduduki kerajaannya yang kini sudah difungsikan sebagai museum. Misalnya saja saat Festival Erau yang menjadi warisan ada Kasultanan, Sultan masih melaksanakannya sebagai tradisi yang dimiliki Kraton Kutai Kartanegara.

"Memang DIY dan Kutai Kartanegara sama-sama memiliki warisan budaya berupa Kraton. Kegiatan ini juga sebagai tindak lanjut penjajagan kerjasama bidang budaya antara DIY dan Tenggarong," tutur Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kutai Kartanegara Dra Sri Wahyuni MPP dalam Sarasehan Heritage Pelestarian Cagar Budaya Peninggalan Kraton untuk Masyarakat di Mulawarman Ballroom Grand Elty Singgasana Kutai Kertanegara, Kamis (24/11/2016). Kegiatan ini merupakan rangkaian Travel Heritage Dinas Kebudayaan DIY di beberapa daerah di Kalimantan Timur, 22-25 November 2016.

Tradisi kraton Kutai Kartanegara juga terus diupayakan untuk tumbuh berkembang di masyarakat sehingga nilai luhurnya bisa diaplikasi, misalnya dalam tradisi makan bersama duduk bersila hingga kewajiban memakai pakaian khas Kaltim saat hari Kamis melalui keluarnya peraturan bupati.

"Harapannya sebagai penanda dan pembeda sebagai identitas pembentuk karakter masyarakat," lanjutnya.

Terpisah narasumber lain Sekretaris Kedaton Kutai Kartanegara Dr HAPM Haryanto Bachroel menegaskan kraton sebagai benteng terakhir pertahanan kebudayaan. Ada banyak kesamaan antara DIY dan Kutai Kartanegara yang ke depan bisa dikerjasamakan.

"Memang saat ini Sultan sudah menyerahkan kedaulatan pada Republik Indonesia. Tapi sejarah tidak bisa menghapus bahwa Kutai memiliki raja dan pemerintahan pertama di Nusantara saat masih kerajaan Hindu," ucap salah satu pangeran Kutai Kartanegara ini.

Namun dalam perjalanannya banyak situs sejarah di Tenggarong yang rusak saat masa kolonial hingga awal perjuangan kemerdekaan. Namun begitu pemerintah daerah didukung keluarga kraton terus berupaya mempertahankan warisan budaya tersebut.

Sedang Sekretaris Kawedanan Hageng Panitrapura Kraton Yogyakarta Drs KRT H Gondohadiningrat menjelaskan perihal pengelolaan Kraton Yogyakarta dalam segala aspek dan bidang yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Kepala Bidang Pelestarian Warisan Budaya dan Nilai Budaya Dinas Kebudayaan DIY Dian Lakshmi Pratiwi menjelaskan kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi mengembangkan, melestarikan cagar budaya. Apalagi DIY dan Kutai Kartanegara memiliki kesamaan karakter kraton sebagai pusat budaya sekaligus penanda identitas dan bentuk jati diri bangsa.

"Kraton tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat untuk masyarakat pendukungnya, tapi juga masyarakat di luar sebagai sumbangsih nilai pada jati diri masyarakat," tukasnya. (R-7)

 
° Berita terkait :  
PENTAS KETHOPRAK "Srengenge Kembar"
30 Karya Budaya DIY ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2019.
Agenda Kegiatan Dinas Kebudayaan dan UPT Bulan Agustus 2019
Agenda Budaya Bantul dan Kelurahan Budaya Yogyakarta Bulan Agustus 2019
Agenda Selasa Wagen, Jogja Istimewa di kawasan pedestiran Malioboro
Deklarasi "Indonesia UFO Network" dalam International SETI Conference #04 2019
Lomba Cerdas Cermat Kebudayaan dan Permuseuman tingkat SMP (LCCKM) 2019
Pemberian Santunan/Bebungah Kepada Warga Yang Terdampak Rekonstruksi dan Revitalisasi Pojok Beteng Lor Wetan Kraton Yogyakarta Di Kelurahan Panembahan
Kegiatan Sosialisasi Revitalisasi Pojok Beteng Lor Wetan Kraton di Kelurahan Panembahan
Bersatu Dalam Rencana Aksi Pemeliharaan dan Pengembangan Warisan Budaya Takbenda Keris
Gelar Seni Budaya Yogyakarta 2019 Dalam Rangka Memperingati Hadeging Nagari Ngayogyakarta ke 272
PENANGSANG DALAM BAYANGAN
"SESAJI NAGARI" ALA KUAETNIKA
Pengukuhan Dewan Pengurus Barahmus DIY masa bakti 2018-2023
Aksi Pemajuan Kebudayaan DIY, 40 Usulan Karya Budaya DIY Maju Proses Penetapan Warisan Budaya Indonesia 2019
BAF# 1 DIGELAR
Festival Panji Saba Yogya
Festival Karawitan Putri Kab. Kulonprogo
4 Kabupaten dan 1 Kota berebut ke Teater Nasional
TURI SEBAGAI TEMPAT AJANG FERSTIVAL KETHOPRAK TINGKAT KABUPATEN SLEMAN 2018
Beda Gaya Surakarta dengan Yogyakarta, Bukan Bahan Olok-olok
Kearifan Jawa dalam Tedhak Sungging, agar Orang Jawa Tidak Kehilangan Jawa-nya
Cabeyan Merti Dusun
GENDERANG JOGJA MUSIK SESSION UNTUK GENERASI MUDA
Puisi Seketika Di Museum "Pengasong Kata Bersafari Dalam Kota #1"
Pendalaman Materi dalam Rangka Pengingkatan Kapasitas Pemandu Museum Gunungapi Merapi
Ngopi Di Museum
Permainan Masangin: Kalah atau Menang, Sama-sama Senang
Perlakuan Masyarakat Setouchi terhadap Ruang Publik, Bagaimana di Yogyakarta?
Rumah Budaya Winong dan Sumber Daya Budaya di Kotagede
Gelar Budaya Kearifan Lokal di Sumberan Sleman
PBTY Tonjolkan Warna Warni Budaya Nusantara
'Open Call Application' ART|JOG|10 – 2017
Kalender Wisata di Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Sepanjang Tahun 2017
Sampaikan Pesan Persatuan Melalui Upacara
Batik Ayu Arimbi Desa Pandowoharjo Merambah Hingga Luar Negeri
Kirab Bregada Warnai HUT ke-70 Desa Pakembinangun
Kulonprogo Gelar Acara Batik on The Street
Gamelan Sekaten Ini Bakal Silence Pada Malam Jumat, Kenapa?
Magis...Alunan Gending Gamelan Pusaka di Masjid Gede Kauman
Gamelan Kanjeng Kyai Nagawilaga dan Kanjeng Kyai Guntur Madu Ditabuh di Bangsal Ponconiti
Udhik-udhik Sebagai Wujud Kepedulian Raja Mensejahterakan Rakyatnya
Miyos Gongso Sekaten, GKR Mangkubumi Sebar 'Udhik-Udhik'
Festival Jathilan Warnai HUT ke-70 Desa Condongcatur
1000 Apem dan Lemper Diarak Keliling Tugu
Dinas Kebudayaan DIY Siap Realisasikan Pusat Dokumentasi Audio Visual
Kalimat Sekaten Itu Asalnya Gimana Sih?
Festival Budaya Menoreh 2016 Berlangsung Meriah
Wanita Timika Jajal Budaya Yogya di Omah Kecebong
Tradisi Sarat Makna Spiritual yang Masih Terjaga
Anggaran dipangkas, Pelangi Budaya Selendang Sutera Jalan Terus
Wayang Jogja Night Carnival Siap Digelar untuk Semarakkan HUT ke-260 Yogyakarta
Mubeng Beteng, Sarana Introspeksi Orang Jawa
Antusiasme Masyarakat Pada Seni dan Budaya Tinggi
Festival Pelangi Budaya Bumi Merapi Kembali Digelar Di Yogyakarta
25-26 September, Ada International Street Performance di Jalan Marga Utama
Gejog Lesung Lestarikan Seni Kerakyatan
Disbud DIY Bersama Matra Akan Gelar Festival Gejog Lesung Keistimewaan
Melanesia: Mengenal Masyarakat Indonesia Timur Melalui Budaya
Gelar Budaya Yogyakarta Sajikan Sendratari dan Wayang Wong
Gelar Budaya Jogja Sebagai Wadah Perenungan Eksistensi Kebudayaan
4 Tari Klasik Tampil di Gelar Budaya Jogja 2016
Perjalanan Sejarah Masjid Perak Kotagede Yogyakarta
Mengunyah Sejarah Ketupat
Desa Sembungan Rintisan Desa Wisata Batik di Kulon Progo
Menapak Sejarah Penamaan Kampung dengan Bregada Kraton
Makna dan Sejarah Kemunculan Kolak di Bulan Ramadhan
Satu-satunya Rumah Joglo di Eropa Berdiri Megah di Slovenia
52 Places to Go in 2014
Anugerah Budaya Tahun 2013
Ini 10 Kontingen Terbaik Pawai Nusantara
Ekskavasi Arkeologi KWB Plered (Situs Masjid Kauman Plered Dan Situs Kedaton Sektor 3)
Kunjungan Juri Penghargaan Seniman dan Budayawan Kategori Cagar Budaya ke Kompleks Misionaris Boro, Gardu PLN Abu Bakar Ali, Rumah Jalan Abu Bakar Ali nomor 24 dan 26 (Café Legend)
Euforia Penetapan Warisan Budaya Dunia...Yogyakarta, the next world Heritage ? (Sekilas catatan dari Sidang UNESCO untuk Penetapan Warisan Dunia, di Baku, Azerbaijan, 3 - 7 Juli 2019)
Kegiatan Sosialisasi Revitalisasi Pojok Beteng Lor Wetan Kraton di Kecamatan Gondomanan
Kunjungan Tim TACB DIY dan DP2WB DIY ke KCB Kerta-Plered
Jelajah Budaya SMK Negeri 6 Yogyakarta di Museum Sejarah Purbakala Pleret dan Situs-Situs Bersejarah di Kecamatan Pleret
Ada Candi Unik di Tengah Dusun Palgading
Sarasehan Heritage Berbagi Cerita Pelestarian di Dua Keraton
Boko Festival 2016, Hiburan Penuh Makna Bagi Warga Yogyakarta
Makna Filosofis Rancang Bangun Masjid Kraton Sokotunggal Yogyakarta
Masjid Kraton Sokotunggal Yogyakarta: Monumen Pejuang SO 1 Maret 1949
Perjalanan Sejarah Masjid Perak Kotagede Yogyakarta
Sosialisasi Penutupan Jalan Nagan Pojok Beteng Kulon Nurwitri Kraton
Pembukaan Pawiyatan Pamong
Sebelum Gunungan Dikirab, Ada Prosesi Penting yang Tak Boleh Dilewatkan
Apresiasi Seni Klasik di Panggung Kesenian PMPS
REALTIME NEWS: Ribuan Masyarakat dan Abdi Dalem Lampah Budaya Mubeng Beteng
TBY Gelar Rekonstruksi Tari Klasik Kraton Yogyakarta
Kunjungan Juri Penghargaan Seniman dan Budayawan Kategori Cagar Budaya ke Candi Kimpulan UII
SELEKSI LAWATAN SEJARAH TINGKAT REGIONAL
“OHD” dalam 80 an Ampuh
JAMBORE KESEJARAHAN
TIRAKATAN SERANGAN UMUM 1 MARET 2019
JUMPA PERS PERINGATAN SERANGAN UMUM 1 MARET KE-70
BERSIH BERSIH TETENGER (RANGKAIAN ACARA PERINGATAN SERANGAN UMUM 1 MARET 2019)
Polemik Tanggal dan Tempat Lahir Wage Rudolf Soepratman, Usik Upaya Pelurusan Sejarahnya
Night at The Museum: Tak Sekedar Jelajah Museum di Malam Hari
Sumbu Filosofis Gambarkan Perjalanan Hidup Manusia
Tuntunan dan Tontonan dari Kirab Siwur
Asal Mula 2 Oktober Menjadi Hari Batik Nasional
Mubeng Beteng Melacak Jejak Geger Sepoy di Benteng Baluwarti
Selokan Van Der Wijck Urat Nadi Kehidupan Manusia
Selokan Van Der Wijck Urat Nadi Kehidupan Manusia
 
Statistik
00221589
akses sejak 01 Januari 2012
Kontak :
copyright © 2012
Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Jl. Cendana 11 Yogyakarta, 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945