Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /homeclient/jmn4505/public_html/contentdetil.php on line 312
Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Cari : di :
www.tasteofjogja.org
 

Daftar Artikel
Menyajikan data ke- 1-0 dari 0 data.

Kategori Artikel
*Pendampingan Budaya di Desa (10)
*PERATURAN (13)
2013 : konggres pewayangan II (5)
Bangunan Cagar Budaya (33)
Basa Jawa (8)
Benda Cagar Budaya (9)
Budaya (119)
Busana Adat (2)
Desa Budaya (9)
Dolanan Anak (19)
Dongeng (0)
Drama (1)
Film (3)
Gamelan (6)
Karawitan (6)
Kawasan Cagar Budaya (20)
Kotagede (1)
kraton (22)
Lainya (72)
Lembaga Budaya (32)
Lembaga Pendidikan Budaya (8)
Makanan Tradisonal (2)
Museum (38)
Musik (12)
Organisasi Seni (10)
Pakualaman (5)
Properti Budaya (0)
sambutan (2)
Sejarah (21)
Seni (26)
Seni Pertunjukan (39)
Seni Rupa (2)
Situs (10)
Tari (30)
Tari Tradisional Kraton (23)
Tata Nilai Budaya (6)
Teater (2)
Tokoh Seniman Budayawan (108)
Upacara Adat (86)
Upacara Tradisi (21)
Wayang (17)
Kawasan Kraton
« Kembali

Tanggal artikel : 1 April 2012
Dibaca: 25755 kali

Kawasan Kraton dibagi menjadi 2 , yaitu kawasan inti dan kawasan ekstensif. Kawasan inti meliputi wilayah di dalam benteng Baluwarti, sebagai pusat kerajaan serta tempat tinggal raja dan keluarganya, di dalam benteng Baluwarti terdapat konsentrasi fasilitas kerajaan dan di wilayah ini budaya Jawa masih terlihat terpelihara dengan baik atau seharusnya terpelihara dengan baik. Sedangkan kawasan ekstensif meliputi beberapa perkampungan di sekeliling Kraton yang merupakan tempat hunian para pejabat Kraton atau pegawai Kraton atau klaster dari profesi tertentu yang memiliki hubungan dengan Kraton serta jalur antara Tugu di Utara hingga Panggung Krapyak di Selatan. Jalur ini adalah jalur simbolik-imaginer yang membentuk struktur Kota Yogyakarta.

Kawasan Kraton Yogyakarta merupakan hasil kesinambungan budaya sejak Kraton didirikan pada tahun 1775 atau bahkan lebih tua daripada itu. Sejak saat ini Kraton mengembangkan kebudayaannya sendiri, dengan beberapa pengaruh dari luar, sehingga menemukan jatidirinya seperti sekarang. Kawasan ini merupakan living monument, yang masih hidup dan juga memiliki pengaruh luas.

Potensi cagar budaya di kawasan Kraton meliputi tata ruang kota tradisional dan komponennya, bangunan Kraton dan tata ruangnya, dalem-dalem pangeran dan abdi dalem, bekas Tamansari, Museum Sonobudoyo, benteng dan kelengkapannya, benda-benda movable di Kraton serta kesenian (pertunjukan tari, wayang kulit dan wayang wong, karawitan), adat (upacara pribadi/keluarga ddan upacara kenegaraan) serta tatanan sosial budaya lain) serta kerajinan (terutama batik) di dalam maupun di luar tembok Kraton.



Lokasi :

Kawasan inti, tertelatak di lingkungan di dalam benteng BaluwartiKawasan ekstensif terletak di sekitar di sekeliling Kraton yang merupakan tempat hunian para pejabat Kraton atau pegawai Kraton atau klaster dari profesi tertentu yang memiliki hubungan dengan Kraton.



Fasilitas :

- Area parkir

- Kios cinderamata

- Kios makanan

- Pasar
 
 
Statistik
00212306
akses sejak 01 Januari 2012
Kontak :
copyright © 2012
Dinas Kebudayaan Provinsi DIY
Jl. Cendana 11 Yogyakarta, 55166
Telp. (0274) 562628 Fax. (0274) 564945