Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Cari : di :
www.tasteofjogja.org
 

Daftar Artikel
Kategori : Budaya
rakerdais I 2016

Cinta Putri Salju

Photography solo exhibition

Pameran Angkatan 2012 ISI Jogja #ObaraAbir

Lautan Jilbab

Recycled Flashion Show by Wiwiek Poengki

Lomba Band & Menggambar-Mewarnai

Festival Budaya Klasik untuk Lestarikan Budaya di Lereng Merapi

PAMERAN SENI "HOMO BARBARUS"

PAMERAN SENI "HOMO BARBARUS"

Menyajikan data ke- 1-10 dari 119 data.
Halaman 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 »

Kategori Artikel
*Pendampingan Budaya di Desa (11)
*PERATURAN (13)
2013 : konggres pewayangan II (5)
Bangunan Cagar Budaya (39)
Basa Jawa (8)
Benda Cagar Budaya (9)
Budaya (119)
Busana Adat (2)
Desa Budaya (9)
Dolanan Anak (19)
Dongeng (0)
Drama (1)
Film (3)
Gamelan (6)
Karawitan (6)
Kawasan Cagar Budaya (20)
Kotagede (1)
kraton (22)
Lainya (73)
Lembaga Budaya (32)
Lembaga Pendidikan Budaya (8)
Makanan Tradisonal (2)
Museum (38)
Musik (12)
Organisasi Seni (10)
Pakualaman (5)
Properti Budaya (0)
sambutan (2)
Sejarah (21)
Seni (26)
Seni Pertunjukan (39)
Seni Rupa (2)
Situs (11)
Tari (30)
Tari Tradisional Kraton (23)
Tata Nilai Budaya (6)
Teater (2)
Tokoh Seniman Budayawan (108)
Upacara Adat (86)
Upacara Tradisi (21)
Wayang (17)
Jogja Japan Week 2015, Hadirkan Nuansa Jepang di Yogyakarta
« Kembali

Tanggal artikel : 4 September 2015
Dibaca: 5431 kali

Jogja Japan Week adalah sebuah event Internasional 2 Tahunan yang menampilkan perpaduan budaya Jogja & Jepang. Dengan mengangkat tema “Berbagi Kesamaan dan Keistimewaan” antara kota budaya Yogyakarta – Indonesia dan Kyoto – Jepang, pada tahun ini akan berlangsung di Grha Saba Pramana, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta mulai tanggal 3 sampai dengan 6 September 2015.

Masih sama seperti Jogja Japan Week sebelumnya, JJW kali ini tetap menggunakan unsur Shikimatsuri/Festival 4 Musim yang akan ditampilkan dalam bentuk dekorasi di dalam gedung Grha Saba Pramana UGM.
Berbeda dengan Indonesia, di Jepang terdapat 4 musim. Musim Semi (Spring, Haru, 春) Musim Panas (Summer, Natsu, 夏 ) Musim Gugur (Autumn, Aki, 秋 ) Musim Dingin (Winter, Fuyu, 冬).

Musim Semi (Spring, Haru,春)
Berlangsung dari bulan Maret sampai Mei (Pertengahan Juni). Ada kebiasaan orang Jepang untuk melihat dan berpiknik dibawah bunga sakura yang dinamai Hanami. Kyoto adalah salah satu kota yang paling sering dikunjungi pada saat musim Semi dan sakura bermekaran. Selain itu kastil-kastil kuno atau oshiro serta otera (kuil Buddha) dan jinja (kuil Shinto) juga menjadi objek wisata karena udara yang hangat setelah musim dingin membuat orang senang berjalan jalan di udara terbuka. Puncak musim semi disebut setsubun no hi (20 maret). Di penghujung musim semi, sebelum memasuki musim panas, terjadi musim hujan atau tsuyu terlebih dahulu. Tsuyu berlangsung dari pertengahan Juni sampai Juli. Tsuyu bukanlah musim yang menyenangkan, karena hampir setiap hari hujan dan udara sangat lembab sehingga makanan mudah rusak.

Musim Panas (Summer, Natsu,夏)
Berlangsung dari bulan Juni sampai Agustus. Puncak musim panas disebut Geshi (23 Juli). Liburan musim panas biasanya tanggal 20 Juli – 31 Agustus. Musim panas merupakan musim yang menyenangkan karena kita dapat bermain dan berenang di Pantai.Namun ada juga orang Jepang yang karena tinggal di daerah panas, berlibur ke daerah dingin seperti Hokkaido. Di Kota besar yang penuh bangungan beton dan gedung tinggi, suhu udara bisa mencapai 40 derajat celcius. Perayaan musim panas diantaranya Obon (11 Agustus), dan Hanabi (Melihat kembang api)

Musim Gugur (Autumn, Aki, 秋)
Berlangsung dari bulan September sampai November/Desember 2011. Musim gugur merupakan saat-saat daun memerah lalu berguguran. Musim ini juga merupakan masa panen aneka jenis tanaman pangan termasuk buah-buahan. Jika ingin melihat Momiji dan menikmati alam sambil berolahraga jalan maka bisa datang ke Kyomizudera di Kyoto.

Puncak musim gugur disebut Shubun no Hi (23 September). Perayaan di musim gugur diantaranya : Tsukimi (melihat bulan purnama) biasanya tanggal 25 September dan 23 oktober. Jidai (Festival Jaman) yang merupakan festival terbesar di Kyoto pada 22 Oktober.

Musim Dingin (Winter, Fuyu, 冬)
Berlangsung pada bulan Desember sampai Februari. Karena Jepang terletak memanjang dari Utara ke Selatan, maka perbedaan suhu cukup jelas antara Hokkaido di ujung utara dan Okinawa di ujung selatan. Sehingga tidak semua wilayah di Jepang tertutup salju.

Puncak musim dingin disebut Doji (20 Januari). Perayaan musim dingin diantaranya : Oshogatsu (perayaan tahun baru), pada 1 Januari; Seijin no Hi (perayaan orang dewasa pada 10 Januari).

Event Jogja Japan Week 2015, Jogja Japan Week telah mempersiapkan berbagai agenda yang terlalu sayang untuk dilewatkan, diantaranya adalah pertunjukan Taiko oleh Daisuke Ogawa yang merupakan salah satu pengiring musisi kenamaan Jepang, Kitaro. Nihon Buyou oleh Ai Hasuda, Cosplay oleh Shimotsuki hingga pertunjukan spektakuler oleh seniman dunia, Take Kagura.

Selain pertunjukan, pihak penyelenggara juga tengah mematangkan berbagai lomba dan workshop, antara lain lomba menghias Bento, lomba menghias mini tumpeng, lomba Kameko, lomba Kaligrafi Jawa dan masih banyak lagi. Kemudian workshop kali ini adalah Origami, Batik Tulis, Taiko, Wayang Suket hingga workshop Kimono – Yukata.

Komunitas S.H.Figuarts Indonesia (SHFINDO) juga sebagai salah satu pengisi acara pada event ini.

 
 
Statistik
00221712
akses sejak 01 Januari 2012
Kontak :
copyright © 2012
Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Jl. Cendana 11 Yogyakarta, 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945