Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Cari : di :
www.tasteofjogja.org
 

Daftar Artikel
Kategori : Pakualaman
Lelangen Beksan Rama Narpati

Menyambut Adipati Baru Pakualaman

Beksan bedhaya Sri Kawuryan

Empat Kereta Kebesaran Kadipaten Pakualaman

Kawasan Cagar Budaya Pakualaman

Menyajikan data ke- 1-5 dari 5 data.

Kategori Artikel
*Pendampingan Budaya di Desa (10)
*PERATURAN (13)
2013 : konggres pewayangan II (5)
Bangunan Cagar Budaya (33)
Basa Jawa (8)
Benda Cagar Budaya (9)
Budaya (119)
Busana Adat (2)
Desa Budaya (9)
Dolanan Anak (19)
Dongeng (0)
Drama (1)
Film (3)
Gamelan (6)
Karawitan (6)
Kawasan Cagar Budaya (20)
Kotagede (1)
kraton (22)
Lainya (72)
Lembaga Budaya (32)
Lembaga Pendidikan Budaya (8)
Makanan Tradisonal (2)
Museum (38)
Musik (12)
Organisasi Seni (10)
Pakualaman (5)
Properti Budaya (0)
sambutan (2)
Sejarah (21)
Seni (26)
Seni Pertunjukan (39)
Seni Rupa (2)
Situs (10)
Tari (30)
Tari Tradisional Kraton (23)
Tata Nilai Budaya (6)
Teater (2)
Tokoh Seniman Budayawan (108)
Upacara Adat (86)
Upacara Tradisi (21)
Wayang (17)
Lelangen Beksan Rama Narpati
« Kembali

Tanggal artikel : 29 Juli 2016
Dibaca: 30394 kali

Mengisahkan pengangkatan Prabu Ramawijaya sebagai raja di wilayah Ngawangga di bawah kepemimpinan raja kera Sugriwa. diawali perjalanan Rama dan adiknya Lesmana dalam mencari istrinya dewi Sinta yang telah hilang diculik oleh Rahwana, bertemu dengan Hanoman. Hanoman yang sedang menjalankan tugas dari perintah raja Sugriwa yaitu untuk mendapatkan seorang satriya sakti yang dapat membantu mengalahkan musuhnya yaitu raja kera Subali.

Prabu Ramawijaya dapat menunjukan kebolehan dan kesaktiannya melalui persyaratan yang dibutuhkan oleh raja Sugriwa yaitu dapat menebas pohon berjumlah tujuh dalah satu kali bidikan. Dengan restu para dewa, Ramawijaya dapat memperlihatkan kesaktiannya, maka persyaratan yang diberikan oleh raja kera Sugriwa dapat terpenuhi Sehingga ketika Hanoman mempertemukan Ramawijaya denga kera sugriwa, sugriwa tidak meragukan bahwa yakni seorang satriya yang sedang dicari dan sekaligus dijadikan sebagai rajanya.

Akhirnya dengan restu dewa, Ramawijaya dinobatkan sebagai Prabu Ramawijaya di kerajaan Poncowati. Kisah selanjutnya dengan dibantu oleh para kera Ramawijaya dapat menemukan kembali istiranya yaitu dewi Sinta. 

 
 
Statistik
00209372
akses sejak 01 Januari 2012
Kontak :
copyright © 2012
Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Jl. Cendana 11 Yogyakarta, 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945