Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Cari : di :
www.tasteofjogja.org
 

Daftar Berita
Kesenimanan dan Kiprah Budaya, Menggerakkan Masyarakat dan Lepas dari Politik

Tradisi dan Daya Cipta Masyarakat Jawa dalam Bingkai Dokumenter Mancanegara

Plat Cetak Gambar Geometris Pentagonal Icositetrahedron ala Kevin van Braak

Residensi Seniman: Titian Karier dan Pembuktian Profesionalitas Pekerja Seni

Gunungkidul, Tempat Tayang Perdana Film Ziarah untuk Masyarakat Umum

Arti Lokalitas dalam Pengembangan Perfilman Daerah Istimewa Yogyakarta

Kekuatan Perempuan Tanpa Kehilangan Kecantikan

Menertawakan Diri Sendiri Melalui ”Aku Serius”

TEATER TARI GANDRUNG MANIS : Dalam Bentuk Baru, Ritus Lampah Lemah Digelar

Javanese Diaspora Event III Resmi Dibuka Siang ini

Menyajikan data ke- 1-10 dari 262 data.
Halaman 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 »

Kategori Artikel
*Pendampingan Budaya di Desa (10)
*PERATURAN (13)
2013 : konggres pewayangan II (5)
Bangunan Cagar Budaya (33)
Basa Jawa (8)
Benda Cagar Budaya (9)
Budaya (119)
Busana Adat (2)
Desa Budaya (9)
Dolanan Anak (19)
Dongeng (0)
Drama (1)
Film (3)
Gamelan (6)
Karawitan (6)
Kawasan Cagar Budaya (20)
Kotagede (1)
kraton (22)
Lainya (72)
Lembaga Budaya (32)
Lembaga Pendidikan Budaya (8)
Makanan Tradisonal (2)
Museum (38)
Musik (12)
Organisasi Seni (10)
Pakualaman (5)
Properti Budaya (0)
sambutan (2)
Sejarah (21)
Seni (26)
Seni Pertunjukan (39)
Seni Rupa (2)
Situs (10)
Tari (30)
Tari Tradisional Kraton (23)
Tata Nilai Budaya (6)
Teater (2)
Tokoh Seniman Budayawan (108)
Upacara Adat (86)
Upacara Tradisi (21)
Wayang (17)
Batik-batik Langka Dipamerkan ke Publik
« Kembali

Tanggal berita : Minggu, 16 Oktober 2016
Dibaca: 4663 kali


TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pada Sabtu (15/10/2016) malam di sebuah pendopo rumah yang terletak di Jalan Langenastran Lor Yogyakarta terlihat sangat meriah. Disitu, tersampir banyak kain batik dengan motif langka.

Kain-kain batik dengan harga fantastis tersebut merupakan milik Puro Pakualaman dan koleksi pribadi kerabat Keraton Kasultanan Yogyakarta.

Ketua Paguyuban Kampung Wisata Langenastran Ir. Sumartoyo Suharto menjelaskan, dalam gelaran "Batik and Batok Night 2016", dipamerkan berbagai kain batik langka yang dibuat langsung oleh  Istri Paduka Paku Alam X, Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu (GKBRAy) Paku Alam (PA) X.

Selain itu juga ada koleksi pribadi dari kerabat Keraton Kasultanan yang merupakan pembatik senior GBRAy Murdokusumo.

Sumartoyo mengatakan, keseluruhan kain batik yang ditampilkan memang koleksi pribadi dan eksklusif karena dibuat satuan atau tanpa duplikasi. Selain itu, motif dalam kain batik tulis tersebut tidak ada dalam kain batik yang beredar di pasaran.

"Motik kain batik dari GKBRAy Paku Alam X itu terinspirasi dari naskah-naskah kuno milik Paku Alam terdahulu, sehingga motif tersebut tidak ada yang menyamai dan mengandung filosofi yang kuat," tutur Sumartoyo pada Sabtu (15/10).

Ia juga menunjukkan kain batik tertua yang ditampilkan yakni Batik Kotak Nitik yang ditulis oleh ibunda HB 9. Sumartoyo menyebut, kain batik tersebut dibuat pada awal tahun 1900an. Kain tersebut dibuat sebelum HB 9 bertahta.

"Banyak sekali kain-kain itu selain langka namun juga memiliki nilai sejarah yang tinggi. Ada kain batik yang digunakan saat HB 9 bertahta hingga yang dipakai saat mantu anaknya," ungkapnya.

Inspirasi Motif

Saat pameran berlangsung, seorang pengunjung yang ditemui Tribun Jogja mengaku kagum dengan kain batik yang ditampilkan.

Henrika Anindita Ayu yang merupakan mahasiswa Seni Rupa UNY mengatakan, motif-motif batik tersebut sangat menginspirasinya karena berangkat dari nilai klasik namun estetikanya tetap fresh.

"Menarik sekali karena walau dasarnya motif kawung dan parang, namun tetap disisipkan atau modifikasi motif yang khas dan berbeda, ini jelas memberikan inspirasi dalam imajinasi desain saya," ujar Henrika. 

 
° Berita terkait :  
Batik Ayu Arimbi Desa Pandowoharjo Merambah Hingga Luar Negeri
Batik Nitik Kian Diminati Pasar
Wanita Timika Jajal Budaya Yogya di Omah Kecebong
REALTIME NEWS : Kampung Langenastran Gelar Bincang Batik
Batik Api Inovasi ala Lugiyantoro
Unik, Show Batik di Bandara Adisutjipto
Asal Mula 2 Oktober Menjadi Hari Batik Nasional
Cara Siswa Mengungkap Potensi Batik Gedangsari
Dialog Budaya dan Gelar Seni "Yogya Semesta" Angkat Batik Gedangsari
Kesenimanan dan Kiprah Budaya, Menggerakkan Masyarakat dan Lepas dari Politik
Javanese Diaspora Event III Resmi Dibuka Siang ini
Diaspora Jawa 2017 Di Benteng Vredeburg Yogyakarta
Ratusan Diaspora Jawa akan Berkumpul di Yogyakarta
Potong Tumpeng di Tengah-Tengah Kedung
TRADISI KULONPROGO Hari Ini, Ada Gebyar Seni Pareanom di Kedung Pedut
Disbud dan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Gelar Lomba Panahan Gaya Mataram
Night at The Museum: Tak Sekedar Jelajah Museum di Malam Hari
Rasakan Sensasi Digulung Ombak di Sekaten Jogja
Sekaten Beda dengan Pasar Malam
Perajin Batik Kulonprogo Perkuat Pasar Lokal untuk Jaga Produksi Tetap Stabil
Dinas Kebudayaan DIY Siap Realisasikan Pusat Dokumentasi Audio Visual
Tim Travel Heritage Dinas Kebudayaan DIY Tiba di Samarinda
Konten Utama Seni Religi di Sekaten
Makin Tersisih, Tampah Jadi Alternatif Medium Lukis
Sumbu Filosofis Gambarkan Perjalanan Hidup Manusia
Hadirkan Nada Gamelan Melalui Piranti Musik Kekinian
Modal Sosial, Kunci Seni Tradisional Bertahan
Pesta Pertunjukan Karya Pekerja Seni Muda
Pinasthika Creativestival XVII Award Kembali Hadir
Bakal Jadi Duta Santri, Slank Tampil 'Sarungan' di Maguwo
Pameran Seni Rupa Nandur Srawung 2016 Berdayakan Difabel
8 Kota Tanah Air Jadi Tempat Kolaborasi Seniman Indonesia-Inggris
Uji Kompetensi Murid SMKN 1 Kasihan
20 Kontingen Ikut FBM 2016
Perupa Indonesia Pameran di Vietnam
Festival Budaya Menoreh 2016 Berlangsung Meriah
Kirab Gunungan dan Grobak Sapi Meriahkan Merti Dusun Saren
Gunungan Pakaian Dalam Hingga Barang 'Klithikan' Sita Perhatian Warga
Decki Leos, Sosok di Balik Artwork Official Poster Kustomfest
Kesenian Tari Hibur Peserta Funbike Gebyar Museum Pleret
Seni Budaya Bisa Jadi Mesin Ekonomi
Tolak Bala, Warga Kidulan Gelar Bersih Dusun
Lestarikan Jasa Mbah Demang Cokrodikromo
Gelar Budaya Wiladeg, Lestarikan Kesenian Lokal
Gelar Budaya Wiladeg, Lestarikan Kesenian Lokal
350 Seniman Ramaikan Centhini Gunung
'Selendang Sutra' Penyatu Mahasiswa
Anggaran dipangkas, Pelangi Budaya Selendang Sutera Jalan Terus
Kreativitas Kukuhkan Yogya Kota Berbudaya
Ratusan Orang Ikut Ngalap Berkah Air Jamasan
Ritual Jamasan Kereta Kencana Keraton Yogyakarta, Sekali Setahun Tiap Jumat Kliwon
Siang Ini Malioboro Ditutup! Ada Apa?
Teater Waplo Juara Baca Puisi Remaja DIY
Karnaval Selendang Sutera #4 di Malioboro
Kemasan Pengaruhi Nilai Jual Batik Tulis
Baron Skeber di Auditorium RRI Yogyakarta
6 Perupa Bali Unjuk Gigi di Jogja
Kumpul Komunitas Dari Merapi Hingga Pantai Selatan
Boko Festival 2016, Hiburan Penuh Makna Bagi Warga Yogyakarta
Lestarikan Seni Tradisi Islami di Masyarakat
Festival Selokan Mataram Siap Digelar Sabtu Ini
Batal Buat Kejutan, Endank Soekamti Tak Jadi Konser di Tebing Breksi
Pameran FKY Jadi Kesempatan Siswa Belajar Karya Seni Rupa
Sastrawan Melayu Bakal Kumpul di Yogyakarta
Gejog Lesung Lestarikan Seni Kerakyatan
Ikuti Lomba Napeni Gabah dan Nylumbat Kambil Cuma Disini
Disbud DIY Bersama Matra Akan Gelar Festival Gejog Lesung Keistimewaan
FKY KULONPROGO, Pemkab Akui Masih Kurang Publikasi
Video Mapping, Kreativitas Anak Yogya Tiada Banding
Selama Tiga Hari JFW 2016 Bakal Pamerkan Batik di Yogyakarta
Inilah Rangkaian Agenda Jogja Fashion Week 2016 pada Hari Perdana
Jogja Fashion Week 2016 Resmi Dibuka Siang Ini
Tiup Terompet Bersama Ribuan Warga, Sri Sultan HB X Resmi Buka FKY ke-28
Fantastis, 1000 Orang Ramaikan Pawai FKY di Malioboro
Gubernur DIY Hadiri Pawai Jalanan Festival Kesenian Yogyakarta ke-28
Kenapa FKY Selalu Identik Dengan Bambu?
Tebing Breksi Dijadikan Lokasi Big Bang FKY - 28
Pemilihan Duta Museum DIY Kembali Digelar
 
Statistik
00193711
akses sejak 01 Januari 2012
Kontak :
copyright © 2012
Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Jl. Cendana 11 Yogyakarta, 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945