Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Cari : di :
www.tasteofjogja.org
 

Daftar Artikel
Kategori : Lainya
Sultan HB X Berbicara Ngoko, Ini Reaksi Peserta Javanese Diaspora

#BeraniGundul

Lautan Jilbab

FestivalJomblo

Pemuitaran Film Siti

Unguarded Guards

Festival Sholawat 2015

Festival Adiluhung Kabupaten Sleman

Festival Adiluhung Kabupaten Bantul

Festival Adiluhung Kabupaten Gunung Kidul

Menyajikan data ke- 1-10 dari 72 data.
Halaman 1 2 3 4 5 6 7 8 »

Kategori Artikel
*Pendampingan Budaya di Desa (10)
*PERATURAN (13)
2013 : konggres pewayangan II (5)
Bangunan Cagar Budaya (33)
Basa Jawa (8)
Benda Cagar Budaya (9)
Budaya (119)
Busana Adat (2)
Desa Budaya (9)
Dolanan Anak (19)
Dongeng (0)
Drama (1)
Film (3)
Gamelan (6)
Karawitan (6)
Kawasan Cagar Budaya (20)
Kotagede (1)
kraton (22)
Lainya (72)
Lembaga Budaya (32)
Lembaga Pendidikan Budaya (8)
Makanan Tradisonal (2)
Museum (38)
Musik (12)
Organisasi Seni (10)
Pakualaman (5)
Properti Budaya (0)
sambutan (2)
Sejarah (21)
Seni (26)
Seni Pertunjukan (39)
Seni Rupa (2)
Situs (10)
Tari (30)
Tari Tradisional Kraton (23)
Tata Nilai Budaya (6)
Teater (2)
Tokoh Seniman Budayawan (108)
Upacara Adat (86)
Upacara Tradisi (21)
Wayang (17)
POTENSI BUDAYA DI KECAMATAN GALUR KABUPATEN KULONPROGO
« Kembali

Tanggal artikel : 10 Maret 2014
Dibaca: 51569 kali

1. Kecamatan Galur terdiri dari tujuh desa yang mempunyai potensi budaya baik fisik maupun non fisik. Benda Cagar Budaya Tak Bergerak yang ada di Kecamatan Galur adalah Masjid Galur / Trayu, lokasinya di Desa Tirtorahayu, periodisasinya Masa Islam.

2. Potensi kesenian yang ada di Kecamatan Galur adalah sebagai berikut : Band UKHT Nada, OM Banteng Mataram, Reog Ringin Budoyo, Campursari Laras Manunggal, Karawitan Manunggal Roso, Al Barjanji Qoirun Nisa, Jatilan, Wayang Orang, Ketoprak.

3. Selain potensi budaya tersebut di atas, Kecamatan Galur juga mempunyai potensi upacara adat yaitu Upacara Baritan. Upacara Baritan lokasinya di Desa Banaran, waktu pelaksanaannya bulan Syuro hari Selasa atau Jumat Kliwon setelah Dhuhur, pelakunya masyarakat Desa Banaran. Labuhan di Laut Selatan sebagai persembahan dan penghormatan kepada Kanjeng Ratu Kidul agar masyarakat Trisik dan Banaran dihindarkan dari bahaya ancaman dari Kyai Baru Klinthing dan Bala Tentaranya yang berupa makhluk halus dari Gunung Merapi.

 
 
Statistik
00206146
akses sejak 01 Januari 2012
Kontak :
copyright © 2012
Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Jl. Cendana 11 Yogyakarta, 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945