Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Cari : di :
www.tasteofjogja.org
 

Daftar Artikel
Kategori : Lainya
Ganda Werdaya

Kanjeng Raden Tumenggung Jayadipura

Sudharso Pringgobroto

Sejarah Mataram Kotagede

Sejarah Pra Mataram

G.B.P.H. Suryobrongto

K.P.H Brongtodiningrat

Kanjeng Raden Tumenggung Purbaningrat

B.P.H. Tedjokusumo

PENINGKATAN KUALITAS KOTA PUSAKA (YOGYAKARTA)

Menyajikan data ke- 61-70 dari 72 data.
Halaman « 1 2 3 4 5 6 7 8 »

Kategori Artikel
*Pendampingan Budaya di Desa (10)
*PERATURAN (13)
2013 : konggres pewayangan II (5)
Bangunan Cagar Budaya (33)
Basa Jawa (8)
Benda Cagar Budaya (9)
Budaya (119)
Busana Adat (2)
Desa Budaya (9)
Dolanan Anak (19)
Dongeng (0)
Drama (1)
Film (3)
Gamelan (6)
Karawitan (6)
Kawasan Cagar Budaya (20)
Kotagede (1)
kraton (22)
Lainya (72)
Lembaga Budaya (32)
Lembaga Pendidikan Budaya (8)
Makanan Tradisonal (2)
Museum (38)
Musik (12)
Organisasi Seni (10)
Pakualaman (5)
Properti Budaya (0)
sambutan (2)
Sejarah (21)
Seni (26)
Seni Pertunjukan (39)
Seni Rupa (2)
Situs (10)
Tari (30)
Tari Tradisional Kraton (23)
Tata Nilai Budaya (6)
Teater (2)
Tokoh Seniman Budayawan (108)
Upacara Adat (86)
Upacara Tradisi (21)
Wayang (17)
Sudharso Pringgobroto
« Kembali

Tanggal artikel : 4 Maret 2014
Dibaca: 22508 kali

 

Sudharso Pringgobroto. Lahir di Yogyakarta pada tanggal 21 Juni 1921, putera seorang Asisten Wedhana di Tempel Sleman. Orang tuannya bernama R. Pringgopiyogo, yang menjabat asisten wedana sejak tahun 1972 dan dikenal sebagai seorang Penayub (tukang Nayub) yang baik, pemegang peran utama dalam pementasan yang berbentuk drama tari.

Sebagai seorang yang berdarah seni Sudharso mulai belajar menari pada tahun 1937 pada organisasi tari Jawa Kridha Beksa Wirama di bawah asuhan GBH Tedjokusumo. Disamping itu, juga belajar menari dan menabuh gamelan di Dalem Purwonegaran di bawah asuhan  K.R.T. Purwonegara. Selain itu, ia belajar tari pada guru-guru antara lain : BPH. Suryodiningrat, K.R.T Soeryomurtjito dan Bapak Suyadi Hadisuwanto.

Sudharso duduk sebagai Formatur Dewan Ahli dalam perencanaan berdirinya organisasi Irama Tjitra dan sebagai pengajar ketika organisasi telah berdiri. Disamping itu, juga mengajar tari diperguruan Taman Siswa dan karya-karya tari yang telah diciptakan antara lain : Tari Sari Mawur ( putri), tari serimpi, tari sayungan, dan beksan Enjeran. Karya yang berbentuk bedayan antara lain: Bedaya Dewa Ruci ( 1951), Bedaya Revolusi dan Bedaya berdirinya Taman Siswa. Sedangkan yang berbentuk drama tari antara lain : Cerita Panji Djayalengkara (1952). Sendratari Gandakusuma, sendratari Guru gantangan, Sendra tari Gading Pawukir dan sebagainya. Kesemuanya itu diciptkan semasa berdirinya organisasi tari Irama Tjitra.

 

 

 
 
Statistik
00209341
akses sejak 01 Januari 2012
Kontak :
copyright © 2012
Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Jl. Cendana 11 Yogyakarta, 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945