Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Cari : di :
www.tasteofjogja.org
 

Daftar Artikel
Kategori : Museum
web site resmi museum jogja

MUSEUM BIOLOGI YOGYAKARTA

Museum Kolong Anak Tangga

MUSEUM SENI LUKIS AFFANDI YOGYAKARTA

Bunga Rampe Museum

Museum Rumah Sakit Dr. Yap

Museum Sonobudoyo Unit II Condrokiranan

Museum Gumuk Pasir

Museum Gembiroloka

Museum Kayu Wanagama

Menyajikan data ke- 1-10 dari 38 data.
Halaman 1 2 3 4 »

Kategori Artikel
*Pendampingan Budaya di Desa (10)
*PERATURAN (13)
2013 : konggres pewayangan II (5)
Bangunan Cagar Budaya (33)
Basa Jawa (8)
Benda Cagar Budaya (9)
Budaya (119)
Busana Adat (2)
Desa Budaya (9)
Dolanan Anak (19)
Dongeng (0)
Drama (1)
Film (3)
Gamelan (6)
Karawitan (6)
Kawasan Cagar Budaya (20)
Kotagede (1)
kraton (22)
Lainya (72)
Lembaga Budaya (32)
Lembaga Pendidikan Budaya (8)
Makanan Tradisonal (2)
Museum (38)
Musik (12)
Organisasi Seni (10)
Pakualaman (5)
Properti Budaya (0)
sambutan (2)
Sejarah (21)
Seni (26)
Seni Pertunjukan (39)
Seni Rupa (2)
Situs (10)
Tari (30)
Tari Tradisional Kraton (23)
Tata Nilai Budaya (6)
Teater (2)
Tokoh Seniman Budayawan (108)
Upacara Adat (86)
Upacara Tradisi (21)
Wayang (17)
MUSEUM SASMITALOKA PANGSAR JENDERAL SUDIRMAN
« Kembali

Tanggal artikel : 1 April 2012
Dibaca: 33773 kali

Alamat : Jalan Bintaran Wetan 3, Yogyakarta

Telepon : 376663

Pimpinan : Letkol Inf. Ralph. Herkusdianto

Status Museum : Pemerintah

Jenis Museum : Museum Khusus

1. Riwayat Berdirinya

Gedung Museum Sasmitaloka Pangsar Jenderal Sudirman dahulu adalah bekas kediaman
Mr. Wijnchenk, seorang pejabat keuangan Puro Pakualaman, pada masa Pemerintahan
Paku Alam VIII.

Pada masa pendudukan Jepang, gedung ini dikosongkan dan barang-barangnya disita.
Selanjutnya, sesudah Proklamasi Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 1945,
gedung tersebut pernah digunakan antara lain :

1. Selama tiga bulan digunakan untuk Markas Kompi Tukul dari Batalyon Suharto

(mantan Presiden RI ke -2).

2. Pada tanggal 18 Desember 1945 -- 19 Desember 1948, gedung tersebut dijadikan
tempat kediaman resmi Jenderal Sudirman. Setelah beliau dilantik menjadi
Panglima Besar Angkatan Perang Republik Indonesia.

3. Pada masa perang Kemerdekaan / Agresi Belanda II, Belanda menggunakan gedung
tersebut sebagai Markas IV G dari Brigade T.

4. Setelah pengakuan Kedaulatan Republik Indonesia pada tanggal 27 Desember 1949
digunakan untuk Markas Komando Militer Kota Yogyakarta (sekarang Garnizun) dan
pernah digunakan pula sebagai asrama Resimen Infantri dan penderita cacat /
invalid.

5. Pada tanggal 17 Juni 1968 -- 30 Agustus 1982 digunakan untuk Museum TNI AD.

Mengingat perkembangan TNI AD yang cukup pesat dan dirasa kurang
representatif apabila menggunakan gedung itu, maka Museum Pusat TNI AD
""Dharma Wiratama"" menempati gedung baru, bekas Markas Besar Tentara
(MBT) dan Markas Korem 072/ Pamungkas. Kemudian gedung tersebut dijadikan
memorial museum ""Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman"". Kedua
museum itu berdasarkan Surat Keputusan Kasad Nomor: Skep/547/VII/1982, tanggal
17 Juli 1982. Baik Museum Pusat TNI AD Dharma Wiratama maupun Museum Sasmitaloka
Pangsar Jenderal Sudirman diresmikan oleh Kasad Jenderal TNI Poniman pada
tanggal 30 Agustus 1982. Museum Sasmitaloka Pangsar Jenderal Sudirman merupakan
suatu tempat untuk mengenang, melestarikan dan menanamkan semangat juang,
pengabdian, jasa dan pengorbanan Panglima Besar Jenderal Sudirman, serta para
pahlawan lainnya yang sangat berjasa dalam merebut dan mempertahankan
Kemerdekaan Republik Indonesia.

2. Bangunan

Gedung Museum Sasmitaloka Pangsar Jenderal Sudirman merupakan bangunan Belanda
abad 19 ( tahun 1890 ).

3. Koleksi

Dari beberapa catatan yang ada ,di gedung itu tersimpan koleksi benda bersejarah
yang dipamerkan di dalam gedung tersebut .Gedung yang diabadikan menjadi
""Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman"" mempunyai sejarah yang
cukup mengesankan untuk disimak dan dipahami maknanya oleh setiap warga negara
Republik Indonesia, khususnya generasi muda penerus perjuangan bangsa, baik
generasi TNI/ ABRI maupun generasi muda umumnya.

Koleksi yang dapat disaksikan di museum ini antara lain:

(a). Tandu yang pernah dipakai Jenderal Sudirman ketika memimpin Perang Gerilya

(b). Patung perunggu,

(c). Senjata,

(d). Kendaraan,

(e). Peralatan militer,

(f). Beberapa pakaian seragam yang pernah dipakai Jenderal Sudirman,

(g). Tanda pangkat,

(h). Tanda jasa,

(i). Medali kehormatan,

(j). Meubel dan barang-barang lainnya milik Jenderal Sudirman dan para pahlawan
lainnya,

(k). Diorama tiga dimensi dan lain-lain.

4. Jam Kerja / Buka

Hari Senin s.d. Kamis : pukul 08.00 - 14.00

Hari Sabtu dan Minggu : pukul 08.00 - 12.00

Hari Jumat dan Hari besar : tutup

5. Biaya Masuk : sukarela

 
 
Statistik
00205888
akses sejak 01 Januari 2012
Kontak :
copyright © 2012
Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Jl. Cendana 11 Yogyakarta, 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945