Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Cari : di :
www.tasteofjogja.org
 

Daftar Artikel
Kategori : Budaya
Kirab Budaya dan Nguras Sendang Seliran

MERTI Dusun Krebet Masyarakat Krebet mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan YME atas rejeki yang telah diterima, memohon untuk dijauhkan dari mara bahaya, dan rejeki untuk waktu yang akan datang, melalui Upacara Merti Dusun Krebet yang biasanya dila

Upacara Melasti

Peresmian dan Kuliah Perdana Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta

Potensi Budaya di Kecamatan Temon Kabupaten Kulonprogo

Potensi Budaya di Kecamatan Seyegan Kabupaten Sleman

Potensi Budaya di Kecamatan Pengasih Kabupaten Kulonprogo

Potensi Budaya di Kecamatan Pajangan Kabupaten Bantul

Potensi Budaya di Kecamatan Ngawen Kabupaten Gunungkidul

Potensi Budaya di Kecamatan Kokap Kabupaten Kulonprogo

Menyajikan data ke- 101-110 dari 119 data.
Halaman « 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 »

Kategori Artikel
*Pendampingan Budaya di Desa (11)
*PERATURAN (13)
2013 : konggres pewayangan II (5)
Bangunan Cagar Budaya (33)
Basa Jawa (8)
Benda Cagar Budaya (9)
Budaya (119)
Busana Adat (2)
Desa Budaya (9)
Dolanan Anak (19)
Dongeng (0)
Drama (1)
Film (3)
Gamelan (6)
Karawitan (6)
Kawasan Cagar Budaya (20)
Kotagede (1)
kraton (22)
Lainya (73)
Lembaga Budaya (32)
Lembaga Pendidikan Budaya (8)
Makanan Tradisonal (2)
Museum (38)
Musik (12)
Organisasi Seni (10)
Pakualaman (5)
Properti Budaya (0)
sambutan (2)
Sejarah (21)
Seni (26)
Seni Pertunjukan (39)
Seni Rupa (2)
Situs (10)
Tari (30)
Tari Tradisional Kraton (23)
Tata Nilai Budaya (6)
Teater (2)
Tokoh Seniman Budayawan (108)
Upacara Adat (86)
Upacara Tradisi (21)
Wayang (17)
Menyambut Adipati Baru Pakualaman
« Kembali

Tanggal artikel : 11 Januari 2016
Dibaca: 101425 kali

Kanjeng Bendoro Pangeran Haryo Prabu Suryodilogo resmi dinobatkan sebagai Adipati Pakualaman dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Paku Alam X. Acara penobatan KBPH Suryodilogo sebagai Paku Alam X dilakukan di Bangsal Sewatama Puro Pakualaman Yogyakarta, Kamis (7/1).

Prosesi penobatan Paku Alam X dimulai dengan hadirnya ambi dalem yang membawa benda pusaka milik Kadipaten Pakualaman ke Bangsal Sewatama Puro Pakualaman. Tak lama kemudian, KBPH Prabu Suryodilogo memasuki bangsal bersama istri, Bendoro Raden Ayu Suryodilogo. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan keputusan dari Kawedanan Hageng Kasentanan Kadipaten Pakualaman yang menyatakan KBPH Prabu Suryodilogo resmi menjadi Adipate Pakualaman dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Paku Alam Ingkang Jumeneng Kaping Sadasa.

Pelepasan keris yang dipakai KBPH Prabu Suryodilogo dilakukan oleh KPH Notoatmojo. Keris tersebut lalu diganti dengan keris Kanjeng Kyai Buntit yang merupakan keris kebesaran Adipati Pakualaman. Setelah itu barulah KBPH Prabu Suryodilogo duduk di singasana. Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Paku Alam X lalu membacakan sabda dalam bahasa Indonesia.

"Sebagai orang yang mendapat amanat untuk menjalankan tugas sebagai KGPAA Paku Alam X, saya sampaikan dengan jujur bahwa kewajiban yang akan saya laksanakan adalah tugas yang berat karena saya akan melanjutkan kewajiban leluhur Mataram sebagai pengembangan kebudayaan," ucap KGPAA Paku Alam X.

Pada siang hari, ribuan orang memadati jalanan sekitar Puro Pakualaman untuk mengikuti kirab. Pada kirab ini, Paku Alam X diperkenalkan sebagai adipati baru.

 
 
Statistik
00220642
akses sejak 01 Januari 2012
Kontak :
copyright © 2012
Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Jl. Cendana 11 Yogyakarta, 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945