Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Cari : di :
www.tasteofjogja.org
 

Daftar Artikel
Kategori : Basa Jawa
mak plung...mak croot

Pedoman pelestarian dan pengembangan bahasa dan sastra Jawa (Kesimpulan & Saran)

Pedoman pelestarian dan pengembangan bahasa dan sastra Jawa (Pemberdayaan Bahasa Jawa) (8)

Pedoman Pelestarian dan Pengembangan Bahasa dan Sastra Jawa (5)

Pedoman Pelestarian dan Pengembangan Bahasa dan Sastra Jawa (4)

Pedoman Pelestarian dan Pengembangan Bahasa dan Sastra Jawa (3)

Pedoman Pelestarian dan Pengembangan Bahasa dan Sastra Jawa (2)

Pedoman Pelestarian dan Pengembangan Bahasa dan Sastra Jawa (1)

Menyajikan data ke- 1-8 dari 8 data.

Kategori Artikel
*Pendampingan Budaya di Desa (10)
*PERATURAN (13)
2013 : konggres pewayangan II (5)
Bangunan Cagar Budaya (33)
Basa Jawa (8)
Benda Cagar Budaya (9)
Budaya (119)
Busana Adat (2)
Desa Budaya (9)
Dolanan Anak (19)
Dongeng (0)
Drama (1)
Film (3)
Gamelan (6)
Karawitan (6)
Kawasan Cagar Budaya (20)
Kotagede (1)
kraton (22)
Lainya (72)
Lembaga Budaya (32)
Lembaga Pendidikan Budaya (8)
Makanan Tradisonal (2)
Museum (38)
Musik (12)
Organisasi Seni (10)
Pakualaman (5)
Properti Budaya (0)
sambutan (2)
Sejarah (21)
Seni (26)
Seni Pertunjukan (39)
Seni Rupa (2)
Situs (10)
Tari (30)
Tari Tradisional Kraton (23)
Tata Nilai Budaya (6)
Teater (2)
Tokoh Seniman Budayawan (108)
Upacara Adat (86)
Upacara Tradisi (21)
Wayang (17)
Pedoman Pelestarian dan Pengembangan Bahasa dan Sastra Jawa (1)
« Kembali

Tanggal artikel : 10 Maret 2014
Dibaca: 25959 kali

SAMBUTAN KEPALA DINAS KEBUDAYAAN PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Bahasa dan sastra Jawa merupakan refleksi budaya masyarakat Jawa yang dalam sejarahnya telah berusia relatif tua. Dalam bahasa dan sastra Jawa tercermin nilai-nilai luhur menyangkut kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual yang bersifat universal. Bahasa krama misalnya, mendidik penuturnya untuk selalu bersikap menghormati orang lain sekaligus sikap rendah hati (lembah manah). Oleh karena itu, Pemerintah Daerah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta berusaha memperhatikan, melestarikan dan mengembangkan budaya Jawa yang mencakup bahasa dan sastranya.

Pada zaman global ini, budaya lain akan masuk mempengaruhi budaya setiap bangsa, termasuk pada budaya Jawa. Sudah semestinya budaya Jawa bersikap selektif untuk menerima budaya lain agar tidak kehilangan jati diri. Dalam budaya Jawa hal ini telah diterapkan sejak lama, misalnya, dengan mendasarkan pada pepatah ngeli nanging ora keli yang dapat bermakna mengikuti perkembangan zaman tetapi bersikap selektif. Buku yang berjudul Pedoman Pelestarian dan Pengembangan Bahasa dan Sastra Jawa ini diharapkan dapat menjadi inspirasi langkah-langkah yang tepat dan realistis, demi pelestarian dan pemekaran bahasa dan sastra Jawa, yang merupakan bagian dari kebudayaan Indonesia. Di samping itu, secara umum buku ini merupakan langkah realisasi nilai-nilai universal, yakni memayu hayuning bawana. Pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada tim penyusun yang telah bekerja keras dalam menyusun buku ini.

Semoga buku ini dapat berfaedah bagi siapa saja yang peduli terhadap mekarnya bahasa dan sastra Jawa, sehingga jati diri budaya bangsa terpelihara dengan disertai rasa bangga.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Yogyakarta, Oktober 2008

Plt. Kepala Dinas

 

Dra. Dyan Anggraini Rais

NIP. 131860516

 
 
Statistik
00193321
akses sejak 01 Januari 2012
Kontak :
copyright © 2012
Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Jl. Cendana 11 Yogyakarta, 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945